Bismillah.
-Muhasabah Diri-
Beberapa waktu yang lalu aku nonton podcast dari channel Luminihsan. Kenal channel ini karena setelah dengerin podcast di channel lain tentang salah satu founder Luminihsan. Singkat cerita, kalau pengen dapat manfaat lebih banyak, langsung dengerin podcastnya aja ya. Di sini aku cuma ingin mengalirkan rasa sekaligus mengingatkan diri.
Sesuai judul post ini, aku sejujurnya kesindir saat nonton podcast tersebut. Dari sana aku paham bahwa setiap orang punya jalannya masing2, perempuan ada yang sibuk dan fokus jadi IRT, ada yang fokus ke karir, ada yang fokus ke studi. Semuanya baik. Bagian kesindirnya sebenernya karena aku merasa selama ini begitu fokus ke diri, tenggelam dalam masalah diri, tanpa memberikan kontribusi lebih banyak ke orang lain. Gak banyak memberi manfaat, kecuali kecil. Ya masih nulis sih, masih jadi admin wa grup supporting baca buku, tapi ya cuma itu.
Mana semangatnya dulu untuk lebih dekat dengan Quran? Apa kabar interaksi dengan quran? Kapan melingkar lagi saling mengingatkan untuk bisa tadabbur, menghafal, dll.
Mana semangatnya untuk menulis buku? Apa kabar draft yang sudah berdebu itu? Ini tahun berapa dan udah akhir tahu pula ><
Mana semangatnya untuk cari temen dan bisa buat komunitas literasi di purwokerto, sebulan sekali lah, adain silent reading bareng, lalu sharing dan diskusi bacaan bulan tersebut? Katanya udah nemu temen yang bisa diajak, kenapa malah milih untuk diam dan tak berusaha menceritakan ide dan mengajaknya?
Mana semangatnya menuntut ilmu agama? Katanya mau bikin resume buku? Kok gak diterusin? Kajian tiap pekannya? Masa merasa cukup cuma ngariung tiap pekan, tapi di luar itu? Coba cek lagi FYP, cek lagi history youtube. Lebih banyak nonton konten yang sifatnya hiburan, atau konten belajar?
Mana semangatnya belajar bahasa? Katanya mau share catetan dan progres belajar bahasa? Kok ampleng? Kenapa? Kesangkut overthinking dan terhalang dinding-dinding yang dibangun sendiri?
Mana semangat rutin olahraganya? Gak perlu cari kondisi ideal. Padahal banyak juga olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah, kalau pas lagi gak bisa jalan-jalan pagi. Itu aplikasi olahraga install kapan, cuma dipake sekali, habis itu dianggurin. Sampai masuk daftar aplikasi yang harus dihapus karena sudah gak dipake begitu lama.
Hei! Jangan cuma sekedar merasa kesindir, sensi, tapi geraknya nol. Kasihan hatimu! Kesindir itu bentuk sentuhan agar hati peka, kalau habis itu kamu cuma diem dan gak gerak. Hatimu bisa sakit. Bukankah harusnya hati adalah raja? Dan otak sebagai penasihat? Jangan sampai malah membiarkan si nafsu bodoh yang menyetir diri.
Halo! Tuh udah dibantu ditulis, dirinci, biar tahu dengan jelas gerak apa yang harus dilakukan. Ayo mulai, dari yang kecil, dari hari ini. Jangan menunda!!!
Barangkali ada yang baca sampai sini, semoga sedikit kutipan buku di atas bisa memberikan lebih banyak manfaat ketimbang baca keluhanku pada diri.
"Sesungguhnya hal ini terjadi karena : (1) sifat menunda-nunda, (2) lemahnya keinginan, (3) ketergantungan kepada bantuan rang lain, (4) tidak adanya kesungguhan dalam diri, dan (5) tidak bersegera dalam melaksanakan perintah."
Sekian. Mari memulai gerak!



No comments:
Post a Comment
ditunggu komentarnya