Follow Me

Friday, July 5, 2013

Menulis : Tema Yang Ditentukan

Bismillah...

Dan deretan tema, yang meminta untuk diurai. Dan barisan kata yang diminta dimunculkan. Dan waktu, yang tak pernah tidak bergerak. Dan diri, yang lebih tertarik menulis yang lain.

Hm.. mencoba belajar untuk profesional dalam menulis. Bahwa tidak semua yang kita tulis, selalu yang kita ingin tulis. Terkadang, kewajiban-kewajiban memaksa kita untuk menulis dengan tema tertentu.

***

Jadi ingat waktu pertama kali mengikuti lomba menulis*. Waktunya saat itu hanya 120 menit (kalo ga salah inget). Bekal kami (peserta), hanya beberapa lembar folio dan alat tulis. Hanya itu. Masing-masing dari kami masih belum memikirkan jalan cerita. Tema cerpen yang harus kami tulis diberikan on the spot.

Tema yang diberikan saat itu, tentang perjuangan yang akan berbuah manisnya kebahagiaan. Aku saat itu, masih penulis pemula, beginner. Yang aku ingat, aku saat itu cuma berusaha menentukan jalan cerita. Menggali dari beberapa cerpen yang pernah aku baca. Hingga akhirnya, tanpa terasa jemariku mengalir menuliskan kata demi kata, kalimat demi kalimat, dan paragraf demi paragraf. Berusaha sebisa mungkin menuliskan dengan tulisan yang rapih, karena beberapa tahap pelatihan sebelum lomba, aku sempat dikritik guruku perihal kerapihan tulisan. ups!

Terakhir sekali, kupilih sebuah judul untuk tulisan pendek itu. Surau Kecil Terangi Getir di Hati.

***

See? Kamu pernah melewati masa-masa itu. Masa dimana diri dipaksa menulis dengan tema yang ditentukan oleh orang lain.

See? Kamu pernah melewati masa-masa itu. Masa dimana diri bisa selesai merangkai alur cerita, kemudian sampai meletakkan judul di tulisan tersebut.

See? Remember?

Ayo semangat! Aku tahu, kita semua tahu.. ini tak mudah, tapi BISA! Tapi BISA!

Allahua'lam bishowab.

*saat duduk di kelas 8 SMP.

No comments:

Post a Comment

ditunggu komentarnya