Follow Me

Wednesday, March 6, 2019

Takut dan Berharap

Bismillah.

Tentang pentingnya khauf dan raja' bersama-sama. Tidak boleh dipisahkan.

Dari buku Minhajul 'Abidin, Imam Al Ghazali.

***

snowy road (📷 from unsplash)

Ada tiga jalan, (1) rasa aman dan berani; (2) putus asa; dan (3) takut dan berharap yang terbentang di antara keduanya. 

Jalan pertama mudah, lebar dan datar. Merasa aman, seolah kita tidak akan di adzab, seolah sudah pasti akan masuk surga. Perasaan aman yang akan mengantar pada kerugian. 

Jalan kedua lebar dan lapang. Merasa putus asa, seolah kita sudah pasti akan di adzab, sudah pasti masuk neraka. Perasaan putus asa yang akan mengantarkan pada kesesatan. 

Kedua jalan yang menyimpang dan membinasakan itu lebih luas medannya, lebih banyak penyerunya, dan lebih mudah ditempuh daripada jalan tengah yang lurus. 

Sedang jalan ketiga, jalan tengah antara keduanya, jalan khouf dan roja', merupakan jalan kecil dan sulit ditempuh. Rasa takut dan harap keduanya dipeluk bersama, tidak dipisahkan. Berjalan di sini sulit, namun jalan inilah yang membuat selamat. Jalan lurus inilah yang akan mengantarkan kita pada ampuaan dan kebaikan, hingga sampai ke surga. In syaa Allah. 

***

Allah menyebutkan dalam ayat-ayatNya, tentang pentingnya membersamai rasa takut dan berharap. 

Seperti dalam Al Fathihah, setelah arrahmanirrahim, Allah mengingatkan kita bahwa DIA juga malikiyaumiddin. 


Atau dalam Al Hijr ayat 49 dan 50. Pertama Allah mengabarkan bahwa DIA Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Kemudian Allah mengingatkan juga, bahwa adzabNya adalah adzab yang teramat pedih.

Atau pada Al Mu'min (Ghafir) ayat 3, bagaimana dalam satu ayat, Allah menghadirkan rasa takut, dan juga rasa harap.

غَافِرِ ٱلذَّنۢبِ وَقَابِلِ ٱلتَّوْبِ شَدِيدِ ٱلْعِقَابِ ذِى ٱلطَّوْلِ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ ٱلْمَصِيرُ
Yang Mengampuni dosa dan Menerima taubat lagi keras hukuman-Nya. Yang mempunyai karunia. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepada-Nya-lah kembali (semua makhluk).

***

Untuk siapapun, jalan takut serta berharap ini... tidak mudah ditempuh. Maka sering-seringlah membaca kalamNya. Semoga saat kita merasa aman, dengan membaca ayat-ayatNya rasa takut hadir di hati. Pun saat kita merasa putus asa, ayat-ayat Al Qur'an lah yang menghadirkan kembali harapan di hati kita. 

Allahua'lam.

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya