Follow Me

Showing posts with label catatan. Show all posts
Showing posts with label catatan. Show all posts

Monday, September 15, 2025

Kenapa Harus Menuntut Ilmu?

September 15, 2025 0 Comments

Bismillah.

 

Prolog. In syaa Allah aku mau mencatat dan bagiin resume dari hasil baca buku Ma'aalim Fi Thariqi Thalabil Ilmi di grup ini. Oh ya, judul versi bahasa indonesianya buku ini : "Adab dan Kiat dalam Menggapai Ilmu" - Abdul Aziz bin Muhammad bin Abdullah As-Sadhan, Darus Sunnah.



Awal kenal buku ini adalah dari komunitas RSC (Rahmah Study Club). Singkat cerita aku daftar dan jadi member RSC 6. Ikut matrikulasi dari Sept-Nov 2024. Udah lulus matrikulasi. Sebelum sesi study group yang asli, ada sesi spesial bahas buku tersebut. Tapi sedihnya aku down imannya, dan gak bisa ngikutin perjalanan pembahasan buku itu. Tapi sempet mulai buat resume, dari kajian, dan juga bagian awal buku.

 

1 tahun berlalu, masih belum ada kemajuan. Untuk mempercepat proses pulihku, dan biar inget lagi adab dan kiat dalam menggapai ilmu, izinkan aku share di sini ya. 

 

***

 

Berikut ini resume Muqaddimah dari buku tersebut yang aku ambil dari ceramah di youtube.

 

Adab dan Cara Menggapai Ilmu: Muqaddimah

Thursday, January 9, 2025

8:03 PM

 

Resume oleh: Isabella Kirei

 

Hikmah memulai menulis kitab dengan basmallah :

 

  1. Mengikuti kitabullah Al Quran Al Karim

 

  1. Mengikuti Rasulullah shallallahu 'alaihi wasalam dalam menulis surat

 

  1. Untuk mengharapkan keberkahan (littabarruk)

 

  1. Untuk meminta pertolongan kepada Allah (listi'anah)

 

 

Keutamaan ilmu dan kemuliaan mendapatkan ilmu dan orang-orang yang berilmu:

 

  1. Manusia akan merasa tenang/lapang hatinya saat melihat para penuntut ilmu di majelis-majelis ilmu. Dan mereka meninggalkan kenikmatan tidur dan menjauhi kasur-kasur pada waktu ketika manusia sedang nikmat berada di kasur mereka. Dan mereka juga meninggalkan kenikmatan-kenikmatan lain dan mengutamakan perkara yang menjadi keselamatan di barzakh dan akhirat.

 

Allah memuji orang-orang yang memiliki ilmu. "Sesungguhnya orang-orang yang memiliki rasa takut kepada Allah, hanyalah orang-orang yang memiliki ilmu (ilmu agama Allah)".

 

Artinya semakin tinggi ilmunya, seharusnya semakin tinggi rasa takutnya kepada Allah. Inti dari ilmu adalah rasa takut kepada Allah. Bukan ilmu yang bermanfaat banyak hafalan, tapi ilmu yang mengantarkan kepada rasa takut kepada Allah.

 

Rasulullah adalah orang yang paling berilmu dan yang paling takut kepada Allah.
 

Takut melanggar perintah Allah, takut kepada neraka, dll.

 

  1. Ilmu merupakan sebab datangnya keridhaan Allah, datangnya kehidupan yang baik di dunia dan di akhirat.

 

Allah akan menyelamatkan orang-orang yang berilmu dari fitnah. Kisah tentang Qarun di Quran contohnya.

 

Ketika fitnah sedang melanda, tidak diketahui kecuali oleh orang yang berilmu. Saat sudah selesai, baru semua orang menyadarinya.

 

  1. Ilmu adalah warisan para nabi

 

Ibnul Qayyim mengatakan bahwa ada 40 keutamaan ilmu dibandingkan dengan harta. Mengapa kita tidak berebut untuk mendapatkan warisan para nabi?

 

  1. Ilmu akan kekal dan bermanfaat bagi pemiliknya walaupun ia telah meninggal

 

Apabila seseorang telah meninggal, terputus semua amalnya kecuali 3 hal: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak yang shalih.

 

Harta bisa bermanfaat kalau dijadikan amal shalih, digunakan untuk memberi manfaat kepada orang lain. Tapi kalau cuma disimpen aja, gak bermanfaat untuk akhirat

 

  1. Allah tidak meminta Nabi-Nya meminta tambahan apapun selain tambahan ilmu

 

Di surat Thaha, Allah memerintahkan Rasul untuk berdoa robbi zidni 'ilma.

 

Keutamaan ilmu: ilmu quran dan sunnah. Ilmu syar'i. dan juga ilmu yang bermanfaat buat manusia, setelah ilmu syar'i.

 

  1. Orang yang dipahamkan agama oleh Allah adalah orang yang dikehendaki kebaikan

 

Sebaliknya, jika tidak mudah paham ilmu agama. Menangislah.

 

  1. Orang yang berilmu akan Allah angkat derajatnya.

 

Derajat di sini, bisa di dunia, tapi terutama di akhirat

 

Ada hadits dan kisah-kisah para ulama yang ditulis di kitab ini, yang menunjukkan tentang keutamaan menuntut ilmu.

 

  1. Diantara perkataan Ibnu Qayyim Al Jauziyah, "Seluruh pujian yang ditujukan kepada seorang hamba yang disebutkan oleh Allah di dalam Al Quran Al Karim, itu semua merupakan hasil atau buah dari ilmu.

 

Sebaliknya, seluruh celaan yang ditujukan kepada seorang hamba di dalam Al Quran Al Karim, itu semua berasal dari kebodohan terhadap ilmu"

 

Ini menunjukkan keistimewaan dari ilmu agama yang bermanfaat.

 

 

Sumber: Ma'aalim Fi Thariqi Thalabil Ilmi (Mukkaddimah) - Ustadz Ahmad Rasyid Bazher


Wallahua'lam bishowab.

Wednesday, November 18, 2020

Komunikasi Efektif

November 18, 2020 0 Comments

Bismillah.


Nemu catatan kuliah tentang ini di sebuah buku bersampul hijau pupus, sayang kalau ga disalin. Oh ya, karena ini catatan, jadi lebih ke bullet poin. Ga akan aku ubah jadi paragraf.


***


Komunikasi Efektif


  • Menempatkan diri sebagai pendengar. Karena bisa jadi ia terlihat baik-baik saja, padahal tidak.
  • Volume suara - memastikan cukup terdengar
  • Harus jelas, supaya pesannya sampai, tidak banyak noise
  • Diverifikasi informasinya sampai atau tidak
  • Tidak boleh berlebihan. Kalau diulang-ulang mulu, yang tadinya jelas bisa jadi tidak jelas.
  • Kalau sudah sampai informasinya, bisa jadi tidak perlu diulang lagi. Belajarnya ga perlu diulang.
  • Respect ke semua orang (PR). Ga boleh merendahkan orang lain.
  • Memberi terlebih dulu, maka orang lain akan balik memberi
  • Pada dasarnya manusia itu baik, kalau kita baik ke orang lain maka ia akan baik.Kalau orang sering dijahatin, dia balik jahatin.
  • Bedakan rendah diri, humble, percaya diri, dan arogam. 4 spektrum berbeda yang berdekatan.


(tambahan: sepertinya bukan terkait materi komunikasi efektif, tapi dicatat untuk diri)
  • Minta maaf tapi ga ada perubahan sikap. -.- >.<
  • Perubahan itu  dari kamu sendiri bukan dari orang lain
  • Kamu sudah dewasa, bukan anak kecil. Harusnya sudah tahu mana yang baik maupun yang buruk.
  • (PR) Praktekkan komunikasi yang efektif

***


Jika Allah menakdirkanmu menemukan catatan itu, artinya Allah ingin mengajarkanmu sesuatu.


Hai diri, yang kemarin nulis fiksi pendek tentang tokoh yang lupa cara berdialog karena terlalu sering bermonolog. Tuuuh, Allah kasih kisi-kisi caranya. Tinggal melangkah dan ikhtiar mempraktekkan. Semangaat~


Terakhir, semoga bermanfaat^^


Allahua'lam.


***


Keterangan: Tulisan ini juga diikutkan dalam komunitas #1m1c (Satu Minggu Satu Cerita). Berbagi satu cerita, satu minggu.

***

PS: Tertanggal di catatan itu 8 Juni 2017. I think I know who the lecturer is. The beautiful lady with a soft smile and voice.

Wednesday, April 22, 2020

Days Before Ramadhan

April 22, 2020 0 Comments
Bismillah.



Ahad, 6 Mei 2018 |@Acara ODOJ, Masjid Istiqlal | Ustadz Oemar Mita

***

Bulan Ramadhan adalah prime time untuk memohon ampun.

Waktu atau timing itu berpengaruh. Berbeda, orang yang istighfar jam 1 siang dan orang yang istighfar jam 1 malam.

Ramadhan, secara bahasa, saat matahari terik. Allah membakar kemaksiatan.

Bulan Ramadhan, pahala amalan dilipat gandakan.

Biasanya pahala suatu amal itu detail di luar bulan Ramadhan.

Tapi... saking besarnya pahala amal di bulan Ramadhan, Allah tidak mendetailkannya.

4 hal yang harus dipersiapkan sebelum Ramadhan:

❤️ Cek iman kita

Pastikan bebas dari kesyirikan dan kemunafikan.

Karena Ramadhan bukan hanya tentang fiqh, namun juga tentang tauhid dan akidah.

Semoga hati kita ga terjangkit kemunafikan TT

❤️ Memperbanyak istighfar dan taubat

❤️ Memperbanyak doa

❤️ Quran - perbanyak interaksi

***

Catatan kajian 2 tahun yang lalu, sebelum Ramadhan. Seadanya, banyak kurangnya.

Allahua'lam.

Thursday, May 17, 2018

Menghafal Quran Itu Mengulang

May 17, 2018 0 Comments
Bismillah.


Kemarin qadarullah buka dus berisi buku-buku dari Bandung. Ambil salah satu buku tulis, buka dan baca-baca isinya, sampai menemukan sebuah catatan kajian di Masjid Daruut Tauhid, 18 Maret 2017. Yang mengisi materinya, Ustadz Suherman.

Dari kajian tersebut aku jadi tahu, bahwa walaqad yassarna qurana li dzikri fahal mimmuddakir, yang empat kali diulang di surat Al Qomar maknanya bukan cuma satu. Aku tidak akan menuliskan keempatnya di sini. Hanya ingin membagi catatan makna yang pertama, sekaligus sebagai pengingat untuk diri agar tetap semangat menghafal Al Quran, terutama di Bulan Ramadhan ini.

***

Al Qamar ayat 17. Al Quran dimudahkan sebagai zikr (mengingat). Dzakaro- yadzkuru - dzikro. Al Quran sebagai zikr artinya bacaan al quran harus di dawwam-kan atau dirutinkan.

Menghafal quran itu mengulang; kalau susah berarti belum jadi zikir harian. Kalau ga hafal-hafal, tanyakan pada diri, apakah sudah baca 500 kali? 300 kali? minimal baca 20 kali.

Jika masih sulit, ambil wudhu, shalat dua rakaat, minta dimudahkan.

Seharusnya punya satu hari sebagai yaumul qiraah, hari kita fokus membaca quran, kalau bisa sehari 15 juz dibaca. Kamis/senin, dari shubuh sampai jam 23.00

Khatamkan sesering mungkin, agar memudahkan proses menghafal.

***

Satu aja kurang ya? Atau perlu aku salin di sini, tiga makna lainnya. Tapi aku takut.. takut cuma bisa menulis, dan belum bisa mengamalkan TT

***


Al Qamar ayat 22. Al Quran dimudahkan dihafal dengan diperlakukan seperti zikir. Artinya saat membaca dan menghafal Al quran harus disertai ikhlas, khusyu, suci, khouf dan raja'.

Shahibul Quran adalah gelar kehormatan.

Kita juga harus memperhatikan adab terhadap Al Quran. Misalnya saat membawa mushaf, letakkan dekat dengan dada, jangan dibawa seolah membawa buku biasa.

