Empat Macam Galau atau Gelisah
Isabella Kirei
December 18, 2016
0 Comments
#catatankajian
Bismillah.
![]() |
| layout rainbow cake, from canva.com, with some changes from me^^ |
Disampaikan oleh Ustadz Yani, di MQT (Mata Quranic Talk) kalau ga salah, 15 November 2016 yang lalu dengan tema aslinya tentang ghirah/cemburu karena Allah. Di sesi pertanyaan, ada yang bertanya tentang galau. Ini jawabannya:
***
Gelisah/galau ada empat macam menurut Imam Alghazali
1. Gelisah karena hubuddunnya (cinta kepada dunia)
2. Gelisah karena terlalu mengejar cita-cita / karena tidak tercapainya cita-cita
3. Gelisah karena takut menghadapi takdir esok
4. Gelisah karena terlalu banyak dosa
1. Hubud dunya - benci mata/ terlalu takut mati.
Takut mati itu boleh, tapi terlalu takut mati tidak boleh. Solusi galau karena hubuddunya adalah zuhud. Ketika kita terlalu cinta dengan sesuatu atau seseorang, kita jadi takut mati.
2. Ambisius Tendesius
Ambisinya menjadi tekanan/stress. Seharusnya, ambisi itu menjadikan motivasi, spirit/semangat, ghirah. Kalau jadi tekanan, bisa buat hidup kacau.
3. Ketakutan berlebihan terhadap takdir
Waspada boleh, tapi ga boleh gelisah karena takdir. Solusinya, persiapkan dirimu menghadapi takdir, jangan persiapkan untuk melawan takdir. Facing, not fighting. Siapkan plan A, B, C.
Dalam Al Hikam, Ibnu Ath Thoilah menuliskan, "Terkadang pemberian yang terasa tidak terkabul, padahal itulah pengabulan Allah."
4. Orang banyak dosa tidak akan tenang
Solusinya, menghindari sesuatu yang dilarang. Taubat.
***











