Follow Me

Thursday, April 19, 2018

Maryam Salamun 'Alaiha (2)

Bismillah.

Baca bagian pertama di sini.

Ketika Allah memberikan ujian kepada manusia, Allah tidak pernah bermaksud menganiaya hambaNya, juga tidak pernah mendzalimi hambaNya.

***

Maryam tahu apa yang akan ia hadapi, ia lahir dari keluarga baik-baik, tumbuh dan dibimbing oleh seorang Nabi, dididik untuk menjadi ahli ibadah. Maka saat ia mengandung janin tanpa Ayah tersebut, hatinya diliputi perasaan takut. Allah menciptakan manusia dengan harga diri yang berharga.Tidak ada manusia yang mau dipermalukan dan direndahkan oleh orang lain.

Maryam salamun 'alaiha merupakan perempuan istimewa, Allah mengirimkan buah-buahan saat ia tidak memintanya. Seberapa banyakpun Maryam berdoa, tidak akan mengubah ketetapan Allah. Allah mengetahui bahwa Maryam bisa menghadapi ujian ini.

Maka saat hendak melahirkan Isa 'alaihi salam, Maryam berdoa, "Yaa laitani mittu qobla hadza", "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini". Namun doa Maryam tidak berhenti di sana, "wa kuntu nasyammansiyya". Dua kata, nasyan dan mansiyya. 

Setelah melahirkan Isa 'alaihi salam, Maryam berjanji bahwa ia akan puasa berbicara pada hari itu. Maka saat ia berjalan, dan cemooh serta caci maki berhamburan. Allah tunjukkan jalan keluar dari ujiannya, mukjizat pertama bayi Nabi Isa 'alaihi salam. Bayi yang berada di gendongan ibunya itu berbicara, bahwa ia hamba Allah. Mu'jizat itu membuktikan kesucian ibunya.


***

Ketika Allah memberikan ujian kepada manusia, Allah tidak pernah bermaksud menganiaya hambaNya, juga tidak pernah mendzalimi hambaNya.

Setiap nama nabi Isa disebutkan, Allah memuliakan Maryam salamun 'alaiha. Jika normalnya nama seseorang diikuti nama bapaknya. Maka Nabi Isa, namanya selalu diikuti nama ibunya. Isa 'bnu Maryam.

Kisah Maryam diabadikan, doanya, situasi' 'putus asa'-nya. Keinginan manusiawinya untuk dilupakan dan terlupakan, saat ujian berat itu dibebankan di pundaknya. Menjadi jejak yang akan menghibur setiap manusia di sampai akhir zaman. Mereka yang diberi Allah ujian, merasa tidak mampu, ingin menjadi yang dilupakan dan terlupakan. Doa Maryam, cara Allah menjawab doanya, membuat kita teringat lagi, Allah tidak selalu menjawab doa kita seperti permohonan kita. Karena Allah seringkali menyediakan jawaban doa yang lebih indah, lebih baik, entah itu di dunia maupun di akhirat kelak.


***

Hikmahnya, doa kita, mungkin tidak dijawab segera, dengan cara yang kita bayangkan, namun ujian itu akan menaikkan derajat kita dimata Allah. Allah menjawabnya, dengan caraNya, rencanaNya. Kita hanya perlu belajar lagi dan lagi untuk berbaik sangka kepada-Nya

Hikmahnya, akan ada saat dimana kita ingin lari dari masalah, menjadi terlupakan dan dilupakan. Saat-saat gelap dan menyakitkan itu, Allah Maha Mengetahui. Allah knows everytime you feel like giving up, Allah knows everytime you wish you're forgotten, your wish that your memory, the existence of you in people's memory to disappear. Allah tahu saat-saat itu. Bukan cuma tahu, Allah ada, dan akan membantumu melalui masa pedih itu. Innallaha ma'ana. Makna ma'ana bukan sekedar ada, tapi juga menunjukkan bahwa bantuan itu dekat.


Wallahua'lam.

***

PS: Terinspirasi dari video ustadz Nouman Ali Khan - How Du'a Works

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya