Follow Me

Monday, October 20, 2014

Do We Trully Love The Qur'an?

-muhasabah diri-

Bismillah...

DO WE TRULLY LOVE THE QURAN? (from nakindonesia.tumblr.com)
وَقَالَ الرَّسُوْلُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوْا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوْرًا
And the Messenger has said, “O my Lord, indeed my people have taken this Qur’an as [a thing] abandoned.”. (QS al-Furqan [25]: 30
My daughter recites Quran to me at home. And she was reading this ayah. And I was just checking her tajweed and she was reciting the ayah, and I sat there and I started crying.

She said, “Aba, why are you crying?”

I said, “Cause of what Allah said”, you know.. Cause of what Allah said

She said, “What did he say?”

And I said “you know he says, the Messenger will complain about a group of people who left the Quran”

And she says to me, “but we didn’t leave the Quran.. we’re reading it..”

And I said, “but if only.. only if it was just about reading. it would of been easy. It’s not just about reading it”


You have to love this book.. can we prove to ourselves we love this book more than any other movie that comes out? more than any video game?

do we wanna spend more time with this book than anything else?

do we wanna be like what this book wants us to be more than we wanna be like anyone else or anything else?

younger guys wanna look like ripped cause they see a picture of a guy with muscles.

girls wanna look like someone..

people wanna make money like someone..

people idolize these people..

Who idolize the character that The Quran embodied… The Messenger of Allah (shalallahu ‘alaihi wassallam)? Who? like goes to sleep and they tink.. “man.. I wish i had a six pack” instead of thinking “man… I wish I had more sunnah in my life” Who says that? Who?

How are we not abandoning it.. How are we not abandoning it..

we have to be of people that take coming back to Allah’s book seriously.

May Allah azzawajal make us of people that loves this book, and make it a big part of our lives. So everything in our life is given blessing and given life through barakah of this book

May Allah azzawajal help the muslims understand this book as they should understand it

May Allah help you as parents not only love and understand this book yourselves, but give you the ability to teach it to your children. so your children can testify for you on judgement day.

May Allah azzawajal help the masajid, the schools all these kids that are memorizing quran

May Allah azzawajal not just help them memorize quran, but to help them understand every word of it.. and to live that word of it and to pray with their hearts not with their tongues when they pray

May Allah make us of those people that really live the Quran and the Quran lives inside their heart. These are ayat that live in the chest of those who have been given knowledge. Chest! Quran lives in the persons heart.

May Allah enter this Quran into all of our heart

***

APAKAH KITA BENAR-BENAR MENCINTAI AL QURAN?
وَقَالَ الرَّسُوْلُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوْا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوْرًا
Berkatalah Rasul, “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan al-Quran ini sebagai sesuatu yang diabaikan. (QS al-Furqan [25]: 30
Anak perempuan saya membacakan Al Quran di depan saya. Dan ia membacakan ayat ini. Saya mengecek tajwid bacaannya, dan ia membacakan ayat tersebut, saya duduk dan kemudian mulai menangis

Ia bertanya, “Ayah, mengapa Ayah menangis?”

Saya menjawab, “Karena perkataan (firman) Allah”,

Ia bertanya lagi, “Apa yang Allah katakan?”

Saya jawab, “Kamu tahu, Allah berfirman.. Rasulullah akan mengadukan tentang sekelompok orang yang meninggalkan Al Quran”

Dan ia berkata, “tapi kita tidak meninggal Al Quran.. kita membacanya..”

Saya jawab, “Tapi jika ini hanya tentang membaca,.. ini akan mudah. Ini bukan sekedar tentang membacanya”

Kalian harus mencintai kitab ini.. dapatkah kita membuktikan ke diri kita bahwa kita mencintai kitab ini lebih dari aneka film yang bermunculan? Lebih dari video game apapun?

Apakah kita mau meluangkan waktu lebih untuk kitab ini daripada untuk yang lain?

Apakah kita ingin menjadi karakter yang kitab ini inginkan dari kita, melebihi kita menginginkan menjadi siapa pun atau apa pun?

Anak muda ingin terlihat keren karena mereka melihat gambar laki-laki yang berotot. Perempuan ingin menjadi seperti seseorang.. Orang-orang ingin mendapatkan uang seperti seseorang.. Orang-orang mengidolakan yang seperti ini..

Siapa yang mengidolakan karakter yang mewujudkan Al Quran… Rasulullah (shalallahu ‘alaihi wassallam)? Siapa?

seperti saat hendak tidur dan mereka berfikir.. “Man.. Aku berharap badanku six pack” daripada berfikir “Man… Aku berharap melakukan banyak sunnah di hidupku”

Siapa yang mengatakan itu? Siapa?

Bagaimana kita tidak mengabaikan Al Quran? Bagaimana kita mengabaikannya..?

Kita harus menjadi orang-orang yang serius kembali ke kitab.

Semoga Allah azza wajala menjadikan kita orang-orang yang mencintai kitab ini, dan menjadikannya bagian besar dari hidup kita. Sehingga setiap hal dalam hidup kita diberi rahmat dan diberkahi melalui kitab ini.

Semoga Allah azza wajala membantu setiap muslim untuk memahami kitab ini sebagaimana seharusnya

Semoga Allah membantu kita sebagai orang tua, tidak hanya mencintai dan memahami kitab ini sendiri, namun juga Allah berikan kemampuan untuk mengajarkannya ke anak-anak kita. Sehingga anak-anak kita dapat menjadi saksi kita di hari pembalasan.

Semoga Allah azza wajala membantu masjid, sekolah tempat anak-anak menghafal.. Semoga Allah azza wajala tidak hanya membantu mereka menghafal Quran, tapi juga membantu mereka memahami setiap kata di dalamnya.. dan membantu kita untuk menghidupkan kata tadi dan untuk shalat dengan hatinya bukan dengan lidah mereka.

Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang benar-benar menghidupkan Quran dan Quran hidup di hati kita. Ayat ini yang hidup di dalam dada orang-orang yang telah diberi pengetahuan. Dada! Quran hidup di dalam hati menusia.

Semoga Allah memasukkan Al Quran ke dalam hati kita semua.

***

Sebuah pengingat untuk diri. Ayo semangat membaca, menghafal, men-tadabbur-i, dan mengamalkannya.  

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya