Follow Me

Wednesday, February 26, 2014

Belajar Lewat Berdebat

February 26, 2014 0 Comments

-opini-

Bismillah...

( 83 )   (Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh

***

Sebutlah di sebuah grup jejaring sosial yang damai, sebuah gagasan dikemukakan.

In syaa Allah, mulai 1 Maret 2014, akan ada sesi debat suatu tema. Dua pekan sekali in syaa Allah. Sesinya terdiri dari :
1. Pembukaan dari moderator --> 5''
2. Sesi 1 Pemaparan (Pro 10'', Kontra 10'') --> 20''
3. Sesi 2 Diskusi (Pro komentari kontra dan begitupun sebaliknya) --> 25''
4. Sesi 3 Pelemparan komentar bebas dari pemirsa/penyimak --> 10''
4. Sesi Konklusi dari Dewan Pakar --> 30''
yang maju ke depan untuk melakukan diskusi hanya 8 orang (4 pro dan 4 kontra).
nanti akan dijadwalkan secara random di hari H pemiilihan siapa yang akan majunya.
Dan tema 1 maret ini adalah...

Thursday, February 20, 2014

Move On!

February 20, 2014 0 Comments
Bismillah..

What I get from that video above :

Satu-satunya hal yang bisa membuat kita move on, atas segala perasaan tidak menentu. Apapun. Kekhawatiran, takut, rasa kecewa, dll. Semua. Kita akan bisa move on dari perasaan itu.. melalui iman kepada Allah.

Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi 'aladinik.

Allahua'lam.

Wednesday, February 19, 2014

Al Quran : Kacamata

February 19, 2014 0 Comments
-muhasabah diri-

Bismillah.

Sebuah video short film di YouTube, mengibaratkan Al Qur’an seperti kacamata.

Kita lantas bertanya-tanya kenapa kacamata?

Kurang lebih.. alasannya adalah :

1. karena lewat Al Qur’an seharusnya kita memandang segala sesuatu. Menentukan benar salah suatu perkala. Dengan Al Qur’an, kita tahu banyak hal. Dan tanpa Al Qur’an,  semua yg ada di dunia menjadi buram, abu-abu.

2. Al Qur’an seharusnya seperti kacamata bagi kita. Seseorang yang memakai kacamata dalam kesehariannya, akan mencari dan memakai kacamata setiap ia baru bangun tidur. Dan sebaliknya, kacamata juga merupakan hal terakhir yang ia letakkan sebelum tidur.

***

Pertanyaan selanjutnya : Apakabar kita dengan Al Qur’an? Sudahkah ia menjadi "kacamata" kita?

Allah... mudahkanlah kami, Al Qur’an menjadi "kacamata" kami. Agar saat mata kami terbuka, seusai membaca doa "Alhamdulillahilladzi ahyana badana amatana wa ilaihinnusyur", Al Qur'an lah yang pertama kali kita cari.

Allah... *speechless
Engkau Yang Maha Mengetahui bagaimana kabarku dengan Al Qur’an. Bantu hamba memperbaiki Ya Rabb.

Allahua'lam.

Tuesday, February 11, 2014

Keluar dari Grup

February 11, 2014 0 Comments
every needle has their own color, each of them has their own place
to make them looked beutiful

-random post-

Bismillah...

disebuah chat jejaring sosial

A : B, boleh minta tolong?
B : apa, A?

A : keluarin aku dari grup XXX.*ga enak euy,bukan xxx
aku kmrn udah minta C, tapi dia kayanya belum sempet
B : hadeeeh...emang kenapa? tak apeulah, kan kamu bagian dari struktural XXX juga kan? YYY butuh info kondisi dalam XXX
A : *mikir* *bener juga ya?*
A : hehe, iya ya. oke lah gapapa.
siap jadi silent reader
B : saranku: ambil yg penting2nya, biar balance sama internal YYY *emoticon senyum
sip2
A : hehe,. iya siap B.

Better Word For Life

February 11, 2014 1 Comments
-newdomain, newlook-

Bismillah..

 
Ceritanya ganti domain menjadi betterwordforlife, dari domain 'alay' yang dibuat zaman SMP kelas 9. Hehe. Selain ganti domain, juga ganti tampilan.


Dulu pernah nuansa oranye, hijau, biru.. dan sekarang, pilih nuanasa hijau dan oranye.

***

Kenapa ganti domain? Hehe. Selain karena nama "sweetvioletta" memang 'alay', ada beberapa hal lain. Salah satunya, mengusir yang tidak seharusnya mampir di sini. *Eh? #Abaikan

Tadinya, mau ganti jadi betterword, tapi ternyata tidak tersedia. Jadi dicoba betterwordforlife, alhamdulillah tersedia.

Harapannya, blog ini berisi kata-kata yang lebih baik untuk hidup. Namun tak sekedar hidup di dunia, namun di akhirat kelak. Aamiin.

*untuk saat ini, laman Daftar Isi belum bisa berfungsi seperti seharusnya. Segera diperbaiki, in syaa Allah.

Allahua'lam.

Menggemakan Al Quran di Kampus

February 11, 2014 0 Comments
Propaganda OPOC #CintaiYangDekat
Gamais ITB
Bismillah...


Suasana CC Barat sore itu serupa dengan sore-sore lainnya, ramai oleh aktivitas mahasiswa. Beberapa forum memilih berada di sana. Rapat unit, atau bahkan kumpul TimSes. Ya, ITB memang sekarang sedang dalam fase PEMIRA.

Sebuah suara keras menghentaknya, berasal dari belakang tempat ia duduk. Refleks, ia menoleh. Kemudian dalam hati geleng-geleng kepala. *eh, bisa ya? geleng-geleng kepala dalam hati? Oke anggap saja bisa. Ia heran, bisa-bisanya bocah itu berseluncur dengan kedua lututnya di sini. Sekilas, ia melihat kaos pemuda tadi, sepertinya mahasiswa TPB atau Tingkat 2.

Ia kembali mengalihkan fokusnya ke pemimpin rapat, berusaha mencatat sayup-sayup penjelasan sang PJ. Entah suara si PJ yang terlalu lemah, atau karena sekitarnya yang terlalu bising. Usahanya untuk fokus, sekali lagi teralihkan. Ia melihat bocah yang tadi bertingkah 'aneh' duduk di depannya. Bukan depan persis, depan serong kanan. Bocah itu bersandar pada dinding CC Timur. Sampai di situ, sebenarnya tak ada yang istimewa. Sampai tangan kanannya mengangkat buku bersampul coklat mendekati wajahnya. Bukan, bukan sembarang buku bersampul coklat. Buku bersampul coklat itu adalah Mushaf Al Quran. Jika tadi bocah itu membuatnya geleng-geleng kepala dalam hati, kali ini bocah itu membuatnya tersenyum dalam hati. Membuat ia berbisik lirih dalam hati, "Allah...."

Monday, February 10, 2014

Berserah dan Bergantung Hanya Kepada-Nya

February 10, 2014 0 Comments
 

-muhasabah diri-

Bismillah..

Sebuah email siap di kirim, namun sebagian hatinya tidak rela sebuah klik mouse melayangkan email itu kepada asisten praktikumnya.

"Tapi aku hanya perlu 39 untuk bisa lulus,"
"Kau mau berharap pada asisten itu? yang menentukan lulus atau tidak itu bukan dia"
"Tapi jika kau tak bisa mencapai 39, kau harus mengulang tahun depan"
"Jika memang itu yang IA takdirkan padamu, bukankah itu yang terbaik untukmu?"


Cepat-cepat gadis itu menutup web browser di laptopnya. Bendungan air itu ambruk, aliran air hangat kembali membasahi pipinya. Allah... maafkan aku.

***

About this Ayat

"Allahu ahad, Allahu shomad"

Allahu shomad, artinya... Allah tempat bergantung. Tempat engkau meminta, tempat kau kembali.

Ayat : Tanda Dari-Nya

February 10, 2014 0 Comments

-muhasabah diri, tadabbur ayat-

Bismillah..

Hanya ingin mengutip beberapa ayat di Surat Ar Rum, sebuah surat yang mengabarkan gembira-nya orang-orang yang beriman atas kemenangan Bangsa Romawi.

Satu hal yang membuatku menulis ini, karena aku membaca terjemah yang sama, kata yang sama diulang di surat ini : Dan di antara tanda-tanda (wa min ayaatihi).

Ya, ayat, atau tanda.. yang lebih sering kita abaikan ketimbang renungi. Mari sejenak baca lagi, tanda dari-Nya.

Tuesday, February 4, 2014

Berani Untuk Hidup

February 04, 2014 0 Comments

-Muhasabah Diri-

Bismillah..

jika kita meletakkan ketakutan (ketakwaan) kita kepada Tuhan,
maka kita akan berani untuk melakukan apapun
berani mati,
tetapi yang lebih penting juga adalah berani untuk hidup
karena mati itu Tuhan yang atur,
tapi hidup adalah tanggung jawab kita
-Pak Wikan (Dosen IF ITB)

***

Pernah ada masa-masa, kita diselimuti ketakutan. Ketakutan akan apapun. Rasanya tak ingin kemana-mana, rasanya tak ingin melakukan apa-apa, tak ingin bertemu siapa-siapa. Kita hanya takut, meringkuk dipojok ruangan. Lupa, kalau apapun yang kita takuti, tak berarti apa-apa di mata Allah.

Pernah ada masa-masa, kita meragukan diri. Takut luar biasa. Lupa, kalau ada Allah. Innallahi ma'ana. Ma'ana means "there to help you".

***

Jadi teringat lagi qoutes yang satu ini :

Semua akan menuju Allah setelah wafatnya,
tetapi yg berbahagia, adalah yg menuju Allah sejak masa hidupnya
(Sayyid Quthb)
Berbahagialah, jika kau sudah menuju Allah sejak masa hidupmu.

Sunday, February 2, 2014

Menulis : Meski Tak Memungkinkan

February 02, 2014 0 Comments

Bismillah...

Selalu ada hal-hal yang akhirnya mendesakku untuk menulis, di sini. Meski kondisinya sedang tak memungkinkan.

***

Aku pernah menulis dua kalimat di atas. Pasti bisa Bella! Semangat!

*seltalk

Kehidupanmu, lingkunganmu, kondisi dan situasi senantiasa berubah. Kamu hanya perlu mendengar lebih banyak, melihat lebih banyak, sehingga kamu dapat memahami. Dan saat kau paham, situasi ini berbeda dari yang pernah kau lalui, jangan takut. Jangan pernah merasa sendiri. InnAllaha ma'ana, Allah bersamamu, siap sedia membantumu. Kamu hanya perlu berjingkat, mempercepat langkah, berlari dan melompat. Kamu hanya perlu berlama-lama dengan Allah, meluangkan malam lebih banyak untuk menghadapNya, bukan malah pulas di atas kasur.

Zaman berubah, dan orang-orang pun akan berubah. Ingat lagi "Terbaik Untukmu" yang pernah kau tulis di sini. It means something for you. Let's do the best, then give the rest to Allah. He knows Best.

Allahua'lam.

Jika Kami Tersalah

February 02, 2014 0 Comments

-muhasabah diri, opini-

Bismillah

21. bila memang kami tersalah, sudi kiranya kami dinasihati, itu hak kami | begitulah akhlak seorang Muslim pada yang lainnya

22. bila memang kami tersesat, mengapa tiada tabayun (konfirmasi) kepada kami? | anggapan dan informasi sepihak bukanlah dalil
baca selengkapnya di sini (Ustad Felix Siauw)

***

Ini tentang harakah, organisasi. Tentang kita, yang seharusnya tidak perlu bertengkar.

Untukku terutama. Jika kita melihat ada kesalahan/kekhilafan dari teman kita yang qadarullah beda harakah, mari bicarakan dengan cara yang baik.

Untukku terutama. Jika hal itu adalah khilafiah*, maka nasihat tak perlu diperluas jadi perdebatan.

Untukku terutama. Tabayyun, karena bisa jadi, kesalahan itu hanya diangan kita, prasangka buruk yang dibisiki oleh setan.

Untukku terutama. Mari belajar toleransi, menghargai, dan memahami. Perbedaan harakah bukan berarti kita lantas memutus tali silaturahim.

Untukku terutama. Doakan ia. Karena lisan kita mungkin melukainya jika jalan 'debat' yang dipilih. Doakan. Biarlah Allah Yang Menguasai Hati, yang menuntun kita dan ia ke jalan-Nya.

Allahua'lam.

Labtek V ITB : Karena Sholatku

February 02, 2014 0 Comments
*gambar dari grup ASCII, taken by Azalea Fisitania (IF'11)

-muhasabah diri-
Bismillah..

Percakapan di selasar basdat labtek V ITB
A : "Eh... nggak tahu sih, gue nggak pernah ngulang"
B : "zzzz" ucapan kasar.
A : "soalnya gue sholat. makanya, sholat ya!"
B : "Iya ya, gue, C, D nggak pernah sholat soalnya" menyebutkan nama teman yg non-is.
A : iya, gue hoki nih. Soalnya sholat.


B : Kita harus sholat C, D biar kaya A, nggak pernah ngulang.

Saturday, February 1, 2014

Air : "Aku Pulang!"

February 01, 2014 0 Comments
Bismillah..

Aku memeluknya erat, takut kalau ia bermain air dan bajunya basah lagi.

"Mamaz badhe mriksani mawon", ujarnya kepadaku, enggan aku pegangi. Akhirnya aku melepaskan pelukanku, membiarkan ia dengan girang memperhatikan Mba Ati mencuci gelas-gelas.

Mamaz Tristan, usianya baru 4 tahun, dipanggil mamaz karena ia anak pertama. Di usia yang masih belia itu, manusia, anak kecil, selalu bisa tertakjub pada hal hal kecil. Mungkin karena matanya belum melihat sebanyak apa yang sudah kita lihat. Atau karena, pikirannya masih bersih, masih polos, sehingga ia masih bisa melihat hal-hal yang seharusnya bisa dinikmati. Semacam keajaiban kecil yang mungkin seringkali kita abaikan.

Siang itu sama Mamaz girang sekali melihat air sabun itu mengalir memasuki lubang pembuangan air. Ia berceloteh tidak jelas dalam bahasa jawa. Aku yang memang jarang menggunakan bahasa jawa, hanya menanggapi celotehnya dengan senyum. "Tristan lagi cerita, 'airnya pulang'." ujar Mba Ati, melihat kebingungan di wajahku. Aku tertawa dalam hati, apalagi saat Mamaz ikutan menjelaskan tentang itu, "ondung, mulih".

"Iyaa.. deneng toyane ondung kabeh ya?"
"ih.. ih.., ondung koh" 
"niku... ondung niku.."