Allahua'lam

***

Itu saja ya, maaf cuma poin-poin. Maklum catatan pendek, jadi ga lengkap. Menulis ini mengingatkanku pada Teh Risma. Ga bisa enggak, karena aku bisa ikut kajian tersebut, duduk dan menyimak salah satunya karena ajakan dari Teh Risma. Miss her so much. Semoga Teh Risma selalu diberikan kesehatan, kuat dengan segala ketidaknyamanan hamil pertama. Sehat-sehat ya ibu dan janinnya.^^

Sunday, December 18, 2016

Empat Macam Galau atau Gelisah

December 18, 2016 0 Comments
#catatankajian

Bismillah.

layout rainbow cake, from canva.com, with some changes from me^^

Disampaikan oleh Ustadz Yani, di MQT (Mata Quranic Talk) kalau ga salah, 15 November 2016 yang lalu dengan tema aslinya tentang ghirah/cemburu karena Allah. Di sesi pertanyaan, ada yang bertanya tentang galau. Ini jawabannya:

***

Gelisah/galau ada empat macam menurut Imam Alghazali
1. Gelisah karena hubuddunnya (cinta kepada dunia)
2. Gelisah karena terlalu mengejar cita-cita / karena tidak tercapainya cita-cita
3. Gelisah karena takut menghadapi takdir esok
4. Gelisah karena terlalu banyak dosa

1. Hubud dunya - benci mata/ terlalu takut mati.

Takut mati itu boleh, tapi terlalu takut mati tidak boleh. Solusi galau karena hubuddunya adalah zuhud. Ketika kita terlalu cinta dengan sesuatu atau seseorang, kita jadi takut mati.

2. Ambisius Tendesius

Ambisinya menjadi tekanan/stress. Seharusnya, ambisi itu menjadikan motivasi, spirit/semangat, ghirah. Kalau jadi tekanan, bisa buat hidup kacau.

3. Ketakutan berlebihan terhadap takdir

Waspada boleh, tapi ga boleh gelisah karena takdir. Solusinya, persiapkan dirimu menghadapi takdir, jangan persiapkan untuk melawan takdir. Facing, not fighting. Siapkan plan A, B, C.

Dalam Al Hikam, Ibnu Ath Thoilah menuliskan, "Terkadang pemberian yang terasa tidak terkabul, padahal itulah pengabulan Allah."

4. Orang banyak dosa tidak akan tenang

Solusinya, menghindari sesuatu yang dilarang. Taubat.
***

Thursday, November 24, 2016

Tadabbur Al Mulk Ayat 2

November 24, 2016 0 Comments
-Muhasabah Diri-
#catatankajian

Bismillah.

Al Quran


Dicatat 22 Maret 2014, di pertemuan Khizanatul Quran, oleh Ustadz Suherman.

Oh ya, karena ini catatan, jadi banyak yang poin-poin saja, dan tidak lengkap.

***

Prolog. Hidup dalam naungan Al Quran (Fi zilalil Quran) akan menjadikan kehidup yang (1) berkah, (2) meningkat (wayadhfa'uha) dalam segala-galanya, dan dalam amal shalih.

Al Mulk ayat 2, terjemahnya adalah, "yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya, Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun."

Tadabbur.

يَعْثٌ لِي اِظْهَارِ أَلْعَمَلِ الصَّالِحِ ; amal shalih yang dilandasi semangat Al Maut dan Al Hayat.

Mengapa al maut didahulukan:

1. Imam Ghozali: karena sesungguhnya kematian adalah sahabat terdekat dibandingkan dengan apapun.

Maut bisa datang kapan pun. Dalam suatu hadits disebutkan, 'cukuplah kematian sebagai nasihat'.

2. Ibnu Sirrin: kematian adalah al haqq sedangkan kehidupan yang akan datang adalah ghodan.

Tapi kita tetap harus memiliki rencana untuk kehidupan.

3. Karena sesungguhnya kematian adalah pintu kehidupan yang hakiki.

Amal apa yang terbaik?

Amal yang memenuhi dua syarat: (1) Ikhlas, (2) Sesuai dengan Sunnah Rasulullah. 

Allahua'lam

***