Follow Me

Thursday, April 11, 2019

Sudahkah Mempersiapkan Ramadhan?

Bismillah.

#buku

Ramadhan sudah tinggal hitungan hari, sudahkah mempersiapkan Ramadhan?

***


Akhir Maret yang lalu, saya baca buku ini. Buku terbitan Aqwam yang saya beli Ramadhan tahun 2015, 1436H. Saat itu saya buat lomba menulis cerpen atau opini dengan tema "Maka Ramadhan Bagiku", niatnya dua tulisan terpilih akan dapet buku tersebut.


Singkat cerita, rencananya ga jalan. Sebenarnya saya belum pernah baca buku tersebut waktu itu. Qadarullah nemu buku itu di toko buku Jl. Gelap Nyawang, pas lagi beli buku lain, dan penerbitnya Aqwam, jadi meski belum baca, akhirnya beli. Maret lalu, saat hendak milih buku selanjutnya yang dibaca, setelah 'Minhajul Abidin', saya menemukan buku ini.

Membaca buku yang disusun Dr. Ibrahim Ad-duwaisy berhasil menyemaikan benih rindu kepada Ramadhan. Para sahabat mempersiapkan diri dan berdoa agar bertemu kembali dengan Ramadhan enam bulan sebelumnya. Sedangkan kita? Apa kabar?

Selamat yang sudah mulai mempersiapkan diri bertemu Ramadhan. Mungkin dengan cara membayar hutang puasa, dan melaksanakan shaum sunnah. Atau dengan mengurangi interaksi dengan gadget, agar kelak di bulan Ramadhan tangan kita lebih sering meraih quran daripada hp. Atau dengan membiasakan sedekah setiap hari, meski sedikit. Atau dengan membiasakan bangun malam dan mendirikan shalat meski dua rakaat, atau membiasakan shalat witir sebelum tidur. Atau dengan membaca buku dan mendengarkan materi tentang persiapan Ramadhan.

Sejujurnya malu menulis paragraf di atas, karena saya masih belum bisa melaksanakan itu semua. Masih tertatih, agar rencana yang dibuat di kepala bisa terlaksana. Sembari terus berdoa, semoga Allah berikan kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan, lagi. Meneguk manisnya rahmat dan ampunan yang dilimpahkan di bulan Al Quran tersebut.

***

Sebenarnya tulisan ini niatnya sebagai nukil buku, jadi mari langsung saja, izinkan aku menukil, menyalin beberapa kutipan dari buku tersebut.

Ramadhan, Bulan Kehidupan Jiwa


Sesungguhnya Ramadhan adalah kehidupan jiwa. Meskipun perut dalam keadaan kosong, dan bibit kering, akan tetapi inilah nilai hidup spiritual, hidupnya hati, hidupnya kemenangan atas hawa nafsu. Maka barangsiapa yang mampu mengalahkan jiwanya dari hawa nafsu maka akan mampu mengalahkan musuh.
Ramadhan adalah hidupnya hubungan yang erat dan kepercayaan kepada Allah azza wajall. Maka, Ramadhan akan menjadi lebih indah dan menjadi bulan yang mulia jika menjalankan nilai-nilai spiritual yang dapat membangunkan perasaan yang tidur dan memberikan pengaruh ketenangan dalam jiwa. Ramadhan, di hati orang-orang shalih, merupakan keindahan yang tiada taranya. Di hati para ahli ibadah yang penuh keikhlasan, Ramadhan adalah kegembiraan, bulan penuh ketaatan, penuh keindahan berdzikir, yang menjadi bekal kekuatan jiwa, yang kedahsyatannya melebihi kekuatan raya.
- Dr. Ibrahim Ad-duwaisy, Productive Ramadhan 

Puasa


Dan tidak ada seseorang pun yang dapat mengetahui kenikmatan berpuasa kecuali di hati mereka telah bercampur dengan iman. Nilai spiritual yang tinggi ini akan mendampingi kita pada bulan Ramadhan. Benih spiritual ini adalah dengan lapar, sedang pengairannya adalah dengan tetesan air mata, kekuatannya adalah dengan ruku', dan kebaikannya adalah dengan kekhusukan dan kerendahan diri kita kepada Allah.
- Dr. Ibrahim Ad-duwaisy, Productive Ramadhan
...
Tujuan utama dan maksud mulia diperintahkannya puasa Ramadhan adalah:memupuk takwa dan perasaan diawasi (muraqabah) oleh Allah azza wajall, dan memupuk rasa takut kepada Allah azza wajall.
...
Puasa adalah rahasia antara diri Anda dengan Allah, rahasia hamba dan Rabbnya. Andai bukan karena rasa takut dan tunduk kepada Allah, niscaya kita tidak mampu untuk selalu bersabar daro hawa nafsu.
- Dr. Ibrahim Ad-duwaisy, Productive Ramadhan 

Menyambut Ramadhan dengan...


Saudaraku, kaum muslim yang berbahagia... Muliakanlah kedatangan bulan Ramadhan ini; bulan yang penuh kemuliaan. Sambutlah bulan suci ini dengan penuh taubat dan shadaqah, berdzikir dan selalu ingat dan kembalilah kepada Allah. Bersungguh-sungguhlah dirimu sekalian, dan ikhlaskan niat Anda guna mempersiapkan bulan Ramadhan. Berapa banyak saudara kita yang telah merencanakan bulan Ramadhan dengan amal kebaikannya serta kesungguhan. Mereka, insya Allah akan menggapai keinginannya, jika diiringi niat tulus mereka. Alhamdulillah.
- Dr. Ibrahim Ad-duwaisy, Productive Ramadhan. 
***

Di buku ini juga ada 40 tips yang ditujukan kepada umum, pengurus masjid, orangtua, ibu, maupun anak-anak. Isinya memang lebih ke pengingat, bukan fiqh amalan bulan Ramadhan. Dari sekian banyak tips, yang pertama dan paling melekat di otak adalah tentang meraih dua Ramadhan dalam satu kali, dengan cara memberi makan orang yang berbuka (:

***

Senang bisa menulis lagi (:
Semangat mempersiapkan Ramadhan ^^

Semoga Allah sampaikan kita untuk bertemu Ramadhan, dan meraih rahmat serta ampunan di dalamnya. Aamiin.

Allahua'lam.

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya