Follow Me

Thursday, March 18, 2021

SS Week 8 - Ayat-ayat Favoritku di Surat Yasin

 SHARING SESSION

Week 8 (25 Desember 2020)

#guidelight

Perbuatan Syirik/Menyekutukan Allah

Syaikh Dr. Shalih Bin Fauzan Al Fauzan dalam buku Kitab Tauhid menyebutkan, ada empat macam syirik besar:

1.      Syirik Da’wah (Doa) yaitu disamping dia berdoa kepada Allah, ia berdoa kepada selainNya.

وَإِذَا مَسَّكُمُ ٱلضُّرُّ فِى ٱلْبَحْرِ ضَلَّ مَن تَدْعُونَ إِلَّآ إِيَّاهُ ۖ فَلَمَّا نَجَّىٰكُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ أَعْرَضْتُمْ ۚ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ كَفُورًا

Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia itu adalah selalu tidak berterima kasih. [Surat Al-Isra (17) ayat 67]

2.      Syirik Niat, Keinginan, dan Tujuan, yaitu ia menunjukkan suatu bentuk ibadah kepada sealin Allah.

مَن كَانَ يُرِيدُ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَـٰلَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ

Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. [Surat Hud (11) ayat 15]

أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ إِلَّا ٱلنَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا۟ فِيهَا وَبَـٰطِلٌۭ مَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. [Surat Hud (11) ayat 16]

3.      Syirik Ketaatan, yaitu menaati selain Allah dalam hal bermaksiat kepada Allah.

ٱتَّخَذُوٓا۟ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَـٰنَهُمْ أَرْبَابًۭا مِّن دُونِ ٱللَّهِ وَٱلْمَسِيحَ ٱبْنَ مَرْيَمَ وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوٓا۟ إِلَـٰهًۭا وَٰحِدًۭا ۖ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. [Surat At-Taubah (9) ayat 31]

4.      Syirik Kecintaan (Mahabbah) yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal kecintaan.

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَندَادًۭا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ ٱللَّهِ ۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَشَدُّ حُبًّۭا لِّلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ إِذْ يَرَوْنَ ٱلْعَذَابَ أَنَّ ٱلْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًۭا وَأَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعَذَابِ

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). [Surat Al-Baqarah (2) ayat 165]

Karena bentuk kesyirikan bisa begitu banyak, baik yang kita ketahui maupun yang tidak kita ketahui, penting bagi kita untuk senantiasa memohon perlindungannya, dengan mengamalkan doa,

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ , وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا أَعْلَمُ

“Ya Allâh! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan (syirik) yang menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahuinya; dan aku memohon ampun kepada-Mu dari apa-apa yang tidak aku ketahui.” [1]

Sedangkan jika menyangkut orang lain, maka penting untuk memperhatikan cara kita menyampaikan nasihat. Biasanya mereka yang melakukan perbuatan syirik, karena tidak mengetahui ilmunya. Ajak untuk mengenal dan mencintai Allah, ajak untuk bersama ikut kajian tentang akidah. Dari sana, ia akan mulai menyadari letak kesalahannya sendiri.

Ayat Berkesan di Surat Yasin

Ada begitu banyak ayat yang berkesan saat mempelajari tafsir dan mentadabburi maknanya. Diantaranya:

·         Ayat 2. Allah menjadikan Al Quran Al Hakim sebagai sumpah, penekanan dan bukti tentang kerasulan Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam. Ayat ini mengingatkan saya untuk selalu dekat dengan quran, menggali hikmah di dalamnya dan mendapatkan pelipur sedih dengan berinteraksi dengan quran.

·         Ayat 25. Pengakuan iman seorang laki-laki tanpa nama. Bahwa iman yang ada di dada, jika ia benar, maka akan terpancar dalam lisan dan berbuah dalam amal. Sehingga tidak mungkin kita tidak mengajak orang lain untuk ikut merasakan manisnya iman.

·         Ayat 39. Tentang bulan dan fasenya. Selain terdapat fakta saintifik di dalamnya, ada juga pelajaran ruhiyah. Bahwa manusia pun begitu, seperti bulan ada fasenya. Imannya naik dan turun. Manusia seperti bulan, memiliki sisi gelapnya. Penting untuk tahu ini, agar tidak berputus asa kala iman sedang terpuruk dan merasa dalam kegelapan. Harus berbaik sangka dan terus berusaha meningkatkan iman, agar bisa purnama lagi cahayanya.

·         Ayat 44. Makna illa rahmatam minna. Jangan sampai keliru. Allah selalu menginginkan yang terbaik untuk kita. Allah ingin kita masuk surga. Tapi kebanyakan manusia justru kufur. Default kapal itu tenggelam, tapi karena rahmatnya, ia bisa berlayar. Keinget hadits tentang betapa laut ingin menenggelamkan manusia, bumi ingin membenamkan manusia, tapi Allah menahannya, karena bahkan pada manusia yang terus menerus bermaksiat, Allah masih membuka lebar pintu taubat. Bahkan pada Fir’aun yang Allah tahu akhir hidupnya seperti apa, Allah masih kirimkan Nabi Musa untuk berkata lembut mengingatkan, barangkali Fir’aun hendak mensucikan dirinya (bertaubat).

·         Ayat 60. Makna menyembah setan. Bahwa mematuhi hawa nafsu dan was-was dari setan adalah bentuk dari menyembah setan. Pengingat juga, bahwa setan itu musuh kita, jadi jangan dijadikan teman.

·         Ayat 80. Fa idza antum minhu tuqidun. Ada dua ayat tentang pohon, satu pengingat surge, satu pengingat neraka. Allah ingin kita masuk surga, tapi manusia justru bersusah payah untuk ke neraka. Semoga Allah melindungi kita dari adzab neraka. Aamiin.

Catatan Hasil Diskusi

·         Cara agar terhindar dari perbuatan syirik:

o    Mengenali Allah

o    Melaksanakan perintah Allah

o    Memperbanyak mengingat Allah

o    Menunaikan Shalat

o    Menjauhi hal-hal berbau syirik

·         Cara mengingatkan orang lain terkait perbuatan syirik: dekat terlebih dahulu, sampaikan argument logis, sampaikan dengan cara baik bukan dengan sikap judgemental.

Keterangan

[1] https://almanhaj.or.id/9809-memohon-perlindungan-dari-syirik.html

Purwokerto, 27 Desember 2020

Isabella Kirei

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya