Bismillah.
Kadang, jawaban doa kita dari Allah itu.. bentuknya bener-bener di luar perkiraan. Subhanallah, Alhamdulillah, Wa lailaha ilallahu Allahu akbar! ^^
Rasanya sudah lama aku menulis di sini kebutuhanku akan komunitas baca yang bisa diskusi. Sempet curcol di Aksara, trus malah disindir, disuruh buat komunitas offline di Purwokerto. Giliran udah ada nih... Book Party di Purwokerto, lumayan rutin juga hampir tiap Ahad, tapi ternyata aku-nya yang gak bisa hadir karena Ahad pagi itu udah kekunci jadwalnya. Cuma gabung di grup wa-nya Book Mates Purwokerto, tapi grupnya gak hidup, kebanyakan orang jualan buku aja, gak ada diskusi buku. Ya.. wajar sih, wong udah ada pertemuan di akhir pekan, ngapain juga diskusi di grup hmm. Pernah ngajakin barangkali ada yang bisa diajak diskusi buku di weekday, tapi ... gak banyak yang menanggapi. krik-krik. Ya sudahlah, tetap di grup, silent reader, berharap semoga suatu saat berkesempatan hadir.
Dan seperti yang sudah aku ceritakan di postingan sebelum-sebelumnya, aku belum lama ini install aplikasi Bottled dan HelloTalk. Alhamdulillah dari sana dapet temen diskusi dan baca buku.
Teman Baca Buku dan Diskusi dari Bottled
Kalau dari bottled, awalnya ketemu di island (grup) hijabi. Ada muslimah asal Bangladesh bilang mau buat private island (grup privat, gak bisa di search kaya grup umum) fokus bahas buku.
Dari situ, aku jadi baca buku Ad' Da wa Ad' Dawa (Penyakit dan Obatnya/ Disease and The Cure) - Ibnu Qayyim.
Gak cuma itu.. aku juga diajakin baca buku Thinking, Fast and Slow - Daniel Kahneman, PT Gramedia Pustaka Utama. Jujur, buku ini.. kalau gak ada temennya, gak bakal aku tahan buat baca hehe. Oh ya, sistem baca dan diskusinya juga cocok sama aku. Karena dibebasin pace baca masing-masing. Dan kalau ada yang mau di sharing, bisa langsung ke grup chat. Aku yang baru baca 36 halaman, bisa dengan ringan dan gak ngerasa bersalah lapor cuma baca 2 halaman per 3 hari, dan sharing apa yang kudapat atau apa yang aku bingung, atau hal yang ingin aku diskusikan.
Oke, gak cukup 2 buku itu dari Ukhti Bangladesh. Ada buku rekomendasi baru, diajakin baca bareng bukunya Ibnu Khaldun yang berjudul Muqaddimah. Kali ini, yang ngajakin Ukhti Bandung. Ya Allah jujur jadi kangen bandung, pas beliau cerita tiap pekan dateng dan bahas buku itu baik dari bahasa arab dan bahasa indonesia. I wish I was there too. Memang bener ya, di Bandung semangat literasinya..
Oh ya, tapi buku Ibnu Khaldun Muqaddimah.. aku belum mulai baca. Aku, dengan keterbatasan pengetahuanku memutuskan untuk baca biografi Ibnu Khaldun dulu, tapi biografi Ibnu Khaldun yang di buku anak hehe. Alhamdulillah malem ini baca, cuma 50-an halaman full gambar ilustrasi, bilingual, selesai juga. Oh ya, bukunya aku pinjem di iPusnas. Ini judulnya: Ibnu Khaldun (Bapak Sosiologi Islam) - Yoli Hemdi, Luxima. Ini merupakan salah satu buku seri Ilmuwan Muslim.
Teman Baca Buku dan Diskusi dari HelloTalk
Qadarullah dipertemukan dengan orang-orang suka baca. Pertama temen dari korea, yang sering buka VR (voice room) membacakan buku bahasa korea. Trus aku minta foto halamannya sebagian, buat di pelajari. Jadi deh, aku baca buku Essai tentang Cinta. Lumayan buat buka perspektif baru sekaligus belajar bahasa korea.
Yang kedua, aku lupa awalnya dari VR atau gimana. Tapi aku dapet QR grupnya, dan aku masuk. Trus aku juga minta admin grupnya untuk share link gdrive buku yang didiskusikan. Dan ternyata ada buku As Long As The Lemon Trees Grow - Zoulfa Katouh, Little, Brown and Company. Pas banget karena sebelumnya aku sempat membaca bab 1-nya di perpus AABS. Dari situ tiap baca beberapa chapter, aku share komentar dan hal yang ingin aku diskusikan. Sebenarnya awalnya aku baca novel ini pengennya sambil belajar bahasa inggris (mencatat kosakata baru dan artinya), tapi... setelah 12 bab, akhirnya aku memilih untuk menyerah, dan fokus baca dan menikmati ceritanya aja. Diskusi-nya masih kok. Walau pas di akhir-akhir, cuma aku aja yang bermonolog, sepertinya ybs sedang sibuk atau udah kebanyakan yang chat jadi pesanku tenggelam. It's okay, yang penting, aku ada tempat buat ngobrolin buku. Semoga tidak dianggap spam hehe.
Oh ya, aku juga jadi baca Atomic Habit. Ini sebenarnya terinspirasi dari teman hellotalk dari china, yang baca keras atomic habit buat melatih pronounciationnya. Aku ngikutin juga, bedanya aku direkam di telegram di channel privat, bukan di VR HT (Voice Room Hello Talk). Dan jujur malu, karena meski ini salah satu buku pertama yang aku baca karena hellotalk, tapi aku baru baca belasan halaman. Tapi seperti motivasi dari Atomic Habit, gapapa sedikit, tapi harusnya dijadwalkan dan dijadiin habit. Bantu doa yaa.. Oh ya, minusku tuh, kalau read aloud, ada yang bingung, aku milih ngarang pronounciationnya ketimbang cari tahu yang bener wkwkwk. what a bad learner i am ><
Satu lagi, ini bukan temen diskusi sih. Tapi aku nemu ada orang korea yang baca buku Laskar Pelangi versi korea, dan membagikan beberapa halamannya di moment-nya (semacam timeline di profilnya). Dan aku jadi bisa belajar bahasa korea juga dari halaman yang ia bagikan itu. Jujur lumayan refresh ulang memoriku, meski aku dulu sudah pernah selesai baca Laskar Pelangi.
***
Alhamdulillah.. atas rencana Allah. Semoga kedepannya, bisa ketemu lebih banyak teman-teman baik yang bisa diajak diskusi buku dan sharing ilmu. Semoga sosial media bottled dan hellotalk pisaunya bisa kupakai dengan baik tanpa melukaiku hehe. Karena jujur, sosial media semacam instagram sekarang bener-bener bikin brainrot, susah fokus baca, belum lagi polusi audionya. Kalau di bottled free polusi audio. hellotalk, bisa pilih VR yang sesuai, atau buka VR sendiri sesuai kebutuhan. It's okay to read aloud alone, at least you're anonym and you become focus on reading.
Anyway, sekian... Nice to meet you all! Yoroshiku onegaishimasu! こちらこそよろしくお願いします






















