Follow Me

Saturday, January 7, 2012

Holiday Plan ; Tulis dan Deklarasikan!


Bismillahirrahmanirrahim..

 

**It’s been dark outside. Time to take a rest. Tapi melihat tulisanmu (baca: tulisan seorang teman), aku tergelitik untuk menulis pula. Semangatmu, somehow menyentakku. Dan ini, bukti kecil bahwa getaran semangat itu sampai di sini. Congratulation :), untukmu yang merasa tulisannya belum bagus. Well actually you do better on writing then me. I mean it.**

Belakangan ini, jujur saja aku memang kehilangan ide -atau enggan mencari ide lebih tepatnya-, untuk menulis. Padahal aku punya waktu luang untuk menulis, it's still holiday (baca: liburan, somehow i hate see 'holiday' word).

Buatlah holiday plan! Kurang lebih itu kata seorang teteh yang kutemui beberapa hari sebelum aku pulang ke kampung halaman tercinta (baca: Purwokerto). Dan aku membuatnya, tapi hanya dalam gambaran yang kusimpan di memori otakku. Well di sana letak kesalahanku. Sebuah niatan, schedule dan apapun.. akan lebih dekat ke kenyataan kalau saja kau mau menuliskannya, lalu mendeklarasikannya pada orang lain. mengapa?

Menulis. Mengikat rencana, mimpi, atau apapun lewat tiap gores pena yang kau toreh. Sekali lagi, menulis.. dan bukan mengetik. Karena somehow, tulisan tanganmu lah yang akan menggerakkan hatimu untuk mewujudkan tulisan tadi, agar tidak sekedar menjadi tulisan. Tulisan membantumu memblok (baca : doing Ctrl+B) rencanamu, agar ia semakin kuat tertanam di otak dan hati. Dan satu hal yang tak kalah penting, ia mengingatkanmu kala kau lupa. Dan ketika rencana itu sudah terlaksana, ia bisa kau gunakan sebagai evaluasi dirimu. Sejauh mana kau mewujudkan rencana itu.

Mendeklarasikan. Ya, satu hal yang aku yakin bisa membantu kita dalam mewujudkan rencana kita. Deklarasi. We need it somehow, walau jujur aku seringkali enggan melakukannya. Deklarasikan. Ceritakan pada seseorang tentang rencanamu itu, tell someone.. somebody.. Kalau perlu tulis di blog, di facebook, di twitter, atau media deklarasi lainnya. Kenapa harus dideklarasikan? Deklarasi, yang pertama hampir sama seperti menulisan, ia memiringkan atau menggaris bawahi (baca: doing Ctrl+I or Ctrl+U) rencanamu. Maka rencana itu, semakin mengakar di otak dan hati. Kedua, ada orang yang akan bertanya dan mengingatkanmu tentang mimpi itu. Jadi setidaknya, ucapan 'gimana, katanya mau ..... (isi titik-titik di samping sesuai rencanamu)?' dari temanmu akan membuatmu ingat, kemudian malu kalau sampai rencana tadi tidak sampai diwujudkan.
Wallahu'alam.
Terakhir, -because it's been late for me to go to sleep-

I don't know exactly, whether it is too late for me to write a holiday plan or not. Entahlah. Aku hanya merasa, jika tidak segera kutulis. Aku kemudian akan berucap, "Ya Allah.. liburan aku ngapain aja?". Hiks. Jangan sampai. Naudzubillah..

**untuk semua temanku : belum buat holiday plan? Yuk buat saat ini juga, agar liburan lebih tertata, dan tak berlalu sia-sia. It's not too late! Sekalipun sudah terlambat, let's just beralibi ria : better late than never. :)

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya