*self-talk
Sekali-kali berhentilah. Berhentilah menulis. Jika yang kau tulis, tak lain hanya mencerminkan betapa lemahnya dirimu.
Daripada kau tulis unek-unek tak jelas yang menggumpal dan mengganjal hati. Lebih baik, kau coba syukuri hari ini.
Ya Allah.. Segala Puji Hanya UntukMu, karena pagi tadi.. kau masih memberi kesempatan padaku, untuk terbangun, dan menghirup oksigen..
Ya Allah.. Segala Puji Hanya UntukMu, yang telah merencanakan hari yang begitu indah untukku. Yang telah mengajarkanku ilmu dengan hikmah.
Ya Allah.. Segala Puji Hanya UntukMu, yang selalu membuka pintu taubat, sekalipun kepada manusia hina dina lagi berlumur dosa seperti hamba..
Ya Allah.. Segala Puji Hanya UntukMu, atas mata, tangan, kaki, kulit, jari, dan segala nikmat yang seringkali kudustakan..
Ya Allah.. Segala Puji Hanya UntukMu, Sungguh,.... Segala Puji Hanya UntukMu.
Ya Allah.. Segala Puji Hanya UntukMu, yang apabila kuberdoa "Tunjukkan kami jalan yang lurus" dengan sungguh-sungguh.. maka engkau akan memperkenankan dan mengabulkan doa ku. :)) Insya Allah. Karena aku tak boleh ragu pada janjiMu. :))
Apakah Aku Lebih Mencintai Rezeki daripada Ar-Razzaq?
-
Dalam hidup, kita sering ngejadiin rezeki sebagai tujuan,padahal rezeki tu
cuma alat. Ar-Razzaq ngasih kita rezeki, sebenarnya bukan agar kita
mencintai ...
2 weeks ago





bersukur itu senjata ampuh untuk bahagia :)
ReplyDelete:)) setuju^^
ReplyDelete