Banyak yang gagal ketika berhadapan dengan cobaan yang bernama kesedihan, tapi ternyata lebih banyak orang yang gagal ketika berhadapan dengan cobaan yang bernama kebahagiaan..
Saat kesedihan datang banyak dari kita mencoba mencari Tuhan untuk mengadu, tapi saat cobaan kebahagiaan datang banyak dari kita lari dari Tuhan. Lupa diri, lupa daratan.
Pada hakikatnya segala sesuatu adalah cobaan, dan sebaik-baiknya cobaan ialah cobaan yang bisa mendekatkan seorang hamba kepada Illahnya.
For all of you, whom i love..
Semoga kita bukan bagian dari mereka yang gagal dihadapkan dengan cobaan yang bernama kebahagiaan.
Dunia ini indah dan melenakan kawan.. Tapi keindahannya semu, hanya sementara. Tidakkah kita lebih menyukai keindahan yang nyata dan kekal? Kita lah yang berhak memilih, maka jangan siakan pilihan kita. Buka mata hati, dengarkan nurani. Maka kita akan tahu, pilihan yang terbaik.
Reflecting 2025: A Season of Growth and Self-Discovery [ Part 2 ]
-
“Sometimes the end of the year asks us to pause and look back—not at what
we achieved, but at who held us through it. The quiet anchors, the
unexpected ble...
2 weeks ago


No comments:
Post a Comment
ditunggu komentarnya