Follow Me

Wednesday, April 19, 2017

Program Ramadhan NAK Indonesia

Bismillah.

Menulis, tentang menulis di blog ini. Maret kemarin padahal semangat sekali, sampai lima puluh tulisan. April ini... sudah lewat pertengahan, tapi baru sepuluh tulisan. Ada apa gerangan? Kemana perginya semangat? Mungkin bukan pergi, hanya layu sejenak, menanti kuncup baru untuk mekar lagi.

Sejak muncul kembali, setelah beberapa pekan di privat blog ini, ada satu hal yang ingin aku laksanakan. Jangan menulis curhat, jangan.. jangan di sini. Itu yang aku ingin laksanakan. Tapi susahnya.. susah hehe, ga mudah memang. Rasanya ingin ada kejadian hari yang aku curhatkan. Itulah alasannya, tulisan sebelum ini banyak berisi curhat. Meski aku setengah yakin setengah ga yakin, kalau ada hikmah yang bisa dipetik dari curhatanku.

Pernah aku berpikir, bagaimana kalau aku berhenti menulis? Nonsense.. pertanyaan aneh yang seharusnya tidak pernah hadir di otak. Bukankah baru kemarin.. belum lama, kamu menulis pada dirimu: Tetaplah Menulis. Sudah lupa mengapa tulisan itu dibuat?

***

Anyway.. ganti topik saja ya.. Jadi NAK Indonesia sedang mengadakan Program Ramadhan, temanya tentang ayat favorit. Penjelasan lengkap tentang projek tersebut bisa di baca di sini. Pendaftaran Batch 1-nya terakhir tanggal 21 April, dua hari lagi.. daftarnya di link ini.



Aku kemungkinan ga daftar sih. Tapi jadi ingin menulis tentang ini. Kalau diminta pilih satu ayat dan penjelasannya, ayat mana yang kamu pilih?

Yang pertama muncul di kepalaku, ayat tentang perumpamaan hujan yang menghidupkan bumi, dan hubungannya dengan Quran yang menghidupkan hati. Ini dibahas di dua surat kalau ga salah, Al Hadid dan Al A'raf. Aku pilih yang Al Hadid aja. Gatau kenapa.. keinget penjelasannya, ketika ayat ini dibacakan dan para sahabat menangis. Kamu Bell? Denger ayat ini.. apakah hatimu tergetar? TT

Terus kepikiran ayat lain masih di surat Al Hadid. Ayat 20, bener ga ya nomor ayatnya? Pokoknya ayat yang menjelaskan kalau hidup itu game, entertainment, beautification, dkk. Sebenernya bukan bagian itunya. Aku banyak teringat tentang perumpamaan petaninya, dan di akhir.. daun kering, yang ketika diinjak kreyes-kreyes bunyinya. Hampir setiap hari kalau jalan kaki kemana, pasti nemuin daun kering. Ya.. daun kering yang orang lalu-lalang ga peduli dan asik nginjek. Penjelasan panjangnya cari sendiri ya. Tapi lepas dari daun kering, kita aku masih terseok-seok mengamalkannya. Meski sudah tahu, kalau dunia, pada akhirnya cuma akan jadi seperti daun kering, tapi masih sering dikejar. Kesenangan sementara itu.. masih juga diprioritaskan dibandingkan kebahagiaan yang haqiqi. Hmm.. harus banyak diingatkan TT

Terus kepikiran ayat tentang bintang quran, di surat Al Waqiah. Allah bersumpah atas nama "tempat bintang", apa ya terjemah yang pas untuk mawaqi'innujum? Kalau di terjemah Quran "tempat beredarnya bintang-bintang". Allah banyak menggunakan sumpah pada Quran, terutama juz 30, coba sebutkan surat apa aja? Hehe. Aku inget penjelasan ustadz NAK, alasan penggunaan sumpah. Demi Masa, Demi Waktu Dhuha, Demi Fajar. Dan semua hal yang dijadikan objek sumpah pasti merupakan hal penting. Trus inget, kalau baru pernah.. Allah bahkan menegaskan bahwa sumpah yang ini (yang di Alwaqiah) bener-bener superb. Di ayat berikutnya.. (cek 56:76) ayat paling bawah. Pokoknya suka ayat itu dan penjelasannya. J

Terus... lagi Bell? Hehe. Ga.. nanti kalau terus mulu, bisa nabrak tiang. Aku mau menyimpulkan.. ayat-ayat yang aku sebut diatas semuanya tentang perumpamaan. Aku sukaa.. suka aja, bagaimana Allah menjelaskan suatu hal dengan perumpamaan. Tuh kan, jadi inget satu ayat lagi.. tentang kenapa manusia bisa lebih rendah dari hewan ternak, kalau matanya tidak dipakai untuk melihat dan telinganya tidak dipakai untuk mendengar, dan hatinya.. hatinya tidak dipakai. Dengan perumpamaan kita jadi lebih mengerti, trus kalau dipelajari bener-bener, semua perumpamaan dalam Quran itu pasti ada makna indah dibaliknya.

Terus jadi ingat ayat lain, tapi yang ini penjelasannya bukan dari ustadz NAK, tapi baca di buku-nya ustadz Salim Gue Never Die. Tentang bahkan manusia.. sebegitu lemahnya, ga bisa mengambil makanan, yang dimakan oleh lalat. Sayangnya yang ini saya lupa ayat berapa dan surat apa. Ada yang bisa bantu?

Ada yang mau ikutan daftar projeknya NAK Indonesia? Boleh daftar di sini, jangan lupa ya.. ditunggu sampai tgl 21 April (: Pakai ide yang di sini juga boleh. Tapi lebih baik, pilih ayat yang bener-bener favorit menurut pendapatmu.

***

Penutup. Ayat-ayat Allah itu semuanya superb dan dahsyat. Mungkin itulah alasan Allah menjadikan Al Quran mu'jizat terakhir kenabian. Untukku terutama, dan untuk siapapun, apa kabar interaksimu dengannya? Ramadhan.. semoga kita semua diizinkan Allah bertemu dengannya, serta meraih keberkahan dan ampunan di dalamnya. Aamiin.


Allahua'lam.

***

PS: Harusnya bagian blank di atas dihapus. Tapi karena satu dua hal, mungkin sementara tidak dihapus. Kalau suatu saat PS ini hilang, in syaa Allah blank di bagian atas juga hilang. J

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya