Follow Me

Showing posts with label Gamais ITB. Show all posts
Showing posts with label Gamais ITB. Show all posts

Friday, August 17, 2018

Harusnya Fokus pada Isi Bukunya

August 17, 2018 0 Comments
Bismillah.

Tapi aku.. justru lebih tertarik pada nostalgia kenangan yang tersimpan di buku tersebut. 

***


Buku berikutnya, judulnya Mizanul Muslim. Direkomendasikan oleh Mba Nisaa Fatayah. Belinya di Yaquut Islamic Book Store. Gatau sekarang toko bukunya masih buka atau ga. Aku mulai baca dari halaman pertama lagi, kemudian menemukan jejak nerupa lingkaran dengan pensil pada beberapa kata, garis bawah masih dengan pensil pada kalimat tertentu, tanda tanya, dan tanda semisalnya. Sepertinya, sifatnya bukan sebagai highlight atau quote yang berkesan, tapi bagian yang perlu ditanyakan atau belum dipahami. 

khasyyah itu bisa diterjemahkan takut, tapi maknanya bukan cuma takut, jadi tetap ditulis setelah kata takut. 

Rasanya... jadi nostalgia, saat melihat tulisan kepemilikan, alamat yang tertera, oh.. aku beli buku ini pas aku tinggal di sana. Trus saat menemukan pembatas buku dari Yaquut, ada CP-nya, membuatku bertanya itu nomernya siapa ya? Masih bisa dikontakkah? Atau sudah tidak aktif? Apa itu nomer temenku? *Ga sampai cek kontak di hp sih, cuma bertanya-tanya aja.

Saat liat jejak pensil, dibuat kagum juga, sama rencana Allah, terhibur sendiri. Seolah, Allah memang merancangnya begitu, belinya saat itu, baca sebagian saat itu, lalu mulai membaca lagi saat ini. Kata-kata yang tadinya asing, sekarang aku sudah sedikit tahu artinya. Kalimat yang tadinya tidak aku pahami, sekarang cukup aku pahami. Alhamdulillah. Nikmat mana lagi yang kita dustakan? (':


Satu lagi, tiba-tiba ingin menyebut buku ini bak harta karun memori. Saat sekali lagi kutemukan pembatas buku, ukurannya kecil, tulisan yang tertera juga hampir tak terbaca. Membuatku tersenyum saat kemudian mengenali, kalau itu dari Annisaa Gamais.

***

Aku tahu.. harusnya fokus pada isi bukunya. Tapi aku tidak bisa menutupi perasaan tak deskripsikan, menimbulkan senyum, membuatku ingin menuliskannya. 

Waktu yang tidak genap sewindu itu, meski terdapat penyesalan di sana sini, sungguh penyesalannya semata karena dosa dan kesalahan diri. Selain itu, aku bersyukur atas setiap memori dan kenangan. Buku itu, buku bersampul keras *hard cover hahaa.. puitisnya gagal. Buku itu.. buku bersampul biru itu berhasil membuat hatiku ikut biru, bukan biru dalam bahasa inggris yang sering menjadi konotasi rasa sedih. Tapi biru, seperti birunya langit yang membuat ujung bibir kita refleks naik, melengkungkan senyum. Seperti birunya air lautan, tenang, namun berisi begitu banyak rahasia di dalamnya. 


Aku tahu.. harusnya fokus pada isi bukunya. Tapi.. izinkan aku menuliskan ini. Nanti, in syaa Allah aku tuliskan juga cuplikan isi bukunya.

Allahua'lam. 

Friday, October 28, 2016

Dulu Oasis, Sekarang Simfoni

October 28, 2016 0 Comments
#blogwalking

Bismillah.

btw, kemana ya slayer Oasis ku?
Benar! Kalau kamu memahami kata Oasis dan Simfoni dalam frame Gamais ITB. Benar! Benar juga kalau kamu memahami kata oasis dan simfoni dalam arti literalnya. Dulu oasis, sekarang simfoni. Nama kegiatan indah dan bermakna itu dulu Oasis, kalau ga salah kepanjangan dari apa.. tapi saya lupa. Hehe. Tapi yang jelas, perannya mirip dengan oasis yang ada di padang pasir, sejuk, menyejukkan, menghilangkan dahaga. Sekarang namanya Simfoni, juga kependekan dari apa.. tapi saya lupa, dan malas mencari di google. Hehe. Tapi yang jelas, nadanya mirip dengan simfoni, tersinegi. Oh jadi ingat suku kata "si" adalah wakil dari sinergi. Hehe.

Menulis ini, karena memori yang bangkit hasil membaca dan melihat slide foto Oasis 2011. Oasis terakhir yang kemudian bermetamorfosa menjadi Simfoni. Cek slide fotonya, di sini.

***

Saturday, October 8, 2016

Kuis MuSA

October 08, 2016 0 Comments
Bismillah.

logo MuSA dari twitter @musaitb yang terakhir update 2014 hhe

Belajar islam caranya ada banyak, dan salah satunya lewat kuis. Jadi ceritanya aku ngikutin Line LDW MuSA (Muslim SAPPK ITB), nah akun line MuSA termasuk yang sering aktif gitu. Kemarin malem gatau kenapa, adminnya mau bagi-bagi pulsa 10 ribu untuk dua pemenang, lewat apa? Lewat Kuis! Ini pertanyaannya:

1. Siapa nabi yang hidup walau ditelan ikan?
2. Provinsi apa di Indonesia yang diizinkan menerapkan sebagian Syariat Islam?
3. Apa makna hadits Muttafaq 'Alaih?
4. Dimana pulau mayoritas muslim Filipina tinggal?
5. Siapa pendiri Taliban?
6. Kapan tahun Sultan Suleiman 1 mengepung Vienna?
7. Ayat mana ini, "wa minal layli fatahajjad bihii naafilatallak..."?
8. Berapa sayap malaikat yang tertulis di Quran?
9. Siapa yang akan membunuh Dajjal?
10. Siapa panglima perang Ajnadin?

***

Tuesday, August 16, 2016

Thursday, October 1, 2015

Adakah Diri Telah Jauh Tertinggal?

October 01, 2015 0 Comments

-Muhasabah Diri-
 
Bismillah..

Judul asli:  Gulir Waktu di ITB, Perlombaan Mahasiswa ITB dengan Waktu
Ditulis tanggal: 30 April 2013
Untuk: Draft G-Newsletter April 2013

***

“Jika dahulu aku berteman dengan waktu,  maka sejak berada di ITB, waktu adalah rivalku.”

My rival: Time
Satu demi satu langkah yang kita ambil saat pendaftaran ulang mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung, kemudian mengantarkan kita ke dunia yang berbeda. Dunia, dimana waktu bukan lagi menjadi teman kita, ia adalah rival. Mulai saat itu, sadar atau tidak sadar, suka atau tidak suka, kita berlomba dengan waktu.

Tahun Pertama

Adapun waktu saat TPB, ia berjalan cepat. Sehingga tidak begitu sulit bagi mahasiswa ITB, untuk menyeimbanginya.

Berbeda dengan kampus lain, dimana setiap mahasiswa baru sudah mendapat jurusan. Di ITB setiap mahasiswa baru, harus merasakan tahun pertama yang sering di sebut TPB (Tahun Persiapan Bersama). Fungsinya sesuai dengan kepanjangannya, mempersiapkan mahasiswa baru sebelum nantinya akan masuk ke jurusan. Beberapa materi dasar seperti kalkulus, fisika dan kimia di berikan di tahun pertama ini. Selain itu, ini adalah masa mahasiswa ITB untuk mencoba mengikuti banyak unit. Mereka bilang, tahun pertama ini.. “Tahap Paling Bahagia” di ITB.

Tingkat 2

Di Tingkat 2, waktu mulai berlari kecil. Di masa ini, mahasiswa ITB ada yang ikut berlari kecil mencoba menyeimbangi, ada pula yang tidak sadar sehingga saat jarak terlanjur tercipta, mereka mulai terengah untuk menyeimbanginya.

Tuesday, January 6, 2015

I'm Introvert in Someway

January 06, 2015 0 Comments

Bismillah..



48. dlm hal mendapatkan ‘energi’. #introvert : menyendiri melakukan hal yg ia senangi. #ekstrovert : berinteraksi dgn banyak org
49. dlm hal komunikasi. #introvert : berpikir sebelum berbicara. #ekstrovert : berbicara sambil berpikir
50. dlm hal interaksi. #introvert : lebih banyak mendengar. #ekstrovert : senang berbicara
51. dlm hal ‘menjawab panggilan keramaian’. #introvert : bth diberikan alasan trlebih dahulu. #ekstrovert : langsung meluncur tanpa pertimbangan

Tuesday, October 7, 2014

Yuk Berkurban

October 07, 2014 0 Comments

Beli gadget canggih aja bisa,  masa Qurban nggak bisa? #YukBerqurban

Tanpa terasa lebaran idul adha sudah di depan mata, satu atau dua hari lagi kita akan melangkah masuk ke tanggal 10  Dzulhijjah. Bulan, yang keistimewaan super di 10 hari pertama-nya. Idul Adha merupakan salah satu dari dua hari raya umat Islam. Kalau kata mahasiswa, hari peningkatan gizi,  karena di hari-hari tersebut, kita bisa menyantap daging kurban.

Nah.. Better late than never, yuk kita ingat-ingat lagi hal-hal terkait Idul Adha!

Asal-usul, Nabi Ismail sebagai kurban Nabi Ibrahim - ujian keimanan

Mungkin sebagaian besar dari kita hafal latar belakang diperintahkannya ibadah kurban. Sebuah peristiwa yang mengharukan. Dimana seorang ayah, yang merindukan seorang anak, ketika sudah diberi anak justru harus meninggalkannya di mekah yang gersang. Dimana seorang ayah, yang merindukan seorang anak, ketika sudah bertemu lagi, justru mendapat wahyu untuk menyembelih putera tercintanya. Coba buka Quran surat As Shaffat ayat 102-107.

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 - 107]

Coba bayangkan apa perasaan Nabi Ibrahim saat itu. Saat akhirnya ia memutuskan untuk mengabaikan perasaan seorang ayah, demi menaati perintah Rabb-nya. Inilah esensi Qurban, kita berusaha mengiklaskan "dunia", untuk mendapatkan ridho Allah, dan mendapat balasan yang lebih baik, kelak di surga kelak. Mendengar kisah ini, tidakkah kita tergerak untuk menyisihkan sedikit uang saku dan berkurban? #YukBerqurban

Dalil dan Keutamaan berkurban

Dasar perintah berkurban ada di dalam Al Quran juz 30. Ada yang nggak hafal? Hehe

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya, Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan.” (QS. Al Kautsar: 2).

Syaikh Abdullah Alu Bassaam mengatakan, “Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan; Yang dimaksud dengan menyembelih hewan adalah menyembelih hewan qurban setelah shalat Ied”. Pendapat ini dinukilkan dari Qatadah, Atha’ dan Ikrimah (Taisirul ‘Allaam, 534 Taudhihul Ahkaam, IV/450. Lihat juga Shahih Fiqih Sunnah II/366). Dalam istilah ilmu fiqih hewan qurban biasa disebut dengan nama Al Udh-hiyah yang bentuk jamaknya Al Adhaahi (dengan huruf ha’ tipis)

Adapun salah satu keutamaanya dapat kita ketahui dari sebuah hadist,

Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]

Sudah tahu ilmunya serta keutamannya, lalu adakah lagi yang membuatmu ragu untuk mengamalkannya?  #YukBerqurban

Hewan yang utama untuk dikurbankan

Sudah berniat berkurban, dan bingung dalam memilih hewan kurban? #YukBerqurban

Hendaknya hewan yang diqurbankan adalah hewan yang gemuk dan sempurna. Dalilnya adalah firman Allah ta’ala yang artinya, “…barangsiapa yang mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah maka sesungguhnya itu adalah berasal dari ketakwaan hati.” (QS. Al Hajj: 32). Berdasarkan ayat ini Imam Syafi’i rahimahullah menyatakan bahwa orang yang berqurban disunnahkan untuk memilih hewan qurban yang besar dan gemuk. Abu Umamah bin Sahl mengatakan, “Dahulu kami di Madinah biasa memilih hewan yang gemuk dalam berqurban. Dan memang kebiasaan kaum muslimin ketika itu adalah berqurban dengan hewan yang gemuk-gemuk.” (HR. Bukhari secara mu’allaq namun secara tegas dan dimaushulkan oleh Abu Nu’aim dalam Al Mustakhraj, sanadnya hasan)

Diantara ketiga jenis hewan qurban maka menurut mayoritas ulama yang paling utama adalah berqurban dengan onta, kemudian sapi kemudian kambing, jika biaya pengadaan masing-masing ditanggung satu orang (bukan urunan). Dalilnya adalah jawaban Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya oleh Abu Dzar radhiallahu ‘anhu tentang budak yang lebih utama. Beliau bersabda, “Yaitu budak yang lebih mahal dan lebih bernilai dalam pandangan pemiliknya” (HR. Bukhari dan Muslim). (lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/374)

Tentang indahnya berbagi

Idul Adha selalu menjadi hari istimewa khususnya bagi umat muslim. Karena pada hari-hari itu, ada daging yang dibagi secara gratis kepada masyarakat. Maka mereka yang tidak biasa makan daging di kesahariannya karena masalah ekonomi. In syaa Allah, pada momen itu bisa masak daging.

Kurban itu, bukan hanya perihal kita berqurban dan kita mendapat pahala. Namun ini juga tentang indahnya berbagi, kebahagiaan ketika uang kita yang tak seberapa itu, bisa bermanfaat bagi orang lain. Memilih untuk berkurban, selain mendapat pahala tentu juga mendapat kebahagiaan sendiri karena bisa berbagi. Melukis senyum, orang-orang yang mendapatkan daging kurban dari kita. #YukBerqurban

Jadi, tunggu apa lagi?
Jika pada tahun-tahun sebelumnya, kita cuma bisa jadi penonton. Yuk, kali ini realisasikan niatk jadi muqarrib (baca: orang yang berkurban). Jika untuk beli handpone/gadget baru kita rela, seharusnya untuk yang satu ini kita lebih semangat. #YukBerqurban

Pssst.. Bagi kamu yang berniat berkurban. Jangan khawatir, Allah masih kasih kita kesempatan untuk berkurban sampai tanggal 13 Dzulhijjah

*sumber :

Wednesday, September 17, 2014

Will I Breath Again Tomorrow?

September 17, 2014 0 Comments
-Muhasabah Diri-

Bismillah..
Teman2.. In Sha Allah cica sekarang udah ga sakit.. Allah udh ngizinin cica ketemu Allah.. Makasih doa2 dari kalian ya.. Silahkan di Share :)

^Alif Hasna
Mohon doanya ya teman2

***

Alladzi khalaqal mauta wal hayata liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amala

"  [He] who created death and life to test you [as to] which of you is best in deed - and He is the Exalted in Might, the Forgiving - "

Why death was said before life?

***

Tuesday, February 11, 2014

Menggemakan Al Quran di Kampus

February 11, 2014 0 Comments
Propaganda OPOC #CintaiYangDekat
Gamais ITB
Bismillah...


Suasana CC Barat sore itu serupa dengan sore-sore lainnya, ramai oleh aktivitas mahasiswa. Beberapa forum memilih berada di sana. Rapat unit, atau bahkan kumpul TimSes. Ya, ITB memang sekarang sedang dalam fase PEMIRA.

Sebuah suara keras menghentaknya, berasal dari belakang tempat ia duduk. Refleks, ia menoleh. Kemudian dalam hati geleng-geleng kepala. *eh, bisa ya? geleng-geleng kepala dalam hati? Oke anggap saja bisa. Ia heran, bisa-bisanya bocah itu berseluncur dengan kedua lututnya di sini. Sekilas, ia melihat kaos pemuda tadi, sepertinya mahasiswa TPB atau Tingkat 2.

Ia kembali mengalihkan fokusnya ke pemimpin rapat, berusaha mencatat sayup-sayup penjelasan sang PJ. Entah suara si PJ yang terlalu lemah, atau karena sekitarnya yang terlalu bising. Usahanya untuk fokus, sekali lagi teralihkan. Ia melihat bocah yang tadi bertingkah 'aneh' duduk di depannya. Bukan depan persis, depan serong kanan. Bocah itu bersandar pada dinding CC Timur. Sampai di situ, sebenarnya tak ada yang istimewa. Sampai tangan kanannya mengangkat buku bersampul coklat mendekati wajahnya. Bukan, bukan sembarang buku bersampul coklat. Buku bersampul coklat itu adalah Mushaf Al Quran. Jika tadi bocah itu membuatnya geleng-geleng kepala dalam hati, kali ini bocah itu membuatnya tersenyum dalam hati. Membuat ia berbisik lirih dalam hati, "Allah...."

Wednesday, January 1, 2014

Ikrar 2014

January 01, 2014 0 Comments

-Muhasabah Diri-

Bismillah..

Sebelum membaca tulisanku, ijinkan aku mengutip kultweet dari @MuslimSTEI. Ada satu dua kalimat yang membuatku tercekat. Mungkin juga baik jika dibaca oranglain.

1 | Daripada habiskan waktu menunggu tahun baru percuma. Yuk baca quran atau denger murotal.
2 | Ketika waktu bergulir. Lambat laun memakan sisa umur kita.. apakah asa ini masih ada di dalam hati kita?  
3 | ": Tak perlu sibuk dan takut kehilangan jam 00 malam ini, tapi takutlah tak kebagian tahajjud saat diampuni dosa dan dikabulkan doa"
4 | Di penghujung malam ini, bnyak dari kita melambungkan asa. Mengapa tidak setiap malam, kita panjatkan doa?
5 | Di penghujung malam ini, bnyak dari kita melambungkan asa. Mengapa tidak setiap malam, kita panjatkan doa?
6 | Allahummaghfirli.. ampuni kami Ya Allah. Padahal Engkau memaklumi kesibukan kami di siang hari. (73:3)
7 | Maafkan kami, atas waktu yang lebih sering kami habiskan bersama gadget2 kami. Ketimbang bersama dengan Al Quran.  
8 | In syaa Allah. Yuk tekadkan! ": Yg udah lama ga baca quran bisa kok jadi . Yakin deh :)"
9 | Membersamai Al Quran itu.. artinya kita memegang buhul tali yang kuat.
10 | Saat yang lain limbung, digerus oleh zaman. Islam hadir dengan Al Quran, yang dijamin terjaga hingga akhir zaman.
11 | Pertanyaan selanjutnya, adakah kita termasuk mereka yg mmbersamai tahun ini dgn Al Quran?
12 | Jika sudah, mari bersyukur. Alhamdulillah, karena bantuan Allah, tahun ini aku diperkenankan mmbersamai Al Quran
13 | Jika belum, segera bertaubat. Ya Allah maafkanlah aku. Berikan aku kesempatan untuk mmbersamai Al Quran tahun dpn
14 | Mari sama-sama berikrar. Agar tahun depan interaksi kita dgn Al Quran lebih intens, lebih hangat.
15 | Jg berdoa agar Allah beri kkuatan untk mmbersamai AlQuran thn dpn & thn2 slnjutnya sampai ajal menjemput.
16 | Sekian untk malam ini. Jika msh trsisa umur, smg Allah bangunkan untk shalat malam. Jika tdk, smoga khusnul khotimah

Wednesday, December 4, 2013

Waqaf

December 04, 2013 0 Comments

Bismillah...


"Sebaik-baik manusia, adalah yang belajar dan mengajarkan al qur'an" perempuan itu menyemangati kami dengan sebuah hadis yang sudah cukup familiar.



Hari itu, berbeda dari jumat biasa-nya. Kami memang masih berkumpul di tempat dan waktu yang sama. Tapi jumat itu, kami mendapat teman baru. Tapi jumat itu, kami menyempatkan membahas sedikit tentang tahsin al quran. Saling sharing pengetahuan masing-masing. Sungguh, jumat itu, special. Semoga Allah memberikan keberkahan di setiap pertemuan kami, pekan lalu, pekan ini, dan pekan-pekan selanjutnya.



***

Jika membaca al quran, coba perhatikan... Ada huruf-huruf hijaiyah kecil yang biasanya diletakkan dibagian atas, tengah atau akhir ayat. Apa maksud dari huruf hijaiyah tersebut? *lihat posternya*

***

Saturday, November 23, 2013

FM

November 23, 2013 0 Comments


Bismillah...
Ibu Imam Al-Tsauri pernah menyampaikan kepada Al-Tsauri kecil,
”Wahai putraku, carilah ilmu dan aku akan mencukupimu dengan rajutanku.
Wahai anakku, jika engkau telah mampu menulis sepuluh huruf maka lihatlah dirimu.
Apakah bertambah baik cara berjalan, kelembutan dan ketenanganmu?
Jika tidak, maka ketahuilah sesungguhnya ilmu itu tidak memberi manfaat padamu.”
***

[FM]

Tuesday, November 5, 2013

Tentang Hikmah

November 05, 2013 0 Comments
-muhasabah diri-

Bismillah..
Dari kunjungan 1 jam malam ini, aku belajar, menarik hikmah. Belajar dari ratusan bintang dan langit malam. Belajar dari teman-teman GAMAIS yang memanaskan bumi kiara payung dengan kobaran semangat baru. Belajar dari sahutan takbir dan kepalan tinjunya ke langit.
Rabb, sungguh bumi dan langitMu, beserta seluruh isinya, sarat dengan hikmah. Maka jadikan aku, salah seorang di antara hambaMu, yang senantiasa bisa menarik hikmah-hikmahMu. Sehingga aku bisa masuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur..
- NAJ, dalam tulisannya Metanoia-horizon (2 of 2)

***

Wednesday, July 24, 2013

Rindu

July 24, 2013 0 Comments

Bismillah...

Perasaan menyesak itu. Sungguh sudah hadir jauh-jauh hari. Mungkin setelah aku akhirnya bulat memilih untuk pergi dari suatu organisasi. Dan sekelebat memori tentang organisasi yang lain menari-nari. Ah. Sungguh, aku rindu!

***
Dari Abu Hurairah r.a. menuturkan,

“Ada dua orang laki-laki dari negeri Qudha’ah yang masuk Islam di hadapan Nabi saw. Laki-laki yang pertama gugur sebagai syahid dalam peperangan bersama Rosululloh, sedang yang kedua wafat setahun sesudahnya. Tholha
h bin ‘Ubaidillah (salah seorang sahabat yang utama) berkata, ‘Aku bermimpi melihat surga, lalu aku melihat orang yang mati syahid itu didahului oleh temannya ketika masuk surga, aku heran karenanya. Keesokan harinya aku sampaikan hal itu kepada Rosululloh.

Beliau bersabda, ‘Apakah yang kalian herankan dari mimpi tersebut? Bukankah ia sempat berpuasa Romadhon setelah kematian temannya, ia pun telah sholat enam ribu rokaat atau sekian-sekian rokaat sholat sunnah?’

Para Sahabat menjawab, ‘Ya, benar!’
Maka Rosululloh bersabda, ‘Sesungguhnya perbedaan tingkatan antara keduanya lebih jauh dari jarak antara langit dan bumi’.”
[HR. Ahmad, dishohihkan al-Albani]

Wednesday, June 19, 2013

Publish Online Saja

June 19, 2013 0 Comments
Bismillah...

"Jadi kita mau publish online aja," ucap seorang teteh kepada adik juniornya, staff media di organisasi tempat ia mengabdi.

Yang diberitahu, hanya diam. Terlihat ragu untuk mengutarakan pendapatnya. "Tapi teh," akhirnya ia bersuara. Dijelaskannya pada teteh tersebut tentang perbedaan sasaran syiar online dan offline. Si teteh mengangguk setuju. Namun kembali menegaskan kepada adik juniornya, bahwa saat ini... dana menjadi kendala utama mengapa media yang sedang mereka bangun tidak bisa di cetak.

Wednesday, December 5, 2012

SALTO : Salman Home Tournament

December 05, 2012 0 Comments



Unit-unit salman dihujani medali emas, perak dan perunggu. Siang itu, Ahad 2 Desember 2012.. Di ruang GSG, para atlet berjejer untuk menerima medali dari Panitia Salman Home Tournament. Penyerahannya dilakukan Pengurus YPM Salman dan Ketua Pelaksana SALTO untuk yang ikhwan. Sedangkan untuk akhwat, oleh Bu Tatik (BRT Salman) dan Teh Ari (Manajer DMK).

Wednesday, November 28, 2012

Al Quran In Campus

November 28, 2012 0 Comments


Bismillah..

Damai kali rasanya, kalau Al Quran benar-benar berada di kampus. Menjadi bacaan yang tak kalah tenar dari Chemistry-nya Brady, atau Calculus-nya Purcell.

Indah sekali rasanya, kalau Al Quran benar-benar berada di kampus. Ah.. nggak kebayang rasanya. Jika tiap waktu nunggu dosen hadir, setiap mahasiswa membuka al quran, membacanya perlahan, penuh penghayatan.

Tapi yang lebih superb lagi, kalau Al Quran benar-benar berada di kampus. Setiap entitas kampus (*civitas kampus maksudnya), akan mencoba mengamalkan apa yang ada dalam Al Quran. :)) Maka tak akan ada banyak perselisihan, kalaupun ada maka akan dikembalikan pada Al Quran.

