Follow Me

Wednesday, March 4, 2026

Jeda Lama Nulis Catatan Ramadhan Karena....

March 04, 2026 0 Comments

Bismillah.

 

#curcol

 

Apa kabar hari-hari Ramadhanmu? Aku... nggak ada yang tanya sih, anyway, mari saling mengingatkan dan mendoakan semoga hari-hari Ramadhan kita diisi dengan kebaikan dan dijauhkan dari keburukan dan hal yang sia-sia.

 

Terkait judul postingan ini, tolong abaikan ya. Karena kalau perlu dijawab ada banyak sekali excuse. Intinya it's my fault that I haven't write the next CR. Draftnya sudah ada, video materinya udah aku simak, dan menarik untuk dirangkum dan ditulis ulang, untukku terutama, yang seringkali lupa pentingnya mengikat ilmu. Tapi what's done is done.

 

Kutulis ini, semoga ajdi penyemangatku untuk lanjut menulis. Apalagi, ternyata 28 Februari kemarin ada komen dari adik tingkat, what a surprise visit! Jujur, aku selama ini masih sering mempercayai, kalau blogku ini yang mampir ya cuma orang-orang yang gak kenal aku di real life hehe. It's more calming that way. Meski di sisi lain, seneng juga pas tahu ada orang yang kukenal baca blog ini sesekali. Semoga gak ada yang rutin berkunjung ya, agak trauma soalnya hehe. 

 

***

 

Tantangan menulis catatan Ramadhan bagiku sebenarnya tantangannya banyak, tapi fokus utamaku bukan ke teknis, bukan masalah manajemen waktu, atau kesulitan membuat kalimat dan lain-lain. Lebih banyak ke mental block aja, rasa takut. Jujur dari dulu sampai sekarang masih sama. Menulis tentang islam, mengajak hal-hal baik, menghimbau untuk meninggalkan keburukan, semua itu masih jadi passionku, itu yang ingin terus aku lakukan, karena aku masih ingat manisnya saat membaca buku Jalan Cinta Para Pejuang, aku masih ingat betapa syahdu dan istimewanya malam mabit DP2Q Mata' Salman, saat diminta mengikuti dan melntangkan ikrar. Aku juga masih merasa manfaat dari mendengarkan bahasan tentang Quran pada imanku yang naik turun dan jauh dari stabil ini. Jadi jika boleh mengambil bagian, aku masih ingin terus menulis seperti ini. Tapi terlepas dari semua itu, aku masih sama, aku masih merasa begitu jauh jarak, dan perbedaan jauh dari apa yang kutulis dan apa yang aku usahakan dalam amal. Jujur takut banget kalau cuma omdo, kalau cuma nato. I don't want to be a liar. Ayat-ayat pertama surat Ash Shaff... siapa yang ingin dibenci oleh Allah TT Padahal satu-satunya hal yang membuatku masih hidup saat ini adalah cinta kasih-Nya 

 

Nowadays I found myself listening and reading more about the end of the world. Dan surat Al Kahfi yang disunnahkan baca tiap hari jumat, apakah sudah benar-benar "dibaca", direnungkan, diamalkan? 

 

I am getting older each day, death is getting closer. Please don't waste your time! Please don't regret when it's already over. Bukankah itu yang mungkin ingin Allah ajarkan lewat hal-hal yang pernah terjadi dalam hidupmu?

 

Ayo Bell! Ramadhan sudah masuk pertengahan loh, jangan sampai Ramadhan berlalu tapi kamu tidak berubah. Jangan sampai kebiasaan baik yang ingin dibangun tidak diusahakan. Pun kebiasaan buruk yang ingin dihapus jangan sampai dibiarkan menetap dan menggerogoti hari-hari Ramadhanmu. Ayo! Rajakan kembali hatimu, dan tundukkan hawa nafsumu. Bukankah itu esensi dari puasa? Jangan hanya lapar dan dahaga saja, tapi juga semua hal... tell your body, your mind and your soul, that you're fasting. And that you must fill your day with the obedience to Allah.

 

Sekian. Lakukan dari hal kecil, lakukan saat ini, satu lagi apa ya? Lupa. Anyway.. mari perbanyak doa juga untuk saudara muslim di seluruh dunia, di bulan doa diijabah ini, jangan batasi doa kita hanya untuk diri kita dan keluarga saja. Ahh.. kangen banget shalat di masjid dan saat witir ada doa qunut. 

 

Wallahua'lam.