Follow Me

Wednesday, August 23, 2017

Salah Satu Cara

Bismillah.

#hikmah
Perlu dicatat, karena sering lupa.

"Nanti dipakai ya, kalau ke Karanglewas," ucapnya saat sedang siap-siap hendak ke pasar.
"Di Bandung aja deh, takut kotor" jawabku,
"Kotor kan tinggal di cuci, Mamah pengen nyawang juga. Di Bandung kan Mamah nggak bisa liat." jelasnya.

Aku kemudian mengiyakan, baru sadar, yang ini aku sering lupa.

***

Seperti halnya aku yang merasa senang ketika hadiah yang aku beri dipakai. Pernah ada kesempatan aku menginap di rumah A, aku melihat selimut itu, selimut yang aku dan teman-temanku belikan untuk kado pernikahan A. Sebelumnya aku agak kapok mengkoordinir beli kado, karena ada suara-suara parau, gitulah, bikin telinga/mata sakit. Tapi ketika aku melihat A memakainya aku dibuat tersenyum, alhamdulillah dipakai, berguna, dan tidak sekedar jadi tumpukan yang disimpan.

Aduh, paragraf di atas kok jadi curhat ya? Hehe. Intinya, seseorang akan senang kalau hadiah yang ia berikan dipakai orang lain. Kalau itu buku, pasti seneng kalau ia membacanya. Kalau baju, seneng kalau dipakai, dll, dst.

from unsplash
Ibu juga begitu. Kalau beliin baju, pasti ingin lihat anaknya memakainya. Hal kecil, sederhana, yang sering kita lupa, bisa membuatnya senang. 

Kalau Ibu beliin pulsa, berarti kamu harus sering-sering sms telpon kasih kabar. Apalagi ketika kamu tahu, kalau Ibu ga bisa tidur tenang sebelum kamu sms. Disindir waktu di rumah kemarin,

"Hp-nya mamah mana ya?" tanya Ibuku kepadaku. Aku bantu cari, lalu kuberikan pada Ibu yang sudah mapan di atas tempat tidur.

"Mbok Bella sms wis neng kosan," jelasnya sambil senyum. Nyindir, lalu cerita tentang beberapa malam tidak bisa tidur tenang karena aku lupa ga segera sms setelah sampai kosan, atau ketika aku pulang agak malam. Juga menjelaskan betapa Mamah bisa tenang langsung tidur kalau aku udah sms.

Ah.. masih harus belajar. Satu persatu.

Ini juga, kalau Ibu mengingatkan segera pesen tiket pulang, jangan ditunda-tunda ya. Dari hari senin diingetin sampai malam ini belum beli ckckck. Emang sih, pulangnya masih pekan depannya lagi, tapi minimal buat Mamah lebih tenang kalau udah pesan. Banyak yang pulang kan Idul Adha. Jadi jangan nunda lagi ya Bell??

***

Maaf banyak curhat. Semoga ada sedikit hikmahnya.

Semoga kita bisa menjadi qurotta a'yun bagi kedua orang tua kita, di sini, maupun di akhirat kelak. Aamiin.

Allahua'lam.

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya