Follow Me

Showing posts with label terbata. Show all posts
Showing posts with label terbata. Show all posts

Friday, May 29, 2015

Single Fighter, Doa, dan Cedera Main Futsal

May 29, 2015 0 Comments
Bismillah.

Maaf judulnya pasti membuat pembaca bingung, karena memang ketiga frase tadi sekilas tidak berhubungan. Tapi di satu dua hari yang penuh hikmah, aku menemukan hubungannya.

sumber gambar
***

Menempuh jalan yang sunyi membuat diri seringkali berfikir bahwa saat ini masih sendiri. Masih jadi single fighter, di medan perjalanan yang menanjak dan berbatu. Dan pikiran itulah yang membuat diri sedih, dan mencari teman seperjalanan.

Wednesday, April 1, 2015

The Moment I'm Ready to Quit

April 01, 2015 0 Comments
-Muhasabah Diri-
Bismillah..



"The moment you're ready to quit is usually the moment right before the miracle happens." (anonim)

Detik-detik kemarin malam, adalah detik saat aku hendak memutuskan berhenti. Berhenti menjadi anggota grup kompilasi 50 hari. Aku berhutang tujuh tulisan dan dua tugas. Rasanya tidak mungkin jika harus menyelesaikannya malam itu.

I was ready to quit that night.

***

Monday, March 2, 2015

Katakan Tidak

March 02, 2015 0 Comments
-muhasabah diri-


Bismillah

Katakan tidak... pada NARKOBA!
Katakan tidak... pada KORUPSI!
Katakan tidak... pada....

***

Ya, katakanlah tidak pada hal-hal yang lain yang mengusik diri dari prioritas awal kita. Somehow this quote stab me to the heart *lebay.

Wednesday, January 28, 2015

Seperti Air yang Mengalir

January 28, 2015 0 Comments

-muhasabah diri-

Bismillah.

"Let it flow" begitu kata kebanyakan orang. Terkadang kalimat tadi memang menenangkan. Biarlah mengalir seperti air. Namun tidak kah kita telisik lebih dalam?

Bukankah air selalu mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah?

***

Friday, January 9, 2015

Tuesday, October 21, 2014

Menuju Satu Muharram 1436H : Buat, Tulis dan Laksanakan Komitmen

October 21, 2014 0 Comments

*image is taken from this


Bismillah..

Hitungannya tinggal beberapa hari lagi menuju Muharram, bulan pertama di tahun Hijriah. Dan di awal tahun ini... adakah komitmen yang ingin kita buat dan laksanakan?

***

Berawal dari obrolan di grup chat sebuah unit, sebut saja Aksara Salman ITB. Pengurus ditantang salah seorang alumni (Kang Firman), untuk membuat komitmen, mendeklarasikannya di dalam tulisan, dan tentu saja melaksanakannya.

Dan deadline penempelan komitmen di sekre Aksara Salman, Gedung kayu lt.2 adalah hari Jumat ini (31/10) sebelum magrib.

Monday, September 1, 2014

Satu Bulan Lebih Vacum Blogging

September 01, 2014 0 Comments



 taken from here

Bismillah. Satu bulan lebih terhitung sejak tanggal 10 Juli 2014. Terhitung  lima puluh dua hari. Super sekali!


Vacum menulis adalah hal yang wajar ketika menulis sekedar mengisi waktu luang. Adalah hal yang wajar, ketika menulis belum menjadi kebutuhan kita. Namun saat hal itu sebaliknya, bagaimana rasanya vacum menulis bagi ia yang terbiasa setiap hari merangkai kata? Bagaimana rasanya, saat kebutuhan kita untuk menulis, tidak bisa kita penuhi. Haus seperti halnya kita tidak memenuhi kebutuhan air. Lemas seperti halnya kita tidak memenuhi kebutuhan makan diri kita.

Pertanyaan selanjutnya, yang manakah diri?

Monday, July 7, 2014

Tentang Jodoh

July 07, 2014 0 Comments

-Opini-

Bismillah..

Karena kita tidak tahu kapan ia hadir. Yang kita tahu, Allah telah menuliskannya di sebuah buku. Namun kita belum tahu siapa dia, dan bagaimana pertemuan kita dengannya nanti.

Monday, June 30, 2014

Gadget , Al Qur'an and Ramadhan

June 30, 2014 0 Comments

-Muhasabah Diri-

Bismillah..

Gadget, apapun bentuknya, baik handphone, tab, kompie, atau apapun, somehow, ia selalu minta perhatian lebih dari mu. Ya. Dering atau getar notifikasi, hampir tidak pernah berhenti mengusikmu.

Ini sepertinya akan menjadi lanjutan tulisan Distraksi.

***

Jadi, hiduplah kita di era informasi, dimana gadget kita, bisa begitu banyak memberikan informasi via aplikasi yang ada dalamnya. Hal ini lantas membuat kita, hampir setiap detik kita mengecek gadget tersebut. Sekedar scroll di medsos, atau juga benar-benar membaca pesan - pesan yang tak henti muncul di layar.

Setuju tidak setuju, waktu kita kemudian habis karena berkutat disana. Kemudian pertanyaan menghujam terngiang, "Apakah bisa kita 'buang' gadget kita, dan beralih ke Al Quran di Ramadhan ini?"

Ini mungkin adalah salah satu solusi menyingkirkan distraksi, tapi....

"Ada beberapa amanah yang harus komunikasi via wa",

"Saya punya amanah untuk mensyiarkan Ramadhan via medsos"
dan alibi lainnya yang, seringkali kita -terutama saya- kemukakan

Wednesday, May 7, 2014

Jangan Takut Berubah

May 07, 2014 2 Comments
-Muhasabah Diri-

Bismillah..

Seringkali, ketika kita memilih untuk berubah, ada hal-hal yang akan hilang. Dan perasaan kehilangan itu, membuat kita takut. Mungkin yang hilang adalah teman-teman kita, perhatian orang tua kita, pacar *eh, harta, dll.

Perubahan seringkali menuntut kita, "yakinkah kau mau berubah dengan segala konsekuensinya?"

Thursday, May 1, 2014

Wednesday, February 26, 2014

Belajar Lewat Berdebat

February 26, 2014 0 Comments

-opini-

Bismillah...

( 83 )   (Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh

***

Sebutlah di sebuah grup jejaring sosial yang damai, sebuah gagasan dikemukakan.

In syaa Allah, mulai 1 Maret 2014, akan ada sesi debat suatu tema. Dua pekan sekali in syaa Allah. Sesinya terdiri dari :
1. Pembukaan dari moderator --> 5''
2. Sesi 1 Pemaparan (Pro 10'', Kontra 10'') --> 20''
3. Sesi 2 Diskusi (Pro komentari kontra dan begitupun sebaliknya) --> 25''
4. Sesi 3 Pelemparan komentar bebas dari pemirsa/penyimak --> 10''
4. Sesi Konklusi dari Dewan Pakar --> 30''
yang maju ke depan untuk melakukan diskusi hanya 8 orang (4 pro dan 4 kontra).
nanti akan dijadwalkan secara random di hari H pemiilihan siapa yang akan majunya.
Dan tema 1 maret ini adalah...

Wednesday, December 4, 2013

Waqaf

December 04, 2013 0 Comments

Bismillah...


"Sebaik-baik manusia, adalah yang belajar dan mengajarkan al qur'an" perempuan itu menyemangati kami dengan sebuah hadis yang sudah cukup familiar.



Hari itu, berbeda dari jumat biasa-nya. Kami memang masih berkumpul di tempat dan waktu yang sama. Tapi jumat itu, kami mendapat teman baru. Tapi jumat itu, kami menyempatkan membahas sedikit tentang tahsin al quran. Saling sharing pengetahuan masing-masing. Sungguh, jumat itu, special. Semoga Allah memberikan keberkahan di setiap pertemuan kami, pekan lalu, pekan ini, dan pekan-pekan selanjutnya.



***

Jika membaca al quran, coba perhatikan... Ada huruf-huruf hijaiyah kecil yang biasanya diletakkan dibagian atas, tengah atau akhir ayat. Apa maksud dari huruf hijaiyah tersebut? *lihat posternya*

***

Saturday, July 27, 2013

Buku Catatan

July 27, 2013 0 Comments

Bismillah..
Setiap melihat tulisan, quote, status, posting, gambar, atau apapun. Rasanya ingin memindahkannya ke sini.. kemudian menuliskan satu dua baris kata tentangnya.

Mungkin rasa itu, yang berhasil membuat blog ini tetap rame (di isi dan dikunjungi diri).

Bagiku, di sini seperti sebuah buku catatan. Dimana setiap hal menarik yang kulihat, kubaca, kudengar dan kutonton, ingin kucatat. Kuabadikan dalam rekam memori berupa gambar dan tulisan.
-ucap Isabella Kirei dalam benaknya

Thursday, April 4, 2013

Bertemu Mereka :)

April 04, 2013 0 Comments


-muhasabah diri-

Bismillah...

About mentoring.

Kalau boleh jujur, sebenarnya aku yang butuh untuk bertemu mereka setiap pekannya. Kembali lagi men-charge semangat. Bertemu wajah yang masih polos dan belum banyak dosa. Mendengar pertanyaan mereka, menjawab dengan terbata bahkan lebih sering menggeleng tidak tahu. Kemudian terinspirasi, memetik hikmah, menangis dalam hati merutuki diri.

Thursday, June 21, 2012

Terbata

June 21, 2012 0 Comments
-muhasabah diri-
Bismillah..
bermain kata di sini : www.magicofrain.blogspot.com
merangkainya di sini : www.betterwordforlife.blogspot.com

:)) *masih belajar, walau terbata.. biarlah^^ ijinkan aku tetap menulis Ya Rabb~ :)
-.-
Tulisan di atas adalah salah satu status jejaring sosial yang aku rilis, dalam rangka promosi blog. :)) Dan postingan kali ini, bukan untuk kembali berpromosi. Bukan. Sekalipun ada hal yang bisa diceritakan tentangnya. (baca: alasan kenapa ada dua blog, bedanya apa, dkk).
Ya, yang ingin kutulis kali ini adalah tentang terbata. Sadarkah kita, bahwa ada yang unik dari kata terbata? Setipe dengan kata tertitah, yang maknanya belum bisa berjalan dengan lancar. Terbata maknanya belum bisa lancar dalam membaca. Terbata berbeda dengan tergagap, yang pertama adalah karena baru belajar.. sedangkan yang kedua karena kekurangan diri. Seperti halnya tertitah dan tertatih, bedanya? :) I'm sure, you can conclude it by yourself.^^
Terbata.
Adakah yang pernah berfikir, mengapa terbentuk kata itu. Mengapa terbata, dan bukan ter-abece. Mengapa? Sadarkah kita, bahwa yang dimaksud dari terbata adalah ter-ba-ta. Got it?

*Ok, ini sekedar opini dan menebak. Jujur, belum benar-benar menanyakannya ke ahli bahasa.

Terbata
Terbata, seperti suku kata penyusunnya ter-ba-ta, berarti ketidaklancaran kita dalam membaca. Dan bukan membaca huruf-huruf latin dalam kalimat. Bukan. Tapi huruf hijaiyah. Huruf-huruf yang tersusun indah di Al-Quran.

 (*image taken from this)

Terbata
Membuat-ku takjub, terheran sekaligus tertohok saat mengetahui asal kata tersebut. Ah ya, ini tentang kemampuan kita membaca. Dan bukan membaca huruf-huruf latin yang sekarang kutulis. Tetapi membaca huruf-huruf hijaiyah dalam kalamNya. Sudahkah lancar? Ataukan masih ter-ba-ta?

Terbata
Seringkali kita lupa, tidak sadar, atau memang membiarkan. Membiarkan lisan ini dengan lancarnya membaca buku demi buku, mulai dari komik, novel, sampai buku sekelas kalkulus. Tapi ingatkah kita? Tentang membaca Al-Quran? Bagaimana kita dalam membaca Al-Qur'an, masih terbata kah, tersendat-sendat oleh waktu (baca: sok sibuk) atau bahkan sekedar membaca? Padahal jelas Allah memerintahkan kita untuk membaca Al-Quran dengan tartil!

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا... --> "... Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan." (QS Al Muzammil [73] : 3)

Terbata
Terbata itu sebenarnya tidak apa-apa. Mengingat Allah memberi 2 pahala pada orang yang membaca qur'an dengan terbata (pahala membaca qur'an dan pahala belajar). Yang jadi masalah adalah, jika kita berhenti belajar untuk menghilangkan ke-terbata-an itu. :'( Sudah tahu tidak lancar, tapi tak mau belajar untuk melancarkan bacaan al-qur'an dengan berguru pada ahlinya dan mempraktikannya setiap hari.

Terbata
Dan empat kesalahan umum (baca: mad, qolqolah, ghunnah, vocal) yang masih dilakukan berulang-kali. Dan makharajul huruf yang belum dikuasi dengan baik. Dan frekuensi serta kuantitas membaca yang memprihatinkan. Sampai kapan akan kau pertahankan terbata mu?

Jangan pernah malu untuk belajar! Pada siapapun, tentang apapun. Karena diri yang bodoh dan mau belajar jauh LEBIH BAIK daripada yang bodoh dan tidak mau belajar. Coba-lah liat sekeliling, adakah fasilitas yang bisa kita manfaatkan untuk memperbaiki bacaan qur'an kita? Les tahsin? Teman yang sudah mahir membaca al-Quran? Ayoo.. tunggu apa lagi. Jangan jadikan terbata mu menjadi tergagap, hanya karena kau berhenti belajar.

(*image taken from this)

**mengapa ter-ba-ta, dan bukan ter-a-ba, mungkin karena teraba sudah memiliki arti dapat di sentuh. Sedangkan saat itu, dibutuhkan kosakata untuk menunjukkan ketidaklancaran dalam membaca. Dan hadirlah : terbata.

Wallahu'alam bishowab.