Follow Me

Friday, July 10, 2026

Siapa yang Menyetir Mobilnya

Bismillah.

 

-Muhasabah Diri- 

 

Ada yang tahu NAK Indonesia? Komunitasnya masih aktif kah? Kegiatannya apa? Jawabannya, komunitasnya masih aktif, cuma akunya aja yang pasif.

 

Kegiatannya ada yang masih nerjemahin video, ada yang masuk tim the 8 (penyelenggara Quran Day November 2026 besok), ada yang aktif buat konten di ig, ada juga yang rutin menghidupkan pertemuan online Story Morning tiap Ahad pagi.

 

***


 

Qadarullah aku menyempat hadir di Story Morning, setelah.. entah gak inget terakhir kapan ikut nyimak. Hari itu 24 Mei 2026 diisi dengan materi berjudul Tadabbur Surat At-Tahrim Wanita-Wanita Pilihan, kontributornya Mba Devi Nur T.

 

Judul yang kupilih untuk postingan ini adalah salah satu insight yang ingin kucatat. Insightnya dari sesi tanya jawab kalau gak salah. Sebuah perumpamaan yang mengingatkanku untuk lebih menguatkan iman dan tawakkal terhadap rencana Allah.

 

Sebelum ke insight yang kudapat, barangkali ada yang mau nyimak full Story Morning pagi itu, bisa cek di bawah ini:



 

***

 

Di salah satu jawaban sesi tanya jawab, yang aku lupa pertanyaannya. Sebuah perumpamaan diberikan. Ibarat dijemput naik mobil, jika kita tahu yang menjemput adalah orangtua atau saudara, maka kita akan tenang dan santai, tak peduli, apakah langsung ke rumah, atau mau diajak main dulu, makan dulu, muter-muter dulu. Seperti itu juga kita berserah pada takdir Allah. Karena kita tahu Allah yang membuat rencana, kita yakin bahwa apapun rencananya, melewati jalan berbatu dan berkelokpun, kita tahu, tujuannya adalah hal baik untuk kita.

 

Terlepas dari teori mindset passenger atau driver, yang kalau ini manusia, tentu lebih baik jika kita belajar untuk tidak sekedar "ngikut". Tapi karena perumpamaan ini adalah tentang keimanan kita pada Allah, prasangka baik kita atas apa yang Allah tulis di hidup kita, seharusnya... kita tidak perlu terlalu gelisah, takut atau khawatir. Nikmati saja perjalanannya, jalani peran kita sebaik mungkin. Even if right now, some question pop up in our head, have faith that we'll understand it later. Gali dan cari hikmahnya, pasti ada banyak yang bisa kita pelajari dari sajian jalan yang Allah tuliskan dalam hidup kita.

 

Wallahua'lam. 

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya