Choices.
Hidup adalah pilihan yg penuh dgn pilihan. Wkwk. Sounds weird.
Adalah hal yang wajar ketika suatu saat kita dihadapkan dgn situasi yg mengharuskan kita memilih pilihan yg ada. Yang jadi masalah, saat itu kita blm tau apakah pilihan yg kita ambil salah/benar.
Talking about choices, mengingatkanku pada pilihan yg kutetapkan tgl 27 september. Sebenarnya itu adalah kelanjutan pilihanku pada waktu sebelumnya. Well, i let that sentence become an abstract things. Coz i don't want to describe more about it.
Dari kejadian memilih waktu itu,aku baru sadar. Realize: kalo untuk berkomitmen pada satu pilihan, bukanlah hal yg mudah.
Aku memang masih kekeuh dgn pilihanku, masih memegang erat pilihanku walau ada yg mencoba menggoyahkanny. Tapi entah kenapa ada yg aneh di sini.
Tiba-tiba saja moodku berantakan. Bukan saja ttg pilihan tgl 27. Tapi juga pilihan-pilihan lain yg seenak bawang mereka cap-cip-cup. Seenaknya mereka gonta-ganti. Dan aku? Cuma bisa diam melihat mereka
ahh..Betapa pilihan bisa menyita waktumu, menguras energimu hanya untuk berkata ya atau tidak.
Doa: Bahasa Cinta Paling Dalam
-
“When my arms can’t reach people who are close to my heart, I always hug
them with my prayers…” Lately, scrolling feeds on social media feels too
heavy for...
1 day ago


No comments:
Post a Comment
ditunggu komentarnya