Follow Me

Showing posts with label syukur. Show all posts
Showing posts with label syukur. Show all posts

Saturday, May 24, 2025

Draft Lama, Haruskah Diselesaikan?

May 24, 2025 0 Comments

Bismillah.

 

-Muhasabah Diri-

 

 

Draft November 2024, yang tidak jadi kuselesaikan karena saat itu aku pikir, aku gak berhak untuk bercerita tentang sisi yang mungkin ia tidak ingin banyak orang yang mengetahuinya.

 

Mei 2025. Sudah setengah tahun berlalu. Aku teringat lagi draft ini. Sepertinya, aku harus menuliskannya. Bukan untuk menyebar aibnya, tapi sebagai pengingat untukku. Untukku yang sedang jauh tenggelam, memilih untuk tutup mata dan menjalani hidup sekedar hidup, melupakan visi misi yang sebenarnya sudah ketemukan, namun kemudian aku kalah sebelum banyak bekerja dan berusaha.

 

Malam itu, aku terbangun, dan mendapatinya masih sedang kondisi tidak baik-baik saja. Bagaimana aku tahu? Karena di malam yang sunyi, kudengar dari kejauhan suaranya menggema dari dalam rumahnya yang besar, kemudian terbawa angin dan sampai ke kamarku, yang letaknya tepat di sebelah rumahnya.

 

Sudah sejak sore, ia begitu. Sempat ditegur tantenya yang datang dari kecamatan sebelah untuk masuk rumah. Masih dengan amarah ia berbicara sendiri dan masuk rumah membanting pintu. Sejak sore itu, ia masih belum berhenti bercakap sendiri antara ia dengan siapapun yang ada di kepalanya, suaranya lantang dan penuh emosi, aku tidak menangkap kata perkata, tidak jelas terdengar, tapi nada dan intonasinya begitu jelas. Aku teringat memilih untuk menutup telinga dengan earphone, karena tidak ingin terlalu memikirkan hal tersebut.

 

Tapi malam itu, saat terbangun dan masih mendengar suaranya, aku dibuat bertanya-tanya... bagaimana bisa diri ini memilih untuk tenggelam dalam distraksi, ketimbang memperbanyak syukur dengan lebih banyak berkarya dan memberikan manfaat untuk orang lain? Lihatlah bagaimana orang lain diuji... tidakkah kamu bersyukur dengan kesehatan mental dan jasmani yang Allah berikan? Dengan apa kau tunjukkan rasa syukurmu? 


***

 

Instead of trying to tell her story from unknown pov like me, I think it's better to just reflect and try to take lesson for myself instead.

 

It's raining hard tonight, she's no longer stay beside our home. Her relatives took her to other place get some therapy. I just wish she get the right treatment there. My imagination took me to negative thinking, what if they go to the wrong place, and it just make her condition worse? But who am I? Let's just discard those negative thinking, and pray instead. 


Thanks to her, cause she remind me to become more grateful. 

and thanks to Allah, for every little and big things.. yang belum bisa kusyukuri dengan benar dan baik.

 

Sekian. Wallahua'lam.

Sunday, April 8, 2018

But You Give It Up

April 08, 2018 0 Comments
Bismillah.
"You have all the ability to do many things, but you give it up"
Salah satu quotes yang aku dapatkan dari seorang adik. Aku menyebutnya lemon, atau strawberry ya? hehe. Salah satu dari buah itu.

Kami baru pernah bertemu dua kali. Ya kemarin, hari kedua kami bertemu. But she gives me the bright side of her, despite what had happened to her. And that's maybe the reason I know Allah want me to learn something from her.

***


Maybe she's right, that I give it up, cause I choose to keep standing in this comfort zone. Yes she's right, I don't do justice to the ability I have, to the potential Allah has given me. Cause actually I'm scared to even start something.. I'm afraid I can't take the responsibility for what I've start. So I choose to start nothing.

***

She said it takes time. I do believe that too.

Aku sekarang, cuma harus berusaha lebih keras lagi, mendorong diriku, agar potensi yang Allah anugrahkan di diriku dapat aku gunakan untuk mengabdi padaNya, serve His Deen.

That's what it takes to be grateful right? Bersyukur itu mendayagunakan nikmat, kalau kata ustadz Salim A. Fillah. (:

I still learn, and will always learn.

***

Untukku: No you don't give it up. You shouldn't give it up.

Untukku: I won't give it up. In syaa Allah.

***

Semoga kita termasuk hamba-hambaNya yang pandai bersyukur. Allahumma a-inna 'ala dzikrika wa syukrika wa husni ibadatik. Aamiin.

Wallahua'lam

Monday, October 9, 2017

When It's Lost

October 09, 2017 0 Comments
Bismillah.
-Muhasabah Diri-

Ada kutipan yang mengatakan bahwa manusia pada umumnya, sering melupakan betapa berartinya nikmat yang Allah berikan kepadanya, sampai Allah ambil nikmat tersebut.
We often forget how meaningful something is, until we lost it. (anonim)
Semoga kita bukan termasuk yang seperti itu. Meski pasti pernah terjadi, kita pernah menjadi bagian dari mayoritas manusia seperti itu. Manusia, yang sedikit bersyukur. Aku mungkin juga salah satunya TT

Kita sering lupa nikmat mata yang melihat jernih, sampai kita diharusnya memakai kacamata minus/plus. Kita sering lupa nikmat bisa berjalan, sampai kaki kita terluka sehingga kita harus berjalan dibantu kruk atau tongkat. Kita sering lupa nikmat bisa bernafas, sampai penyakit asma menjangkit tubuh kita. Kita sering lupa nikmat menghirup nafas dengan lega lewat hidung, sampai flu mewarnai hari kita. Kita sering lupa nikmat makan tiga kali sehari, sampai kita terpaksa berada di situasi hanya bisa makan satu kali sehari.

Kita sering lupa ..... Lupa untuk mensyukuri begitu banyak nikmat lain yang Allah berikan. Orang-orang yang kita sayangi, teman yang mengajak kepada kebaikan, lingkungan yang kondusif, waktu luang, hati yang sehat, iman yang masih tertanam di hati kita, dan begitu banyak nikmat lain yang tidak bisa kita sebut satu persatu.

***


Semoga kita termasuk pengecualian dari kebanyakan manusia, yang banyak mengeluh saat susah dan pelit saat diberi kemudahan. Semoga kita termasuk yang "minimal" bisa memenuhi syarat orang-orang yang shalat. (cek QS Ma'arij). 

Allahummaj'alna minal mushollin. Allahumma a-inna 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatik

Allahua'lam.

Wednesday, August 23, 2017

Makan Teratur, Jaga Kesehatan

August 23, 2017 0 Comments
Bismillah.


Suatu sore beberapa menit sebelum magrib, "Hari ini di kosan aja? Makan apa?" suara dari speaker diatas layar hp. Yang ditanya menjawab.

"Tapi malam pastiin makan nasi ya. Kemarin pagi Mba telpon Mamah, katanya kamu harus diingetin makan. Ada berita mahasiswi yang ga makan, mag 4 hari smpe meninggal." suaranya bergetar, terdengar jelas dari speaker kecil itu.

***

Suatu siang, membaca barisan pesan yang masuk dua menit sebelum jam 6. Empat enter. Pertama salam. Kedua tanya kabar.

"Udah beberapa malem ini aku berturut-turut mimpiin  kamu looh"
"Coba selalu laporan ke mamah klo udah di kosan"

***

Dua kejadian, pertanyaan, penyataan, kata, kalimat, sosok yang mengucapkan, sosok yang mengirim pesan.

Satu lagi. Hari ini. Hm... Semuanya mengingatkanku, agar makan teratur dan jaga kesehatan. Aku dibuat tersenyum juga berkaca-kaca. Nikmat ini.. aku.. aku masih harus belajar untuk mensyukurinya. Banyak yang terbaring dan tidak mampu melakukan apa-apa. Banyak yang harus memakai kaca mata, agar pandangannya jelas. Banyak yang menggunakan kursi roda, atau kruk untuk berjalan.

Kamu? Stop letting those negativity infect you. See the big picture, widen your view. Please..

***


Udah makan? Jangan lupa makan. Miss you all. - tambahan 23 Agustus 2017 dari blog The Magic of Rain.

***

Allahumma a-inna 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatik.

Allahua'lam. 

***

PS: Kok aneh, kenapa jadi ke-up ya? Apa emang ini draft? Perasaan dulu udah pernah di publish deh. Yaaaah..... atau ini salah satu post yang aku publish trus balikin ke draft lagi? Trus ini jadi ke publish lagi? Sedih, pengennya tahu kapan tulisan ini di tulis. Barusan cek percakapan dengan kakak. Juli akhir bulan. hm.

Wednesday, January 4, 2017

Transportasi : Nikmat yang Terlupa

January 04, 2017 0 Comments
#blogwalking

Bismillah.

macam-macam alat transportasi
Jangan bosen ya, baca tulisan dengan tag blogwalking, baca kutipannya, lalu meluncur ke link tersebut.
Di tempatku sekarang, lazim melihat keluarga yang datang berobat dengan mobil bak terbuka. Bila anggota keluarga yang sakit kesulitan untuk duduk, ia dibaringkan di bagian belakang mobil yang diberi alas tikar seadanya.

Pemandangan semacam itu selalu membuatku menghela napas..

Bila tidak ada mobil, anggota keluarga yang sakit dibawa dengan motor, diapit 2 orang–sang pengendara dan satu orang di bagian paling belakang.

Dengan kondisi sedemikian, mereka harus menunggu beberapa waktu bila hujan tiba-tiba menderas.

Salah satu permasalahan yang nyata kamu temukan di daerah-daerah tertinggal adalah keterbatasan akses transportasi. Di daerahku kini ada sebuah angkot biru bertrayek panjang dan mobil bak terbuka berwarna hitam yang diberikan semacam tenda sebagai angkutan umum; namun keduanya hanya menjangkau jalan-jalan besar.
- Jalan Raya di Sini, Angin Venus
***

Saturday, December 17, 2016

11 Hal Yang Tidak Bisa Diubah

December 17, 2016 0 Comments
#blogwalking
Bismillah.
 
 
Masih dari medium. Kali ini membahas tentang beberapa hal yang kita ga bisa kekeuh, karena memang ada hal-hal yang harus diterima. Aku akan coba ngetranslate, meski ga janji bisa enak dibaca hehehe.

.....but the fact is, there are some things you just can’t change, no matter how hard you try. In fact, continuing to beat your head against the wall is… well, not very effective, and pretty painful. So cut it out, would you?
- Larry Kim, "11 Things You Can’t Change, So Quit Wasting Your Time Trying"
Apa aja kesebelas hal tersebut?




1. Kamu memiliki tanggung jawab terhadap seseorang

Kamu bertanggung jawab atas dirimu sendiri, ga bisa nggak. Setelah baligh, semua perbuatan yang kamu lakukan, akan dipertanggung jawabkan, bukan ibu atau ayahmu. Itu yang aku tangkep, kalau penjelasan asli yang di sana, aku kurang ngerti. Aku kutip ya bahasa inggrisnya.
Probably a lot of someones, depending on where you are in your life. It can be tempting to take shortcuts, bend the rules or stretch your ethical boundaries in the pursuit of what you think is the ideal outcome, but we all answer to someone at some point (that is, if answering to yourself isn’t scary enough). 
- dari tulisan yang sama
2. Hidup Kita Sementara, Tidak Kekal

Friday, October 28, 2016

Feeling Blessed

October 28, 2016 0 Comments
Bismillah.

Hanya ingin berbagi, apa yang membuatku feeling blessed. Salah satu nikmat yang entah mengapa akhir-akhir ini hadirnya terasa begitu menyentuh. *mungkin karena diri sedang buruk menjalin ukhuwah hehe.

rasanya? mungkin seperti berada di taman bunga, betapa dikelilingi bunga-bunga jelita, membuatku merasa ikut cantik^^

Nikmat berada di antara orang-orang sholeh. Ini yang ingin aku bicarakan. 

Mungkin kau merasa aku lebay, berlebihan, tapi ini yang aku rasakan. Sekedar terhubung lagi dengan kawan sholihah yang lama tak jumpa, somehow menimbulkan kaca di bola mataku. Betapa sekedar sapaan mereka, efeknya sangat besar untukku. Betapa sekedar sapaan mereka menjadi pengingat untukku, menjadi bara yang menghangatkan hati yang telah lama beku.

Friday, September 16, 2016

Marathon, Sprint, dan Kerja Otak yang Impulsif

September 16, 2016 0 Comments
#blogwalking

Bismillah.
marathon : lari jarak jauh

Pertama, sadari bahwa hidup ini adalah marathon, bukan sprint. Saat ini mungkin kamu sedang kalah dari teman-temanmu, tapi bukan tidak mungkin ke depannya kamu bisa jadi yang mereka pandang tinggi kan? Kedua, meski kamu sudah lebih tinggi pada akhirnya, janganlah menjadi jumawa karenanya. Toh, semua itu selalu karena izin Tuhan kan? Ketiga, setiap orang itu punya fungsi masing-masing, jadi ditinggikannya kamu dibandingkan orang lain itu pasti punya maksud tersendiri. Pun demikian halnya dengan dijadikannya kamu lebih rendah dari orang lain.
- Belajar Bersyukur di JurnALIsme
 ***

Sebelum kutipan di atas, penulis meng-italic-kan sebuah kalimat. Stop comparing yourself to others.

Tentang comparing, perbandingan, yang kita lakukan diri kita pada orang lain memang selalu memiliki dua hasil yang berbeda motivasi atau demotivasi. Bagaimana memandang ke bawah bisa membuatmu bersyukur sedangkan memandang ke atas bisa jadi membuatmu kurang bersyukur. Atau di sisi lain, memandang kebelakang merasa cukup dengan kecepatan lari saat ini, sedangkan memandang ke depan membuatmu termotivasi untuk menambah kecepatan lari.

Thursday, September 15, 2016

Dear You, Who are Struggling

September 15, 2016 0 Comments
#blogwalking

Bismillah.

struggling means progressing?
Dear friend, have faith, take the steps to know your Creator. He knows you intimately and He will not disappoint you. God’s mercy is more than seventy mothers’. He may have sent you comforts in ways you never even recognized. Reflect in His signs and relish in His glory. God is perfect and humans are not. Embrace your imperfection and yearn to be reunited with God, the Eternal the Everlasting.
“Patiently, then, persevere – for the Promise of Allah is true, and ask forgiveness for your faults, and celebrate the praises of your Lord in the evening and in the morning.” (Quran 40:55)
Peace,
From A Person Who Continues to Struggle
- dari salah satu tulisan di section Personal Experience WhyIslam?
***

Monday, September 5, 2016

Bersyukurlah Wahai Diri 2

September 05, 2016 0 Comments
-Muhasabah Diri-

#blogwalking

feeling blessed read your blog
Bismillah. Masih pengingat umum yang sama untuk diri penulis. Bersyukurlah! Izinkan kukutip tulisan indah, salah seorang ukhti yang sudah lama tak berjumpa.

***

Terkadang apa yang orang lain katakan pada diri kita dengan label “keberuntungan” atau serupanya, justru bukan hal yang kita rasakan. Saya sulit membedakan kondisi seperti apa yang membuat saya lebih baik atau lebih beruntung dari orang lain.
“Kamu beruntung karena sudah menemukan jurusan yang kamu cintai”
dan saya hanya diam dan membatin “Dan kamu sudah menemukan pekerjaan yang kamu inginkan”
“Kamu beruntung karena kamu bukan orang yang mudah iri dengan pencapaian orang lain”
dan saya terdiam, Tapi karena itu saya tidak mudah termotivasi, dan itu menyedihkan. Saat seharusnya saya tergetar dan terpecut untuk menghapal Qur’an karena teman-teman terdekat saya melakukannya, motivasi itu tidak lantas datang begitu saja. Saya bersyukur karena dengannya rasa iri dan dengki itu tidak mudah hinggap, tapi terkadang saya terlalu tidak peduli bahkan untuk motivasi kebaikan sekalipun.
-Teh Zainab dalam tulisannya "Bersyukur"
***

Ada beberapa kutipan contoh lain tentang ucapan orang lain, dan  bagaimana diamnya penerima ucapan menanggapi dalam hati. Di akhir tulisannya, ukhti yang mirip sama sahabat terdekatku ini mengutip perkataan Al-Manshur Saifuddin Qalawun, "Kami tak tahu, ini rahmat ata musibah. Kami hanya berprasangka baik kepada Allah."

Jika baru pernah baca kutipan tadi, mungkin maknanya agak samar. Tapi jika engkau baca kisah dibalik kutipan itu di buku Dalam Dekapan Ukhuwah-nya Ustadz Salim, in syaa Allah akan lebih mengena[1][2].

Tuesday, August 16, 2016

Bersyukurlah Wahai Diri!

August 16, 2016 0 Comments
-Muhasabah Diri-





Bismillah.

bersyukur, bersyukur dan bersyukur


Nasihat yang sama, yang pertama dibaca dari postingan seorang ukhti di sebuah sosmed. Nasihat yang sama, yang kedua diucapkan seorang dosen di ruang kerjanya.

Nasihat yang sama... yang mungkin berulang kali kudengar, dan kubaca. Tapi memang diri ini pelupa, harus sering diingatkan. Karena terkadang apa yang kubaca sekedar mampir ke otak namun tidak turun ke hati. Tapi memang diri ini pelupa, harus sering diingatkan. Karena terkadang apa yang kudengar sekedar melewati telinga tidak naik ke otak apalagi turun ke hati. 

#selftalk





Wahai diri! Bersyukurlah. Bagimu mungkin hanya sepasang sepatu biru, namun bagi orang lain, "itu" adalah gedung biru nan megah.

Wahai diri! Saat ini, kau hanya sedang berputar-putar dan berfokus di zona masalah. Kau perlu melebarkan pandanganmu agar tidak lagi berputar-putar, agar bisa melihat zona solusi di ujung sana.

Allahua'lam

Sunday, July 5, 2015

Kemampuan Bahasa Kita

July 05, 2015 0 Comments
Bismillah.

Pernahkah kita merasa begitu takjub pada kemampuan bahasa kita? Kemampuan yang diajarkan Allah kepada Nabi Adam?

diambil dari sini
***

Karena kemampuan bahasa ini kita gunakan sehari-hari, kita jarang merasa takjub. Kita hanya takjub pada anak kecil, balita yang baru bisa berbicara dan mengerti kata-kata orang disekitarnya. Kita takjub, karena anak sekecil itu kita tahu awalnya hanya bisa menangis, tapi sekarang ia bisa mengenali kata-kata dalam sebuah bahasa, meski dengan keterbatasan lisannya yang masih begitu muda.

Aku juga begitu, aku sebelumnya jarang-jarang menyadari keajaiban kemampuan kita berbahasa, namun sebuah hal kembali mengingatkanku.

Beberapa waktu yang lalu, aku mulai tertarik mendengarkan ceramah dari ustadz-ustadz luar negri yang menggunakan bahasa Inggris. Awalnya begitu sulit menangkap kata-kata mereka jika tanpa subtitle bahasa indonesia. Namun aku ingin mendapat 2 ilmu sekaligus, isi ceramah dan juga belajar listening bahasa inggris, jadi aku paksa diriku mengakses video tanpa subtitle. Di awal-awal untuk memudahkanku menangkap apa yang pembicara sampaikan, aku biasa menggunakan fasilitas caption yang biasanya secara otomatis di create youtube menggunakan mesin Natural Language Processing (*asumsi hehehe).

Wednesday, April 1, 2015

The Moment I'm Ready to Quit

April 01, 2015 0 Comments
-Muhasabah Diri-
Bismillah..



"The moment you're ready to quit is usually the moment right before the miracle happens." (anonim)

Detik-detik kemarin malam, adalah detik saat aku hendak memutuskan berhenti. Berhenti menjadi anggota grup kompilasi 50 hari. Aku berhutang tujuh tulisan dan dua tugas. Rasanya tidak mungkin jika harus menyelesaikannya malam itu.

I was ready to quit that night.

***

Monday, March 2, 2015

Katakan Tidak

March 02, 2015 0 Comments
-muhasabah diri-


Bismillah

Katakan tidak... pada NARKOBA!
Katakan tidak... pada KORUPSI!
Katakan tidak... pada....

***

Ya, katakanlah tidak pada hal-hal yang lain yang mengusik diri dari prioritas awal kita. Somehow this quote stab me to the heart *lebay.

Thursday, September 25, 2014

High Heels

September 25, 2014 0 Comments

Bismillah.

Silahkan dipilih mau menonton video atau membaca penjelasan ringkas di postingan ini. Dua-duanya juga boleh. Tentang efek berbahaya menggunakan high heel.
***

Wednesday, September 17, 2014

Will I Breath Again Tomorrow?

September 17, 2014 0 Comments
-Muhasabah Diri-

Bismillah..
Teman2.. In Sha Allah cica sekarang udah ga sakit.. Allah udh ngizinin cica ketemu Allah.. Makasih doa2 dari kalian ya.. Silahkan di Share :)

^Alif Hasna
Mohon doanya ya teman2

***

Alladzi khalaqal mauta wal hayata liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amala

"  [He] who created death and life to test you [as to] which of you is best in deed - and He is the Exalted in Might, the Forgiving - "

Why death was said before life?

***

Monday, July 7, 2014

Tentang Jodoh

July 07, 2014 0 Comments

-Opini-

Bismillah..

Karena kita tidak tahu kapan ia hadir. Yang kita tahu, Allah telah menuliskannya di sebuah buku. Namun kita belum tahu siapa dia, dan bagaimana pertemuan kita dengannya nanti.

Tuesday, July 1, 2014

Ramadhan Tanpa Suara Adzan

July 01, 2014 0 Comments


-Muhasabah Diri, Peduli Ummah-

Bismillah...

Pernahkah kita membayangkan Ramadhan tanpa suara Adzan? Padahal di bulan ini, pintu-pintu Surga dibuka dan pintu Neraka ditutup.

Pernahkah kita membayangkan Ramadhan tanpa suara Adzan? Padahal di bulan ini, masjid akan semakin ramai. Jauh lebih ramai dari hari-hari biasa.

***

Tapi ini bukan sekedar pengandaian. Ini benar-benar terjadi.

Aleppo, sebuah kota di Suriah. Ramadhan kali ini di Aleppo hening, karena tidak ada azan yang terdengar.

***

Allah.. berikan keberkahan Ramadhan ke semua muslim di seluruh penjuru Dunia. Lindungi mereka. Jaga Mereka. Jaga keimanan mereka.

Allahu musta'an.

sumber berita : Dakwatuna

Monday, February 10, 2014

Berserah dan Bergantung Hanya Kepada-Nya

February 10, 2014 0 Comments
 

-muhasabah diri-

Bismillah..

Sebuah email siap di kirim, namun sebagian hatinya tidak rela sebuah klik mouse melayangkan email itu kepada asisten praktikumnya.

"Tapi aku hanya perlu 39 untuk bisa lulus,"
"Kau mau berharap pada asisten itu? yang menentukan lulus atau tidak itu bukan dia"
"Tapi jika kau tak bisa mencapai 39, kau harus mengulang tahun depan"
"Jika memang itu yang IA takdirkan padamu, bukankah itu yang terbaik untukmu?"


Cepat-cepat gadis itu menutup web browser di laptopnya. Bendungan air itu ambruk, aliran air hangat kembali membasahi pipinya. Allah... maafkan aku.

***

About this Ayat

"Allahu ahad, Allahu shomad"

Allahu shomad, artinya... Allah tempat bergantung. Tempat engkau meminta, tempat kau kembali.