Al Quran In Campus, semoga segera datang masanya :))

***
"Manusia memiliki 5 kewajiban terhadap Al Quran, yaitu membacanya, menghafalkannya, mentadabburinya, mengamalkannya dan mengajarkannya. Sudahkah kita memenuhi kelima kewajiban ini?"*

#AlQuranInCampus

**TT hiks.. harus kujawab apa Ya Allah?

Wednesday, September 12, 2012

TPB STEI - Tahap Paling Bahagia STEI ITB

September 12, 2012 0 Comments

Bismillah..
I'm going to tell a little lot about TPB STEI, tahap paling bahagia di STEI :)

***
Masa Tahap Persiapan Bersama atau yang lebih sering disingkat menjadi TPB merupakan masa unik. Unik, karena tidak setiap mahasiswa baru di Indonesia merasakannya.

Seperti kata penyusunnya, TPB bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru sebelum memasuki jenjang program studi. Ngapain aja sih, di TPB?

Belajar Kalkifi (Kalkulus, Kimia, Fisika)  


“Kalkifi di TPB itu, kaya SMA kelas 13”, pernah denger kalimat yang senada dengan ini? Dulu, kata-kata tadi sering saya dengar dari senior. Sekilas memang benar, kebanyakan materi yang di ajarkan di kalkifi TPB pernah kita temui di SMA. Namun, di TPB.. materinya dibahas lebih mendalam dan kompleks. 

Di ITB sendiri, ada dua jenis kalkifi : A dan B. Bedanya apa? Kalo yang A katanya “lebih kompleks alias sulit”, kalo B “lebih sering pake bahasa inggris”. Dan beruntunglah di STEI, kalian akan ketemu kalkulus, fisika dan kimia A. 

Untuk tiga matakuliah di atas, kita harus hati-hati (jangan mengecilkan). Karena seringkali mahasiswa baru dibuat syok, mendapati nilai kalkifi mereka. Apalagi, nilai ini tidak hanya dilihat kita, tapi juga dilihat satu ITB (baca: nilai di pajang di mading prodi terkait). Nggak mau malu? Rajin-rajin belajar ya!

Belajar KU 

Selain, kalkifi. Ada juga kuliah umum yang harus kita pelajari. Yang termasuk KU ada TTKI (Tata Tulis Karya Ilmiah), Bahasa Inggris (CR - reading, WR - writing, PR - presentation), SAS (Sistem Alam Semesta) dan KPIP (Konsep Pengembangan Ilmu Pengetahuan).

Belajar Mata Kuliah Khas Fakultas/Sekolah 

Yang satu ini juga termasuk KU. Tapi matakuliahnya tergantung fakultas dan sekolah. Untuk STEI, kalian akan ketemu PTI A (Pengantar Teknologi Informasi A) dan DRE (Dasar Rangkaian Elektrik).

Berolahraga 

Masih termasuk kelompok KU. Olahraga, kuliah wajib bagi TPB. Bingung nggak waktu tahu di ITB ada kuliah olahraga? Berasa di SMA ya? Hehe J Iya, ITB menganggap olahraga adalah matakuliah yang harus ada untuk mahasiswa. Kan percuma punya mahasiswa pintar tapi sakit-sakitan.


Mengenal Prodi Lebih Dekat 

ITB tahu, anak SMA itu.. belum bisa kalau tiba-tiba langsung disuruh milih program studi. Bukannya kenapa-napa, pasalnya siswa SMA yang baru lulus biasanya hanya mengetahui sedikit sekali informasi tentang program studi yang ada. Mereka sulit membedakan program studi yang bidangnya mirip atau beririsan. Nah, TPB menyediakan waktu untuk kalian mengenal lebih jauh tentang program studi di fakultas/sekolah kalian. Untuk STEI, ada lima prodi yang bisa kamu ajak kenalan : EL (Teknik Elektro), IF (Teknik Informatika), ET (Teknik Telekomunikasi), EP (Teknik Tenaga Listrik), STI (Sistem Teknologi Informasi).

Others

Selain dunia akademik di atas, TPB juga sebuah momen yang tepat untuk mengikuti sebanyak-banyaknya kegiatan non akademik seperti unit dan kepanitiaan. Mumpung masih TPB, gunakan kesempatan ini untuk aktif di unit dan di kepanitiaan. Jangan sampai di TPB, kamu hanya berteman dengan Brady, Halliday dan Purcell.

Selamat menikmati Tahap Persiapan Bersama :) Jangan lupa nutrisi hati dengan ibadah, dan mengikuti kegiatan keislaman macam MSTEI ini..

Wallahu a'lam