Follow Me

Sunday, February 2, 2014

Menulis : Meski Tak Memungkinkan

February 02, 2014 0 Comments

Bismillah...

Selalu ada hal-hal yang akhirnya mendesakku untuk menulis, di sini. Meski kondisinya sedang tak memungkinkan.

***

Aku pernah menulis dua kalimat di atas. Pasti bisa Bella! Semangat!

*seltalk

Kehidupanmu, lingkunganmu, kondisi dan situasi senantiasa berubah. Kamu hanya perlu mendengar lebih banyak, melihat lebih banyak, sehingga kamu dapat memahami. Dan saat kau paham, situasi ini berbeda dari yang pernah kau lalui, jangan takut. Jangan pernah merasa sendiri. InnAllaha ma'ana, Allah bersamamu, siap sedia membantumu. Kamu hanya perlu berjingkat, mempercepat langkah, berlari dan melompat. Kamu hanya perlu berlama-lama dengan Allah, meluangkan malam lebih banyak untuk menghadapNya, bukan malah pulas di atas kasur.

Zaman berubah, dan orang-orang pun akan berubah. Ingat lagi "Terbaik Untukmu" yang pernah kau tulis di sini. It means something for you. Let's do the best, then give the rest to Allah. He knows Best.

Allahua'lam.

Jika Kami Tersalah

February 02, 2014 0 Comments

-muhasabah diri, opini-

Bismillah

21. bila memang kami tersalah, sudi kiranya kami dinasihati, itu hak kami | begitulah akhlak seorang Muslim pada yang lainnya

22. bila memang kami tersesat, mengapa tiada tabayun (konfirmasi) kepada kami? | anggapan dan informasi sepihak bukanlah dalil
baca selengkapnya di sini (Ustad Felix Siauw)

***

Ini tentang harakah, organisasi. Tentang kita, yang seharusnya tidak perlu bertengkar.

Untukku terutama. Jika kita melihat ada kesalahan/kekhilafan dari teman kita yang qadarullah beda harakah, mari bicarakan dengan cara yang baik.

Untukku terutama. Jika hal itu adalah khilafiah*, maka nasihat tak perlu diperluas jadi perdebatan.

Untukku terutama. Tabayyun, karena bisa jadi, kesalahan itu hanya diangan kita, prasangka buruk yang dibisiki oleh setan.

Untukku terutama. Mari belajar toleransi, menghargai, dan memahami. Perbedaan harakah bukan berarti kita lantas memutus tali silaturahim.

Untukku terutama. Doakan ia. Karena lisan kita mungkin melukainya jika jalan 'debat' yang dipilih. Doakan. Biarlah Allah Yang Menguasai Hati, yang menuntun kita dan ia ke jalan-Nya.

Allahua'lam.

Labtek V ITB : Karena Sholatku

February 02, 2014 0 Comments
*gambar dari grup ASCII, taken by Azalea Fisitania (IF'11)

-muhasabah diri-
Bismillah..

Percakapan di selasar basdat labtek V ITB
A : "Eh... nggak tahu sih, gue nggak pernah ngulang"
B : "zzzz" ucapan kasar.
A : "soalnya gue sholat. makanya, sholat ya!"
B : "Iya ya, gue, C, D nggak pernah sholat soalnya" menyebutkan nama teman yg non-is.
A : iya, gue hoki nih. Soalnya sholat.


B : Kita harus sholat C, D biar kaya A, nggak pernah ngulang.

Saturday, February 1, 2014

Air : "Aku Pulang!"

February 01, 2014 0 Comments
Bismillah..

Aku memeluknya erat, takut kalau ia bermain air dan bajunya basah lagi.

"Mamaz badhe mriksani mawon", ujarnya kepadaku, enggan aku pegangi. Akhirnya aku melepaskan pelukanku, membiarkan ia dengan girang memperhatikan Mba Ati mencuci gelas-gelas.

Mamaz Tristan, usianya baru 4 tahun, dipanggil mamaz karena ia anak pertama. Di usia yang masih belia itu, manusia, anak kecil, selalu bisa tertakjub pada hal hal kecil. Mungkin karena matanya belum melihat sebanyak apa yang sudah kita lihat. Atau karena, pikirannya masih bersih, masih polos, sehingga ia masih bisa melihat hal-hal yang seharusnya bisa dinikmati. Semacam keajaiban kecil yang mungkin seringkali kita abaikan.

Siang itu sama Mamaz girang sekali melihat air sabun itu mengalir memasuki lubang pembuangan air. Ia berceloteh tidak jelas dalam bahasa jawa. Aku yang memang jarang menggunakan bahasa jawa, hanya menanggapi celotehnya dengan senyum. "Tristan lagi cerita, 'airnya pulang'." ujar Mba Ati, melihat kebingungan di wajahku. Aku tertawa dalam hati, apalagi saat Mamaz ikutan menjelaskan tentang itu, "ondung, mulih".

"Iyaa.. deneng toyane ondung kabeh ya?"
"ih.. ih.., ondung koh" 
"niku... ondung niku.."

Tuesday, January 7, 2014

Better Year With Quran

January 07, 2014 0 Comments

-Muhasabah Diri-

Bismillah..

"Selama ini hidup tanpa al-Qur’an, jatah usia makin sedikit, tabungan amal shalih masih sedikit, jaminan masuk surga tak ada di tangan. Sampai saat ini belum mampu tilawah rutin satu juz per hari, jangan-jangan Al-Qur’anlah yang tidak mau bersama dirimu karena begitu kotornya dirimu sehingga Al-Qur’an selalu menjauh dari dirimu." -Ust. Abdul Aziz Abdur Rauf

dikutip dari MQN Akhawat III

***

Acara Mukhayyam Al Quran Nasional Akhwat III, 26 November - 1 Desember 2013.

Dan aku saat itu... entahlah sedang sibuk melakukan apa. Mungkin sedang berjibaku dengan tugas-tugas kuliah.

Tulisan ini dibuat untuk mengingatkan diri. Bukankah resolusi tahun ini adalah tentang interaksi dengan Al Quran yang harus lebih baik?

***

Sudahkah Anda Memiliki Iman yang Cukup untuk Berinteraksi dengan Al-Qur’an?

Apapun bentuk interaksi kita dengan Al-Qur’an membutuhkan modal utama berupa iman yang kuat kepada Allah Swt. Sebaliknya, kedekatan kita dengan Al-Qur’an merupakan indikator keimanan yang baik.


-masih dari MQN Akhawat III

Allah... Jika masih diberikan cukup umur, semoga disempatkan mengikuti acara tempat para hafizhah Indonesi berkumpul. Aamiin.

Allahua'lam.

Wednesday, January 1, 2014

Ikrar 2014

January 01, 2014 0 Comments

-Muhasabah Diri-

Bismillah..

Sebelum membaca tulisanku, ijinkan aku mengutip kultweet dari @MuslimSTEI. Ada satu dua kalimat yang membuatku tercekat. Mungkin juga baik jika dibaca oranglain.

1 | Daripada habiskan waktu menunggu tahun baru percuma. Yuk baca quran atau denger murotal.
2 | Ketika waktu bergulir. Lambat laun memakan sisa umur kita.. apakah asa ini masih ada di dalam hati kita?  
3 | ": Tak perlu sibuk dan takut kehilangan jam 00 malam ini, tapi takutlah tak kebagian tahajjud saat diampuni dosa dan dikabulkan doa"
4 | Di penghujung malam ini, bnyak dari kita melambungkan asa. Mengapa tidak setiap malam, kita panjatkan doa?
5 | Di penghujung malam ini, bnyak dari kita melambungkan asa. Mengapa tidak setiap malam, kita panjatkan doa?
6 | Allahummaghfirli.. ampuni kami Ya Allah. Padahal Engkau memaklumi kesibukan kami di siang hari. (73:3)
7 | Maafkan kami, atas waktu yang lebih sering kami habiskan bersama gadget2 kami. Ketimbang bersama dengan Al Quran.  
8 | In syaa Allah. Yuk tekadkan! ": Yg udah lama ga baca quran bisa kok jadi . Yakin deh :)"
9 | Membersamai Al Quran itu.. artinya kita memegang buhul tali yang kuat.
10 | Saat yang lain limbung, digerus oleh zaman. Islam hadir dengan Al Quran, yang dijamin terjaga hingga akhir zaman.
11 | Pertanyaan selanjutnya, adakah kita termasuk mereka yg mmbersamai tahun ini dgn Al Quran?
12 | Jika sudah, mari bersyukur. Alhamdulillah, karena bantuan Allah, tahun ini aku diperkenankan mmbersamai Al Quran
13 | Jika belum, segera bertaubat. Ya Allah maafkanlah aku. Berikan aku kesempatan untuk mmbersamai Al Quran tahun dpn
14 | Mari sama-sama berikrar. Agar tahun depan interaksi kita dgn Al Quran lebih intens, lebih hangat.
15 | Jg berdoa agar Allah beri kkuatan untk mmbersamai AlQuran thn dpn & thn2 slnjutnya sampai ajal menjemput.
16 | Sekian untk malam ini. Jika msh trsisa umur, smg Allah bangunkan untk shalat malam. Jika tdk, smoga khusnul khotimah