*taken from Menulis Karena Allah
Bismillah..
Jika tak bisa merangkai kata yang indah, untuk kemudian ditangkap sebagai makna yang juga indah. Jangan kemudian kita murung dan memilih untuk diam saja (tidak menulis).
Bukankah Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan, meski hanya satu ayat?
Tulis saja apa yang ada dalam Al Qur'an. Bahasanya sungguh indah. Maknanya sungguh menggetarkan hati, hati orang-orang yang beriman.
Tulis saja apa yang ada dalam Al Qur'an. Tanpa perlu memberi penjelasan lebih. That's all better, than keep quiet and write nothing.
"Dan didekatkanlah syurga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka). Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). (Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat, masukilah syurga itu dengan aman, itulah hari kekekalan." (TQS 50: 31-34)
Everyword in Al Qur'an is beatiful. Write it down. Tapi bukan sekedar menulis, melainkan menulis dengan sepenuh hati. Menulis karena Allah.
Apakah Aku Lebih Mencintai Rezeki daripada Ar-Razzaq?
-
Dalam hidup, kita sering ngejadiin rezeki sebagai tujuan,padahal rezeki tu
cuma alat. Ar-Razzaq ngasih kita rezeki, sebenarnya bukan agar kita
mencintai ...
1 week ago




No comments:
Post a Comment
ditunggu komentarnya