Follow Me

Tuesday, June 25, 2013

Kebenaran Berasal Dari Hati?

Bismillah..
pd dasarnya teologi/akidah itu berasal dr hati, sifatnya subyektif (kebenaran orang yg satu berbeda dg kebenaran orang lain), sementara muamallah itu berasal dr akal, sifatnya relatif obyektif karena bersifat empirik (diterima oleh panca indra), kebenaran yg diterima satu orang jg utk semua(contoh, hukum positif).
--kutipan komentar di jejaring sosial.
Rasanya, sembilu, perih, membaca komentar di atas. Kalau mau mengikuti keinginan hati, ingin sekali langsung saya sanggah kalimat itu. Namun pedebatan di sana, sudah cukup panas, untuk ditambahi komentar dari orang bodoh macam saya.

***

Kawan.. kebenaran itu, baik secara teologi maupun muamalah, sifatnya tidak relatif. Bukan ditentukan oleh hati. Bukan pula, ditentukan oleh kebenaran yang diterima semua orang/hukum positif.

Kebenaran itu cuma 1. Datangnya dari Allah. Dijelaskan kepada manusia, melalui Al Qur'an dan sunnah Rasul.

Hm.. ijinkan aku cukupkan tulisan ini. Mari berkaca, sudahkah benar pemahaman kita terhadap Islam. Sudah benarkah akidah kita?

Allah... Ya Muqalibal Qulub.. Tsabbit Qalbi 'aladdinik.

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya