Follow Me

Wednesday, May 19, 2021

Healing is not Linear

Bismillah.

A little reminder for me, and for all of people in the phase of healing.

"It is okay to be affected by something you thought you had healed from. Healing is not linear. Be gentle with yourself."

***

Satu lagi, kutipan buku berbeda, dari novel Reem-nya Mba Sinta Yudisia. Masih nyambung sama healing.

"Dingin menembus pori-pori, dingin yang menenangkan sukma. Setiap kata terucap sejak takbir berkumandang, Al-Fatihah, rukuk, sujud adalah jalan cinta.

Dalam sujudnya yang lama, pada sujud terakhir Kasim menambahkan hamdalah dan shalawat Nabi. Menambahkan sayyidul istighfar.

Kelapangan hati akan membawa kejernihan pikiran dan mengobati semua sesak yang menghimpit. Shalat yang dilakukannya di malam gelap, bacaan Quran yang mengiringi, tepat seperti yang diucapkan Rumi,

Luka hati, adalah sebuah tempat cahaya merambat masuk."

***

Penutup. Pesan untukku: sering-sering ketemu dan ngobrol sama Yang Maha Menyembuhkan. (:

S-e-m-a-n-g-K-A-!

Allahua'alam.

***

Keterangan: Tulisan ini juga diikutkan dalam komunitas #1m1c (Satu Minggu Satu Cerita). Berbagi satu cerita, satu minggu.

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya