Follow Me

Showing posts with label prinsip. Show all posts
Showing posts with label prinsip. Show all posts

Monday, December 18, 2017

Seperti Magnet

December 18, 2017 0 Comments
Bismillah.


"Kita selalu respek dan menghargai orang-orang yang memiliki prinsip dan berkarakter. Orang-orang seperti itu merupakan entitas sosial yang berdiri sendiri, independen, berjarak tapi justru seperti magnet; selalu menarik." - Anis Matta, dalam buku Serial Cinta.

Untuk siapapun yang berjuang mempertahankan prinsip-prinsip dalam dirinya. Untuk siapapun yang tidak takut berbeda. Yang memilih tidak terbawa arus mainstream.

It won't be easy. People won't understand you. Some people will questioning you. Some other will just talk behind your back. It's okay.

Jika prinsip itu baik untukmu, untuk hidupmu dan akhiratmu, bertahanlah. Sesungguhnya kamu bagai magnet, meski terkesan berjarak, namun justru selalu menarik.



Allahua'lam.

Friday, October 23, 2015

Allah-centric

October 23, 2015 0 Comments
-Muhasabah Diri-

Bismillah.

Allah centric, saat mendengar frase itu apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu? Centric dari kata central atau bahasa indonesianya pusat. Allah centric artinya memusatkan perhatian kita pada Allah. Gitu bukan? Atau, boleh dikatakan istilah "Allah centric" adalah istilah modern dari Allahu ghayatuna (Allah sebagai tujuan kita). Bener ga? Tolong koreksi ya kalau salah

***

"Average people are passion/desire centric, extra ordinary people are Allah centric." -islamicthinking [tumblr]

Allah centric, satu frase yang sederhana dibaca dan ditulis, namun prakteknya? Ya, Cuma orang-orang luar biasa yang bisa menjaga tiap detik, tiap langkah dalam hidupnya untuk terus berpusat pada Allah, titik patokannya Allah. Saat hendak melakukan sesuatu, yang dipikirkan adalah, "Apakah hal ini Allah sukai? Atau justru Allah benci?"

Sulit untuk menerapkan "Allah centric" di kehidupan sehari-hari, kenapa? Karena ada banyak faktor yang membuat kita akhirnya bimbang. Seperti di kutipan sebelumnya, rata-rata orang berpusat pada passion/desire mereka, mereka lebih sering melakukan apa yang mereka inginkan/sukai dan meninggalkan hal-hal yang mereka benci. Atau... Ada juga orang-orang yang "people centric", mereka ngikut kebanyakan orang, melakukan hal-hal yang disukai orang lain, dan meninggalkan hal-hal yang dibenci orang lain.

Tuesday, October 21, 2014

Muslimah Cantik, Cerdas dan Sholihah

October 21, 2014 0 Comments

-muhasabah diri-

Bismillah.


Dan di momen-momen tertentu saat para muslimah cantik, cerdas nan sholihah tiba-tiba lupa akan prinsip yang selama ini ia pegang erat. Dan di momen-momen tertentu saat para muslimah berlomba menunjukkan kecantikan, kecerdasan dan sifat sholihah-nya. Di momen - momen itu, semoga Allah menjaga diriku dan saudari-saudariku untuk tetap menjaga ketat hijab yang sudah dibangun begitu kokoh.

Sunday, October 12, 2014

Monday, June 2, 2014

Bisa Karena Terbiasa

June 02, 2014 0 Comments



-Muhasabah Diri-

Bismillah..

Sedikit nyambung dengan artikel Jangan Takut Berubah.

A : "Aku ga bisa B, sulit banget untuk menghindari itu."


A' : "Memang tidak mudah. Tapi perlahan jika sudah terbiasa, tentu tidak akan sesulit itu."

* ceritanya, A dan A' adalah satu orang, ada kecamuk dihatinya saat ia merasa berat terhadap sebuah perubahan yang ingin ia buat.

Perubahan apa? Apapun.
***

Wednesday, December 18, 2013

How Boys "Manafacture" Plans

December 18, 2013 0 Comments
Bismillah..





things that i learn from this video:
1. tentang menundukkan pandangan
2. tentang penggunaan facebook. tentang friend request, juga tentang foto.

judul video-nya dan isi-nya lumayan menggelitik : Girls beware:How boys "manufacture" plans!!

Wednesday, October 9, 2013

Keputusanku

October 09, 2013 1 Comments
Two roads diverged in a wood, and I—
I took the one less traveled by,
And that has made all the difference.
-Robert Forst-


-muhasabah diri, opini-

Bismillah....

Berawal dari sebuah kepanitiaan, dan jobdesk selalu familiar untuk dijalankan. Berawal dari sana, Allah membuka mataku.

Ya, bisa jadi itu tidak terjadi. Peluangnya memang tidak besar, tapi tidak juga kecil.
Ya, bisa jadi... aku terdengar aneh dan terlalu berlebihan. But well this is me, suka atau tidak itu hakmu, hak kalian.

***

Hanya berteman dengan perempuan di jejaring sosial.

Jika ada yang bertanya "Mengapa?"

ijinkan aku menjawab : "Mengapa tidak?" hehe J.

Komunikasi yang "penting" antara perempuan dan laki-laki, toh tidak akan menjadi terhalangi karena belum friend. Sungguh. Ada banyak fasilitas yang bisa menjembatani komunikasi tersebut :

1. Group -- organisasi, kelompok tugas, kepanitiaan, apa lagi? Bisa kok di sini. Bahkan bisa summon orang yang belum jadi friend kita asalkan ia sudah berada di grup yang sama. Jadi? Mengapa tidak?

2.  Message -- Ada hal yang hal personal yang harus ditanyakan atau disampaikan? tapi ini penting *nasihat misal, atau tanya pelajaran, dkk. Bisa kok via message. Setahu saya, meski tidak "friend", masih bisa mengirim message ke orang tersebut. Jadi? Mengapa tidak?

See? Jadi, mengapa tidak?

***

Jika ada yang merasa tidak setuju. It's okay, let's just agree to disagree.

Maaf, jika keputusanku membuat kamu, kalian merasa tersinggung dan terluka. hehe.

Maaf, aku hanya ingin menjadi diriku. Mencoba belajar lebih banyak tentang menjaga hijab, iffah, izzah. Mencoba menjaga hati.

Terimakasih yang sudah mau mengerti.

ttd.
Isabella Kirei

***

Terimakasih Ya Allah. Segala Puji MilikMu. Alhamdulillah.. telah membuka mataku tentang ini.

*tentang graphsearch. awalnya sekedar tahu (*belum pernah make), sampai akhirnya speechless (*won't let any stranger use that "bad thing" to me).
“Wanita sholeha itu tidak suka mengenali dan dikenali,
Tidak suka memandang dan dipandang,
Di bibirnya tidak meniti nama-nama lelaki,
Dan di bibir lelaki tidak meniti namanya”
— quotes
Allahua'lam bishowab

Thursday, September 26, 2013

Menjawab Komentar Si "Dia"

September 26, 2013 1 Comments

-muhasabah diri, opini-

Bismillah
Bismillaah,
mau tanya..mudah-mudahan bisa membantu mencerahkanku..

seringkali aku "terjebak" dengan perasaan tidak enak..
misal : ad komen yg tidak penting dan tidak mendesak, namun karena berupa pertanyaan,
segan tidak menjawab..
segan seakan ga mengacuhkan..
segan terlebih misalnya yg komen pun bukan orang-orang biasa, tetapi orang yang mungkin lebih banyaak ilmunya dari aku, orang yang aku rasa ke-Islam-an nya lebih banget2 dari aku..

dan itu sering menjebakku..
akhirnya jadi sekedar basa-basi..
tetapi kadang berlanjut jadi ga penting..

aku ingin hal ini tidak terjadi, tetapi perasaan segan / tidak enak itu selalu meluluhkanku..

ad saran bella??
apa aku harus tegas?? 
- Fathimah Az Zahra

berawal dari satu tanya, semoga bisa menjawab, meski sedikit.


***

Sunday, August 18, 2013

Tentang Foto Bersama "Dia" (2)

August 18, 2013 0 Comments
-muhasabah diri-

Bismillah...
Katakanlah kebenaran, meski itu pahit. Tuliskanlah kebenaran, meski itu pahit.
Kau tidak boleh menutupinya hanya karena kau pernah melakukan kesalahan itu.
Setidaknya... Semoga mereka tak melakukan kesalahan yang sama denganmu.
-kirei-
***

Ijinkan diri menulis tentang ini, tentang foto dengan ia yang bukan mahram kita.

Ditulis, agar tidak ada yang mengulangi kesalahanku.

Ditulis, agar diri lebih berhati-hati lagi, tidak sembarang berfoto dengan "dia".

Wednesday, July 17, 2013

Terawih Untuk Wanita

July 17, 2013 0 Comments
Bismillah...
:: SHALAT TARAWIH UNTUK WANITA LEBIH BAIK DI RUMAH DARIPADA DI MASJID

Shalat tarawih untuk wanita adalah lebih baik di rumahnya, sebagaimana sabda rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam:

"Aku telah mengetahui bahwa engkau senang sekali jika dapat shalat bersamaku. ... Shalatmu di rumahmu lebih baik dari shalatmu di masjid kaummu. Dan shalatmu di masjid kaummu lebih baik daripada shalatmu di masjidku."

Namun, jika pergi ke masjid tidak menimbulkan fitnah (godaan) dan sudah berhijab dengan sempurna, juga di masjid bisa dapat faedah lain selain shalat seperti dapat mendengar nasehat-nasehat dari orang yang berilmu, maka shalat tarawih di masjid diperbolehkan dengan memperhatikan syarat-syarat keluar rumah, di antaranya

1. Menggunakan hijab yang sempurna

2. Minta izin kepada suami atau mahrom terlebih dahulu dan hendaklah suami atau mahrom tidak melarangnya

3. Tidak menggunakan harum-haruman dan perhiasan yang menimbulkan godaan

4. Jangan sampai terjadi ikhtilath ketika masuk dan keluar masjid

(diringkas dari artikel muslim.or.id "Shalat Tarawih Bagi Wanita")
dapet dari sini.

Thursday, June 27, 2013

Garis Demarkasi

June 27, 2013 3 Comments
Bismillah...

Kita mengutuk! Tapi apakah kita sudah pernah mencoba memahami muda-mudi saat ini? Mencoba berkomunikasi dengan dunia mereka? Berbicara dengan bahasa mereka? Facebook? Twitter? Instagram? Social media? Digital media? Menelisik apa yang terjadi dengan mereka? Sudikah kita merangkul mereka yang tersunyi dari agama mereka sendiri? Sebagian kita lebih suka menyisihkan diri, bersembunyi dalam lingkungan privasi. Enggan membaur, merangkul. Kita lebih suka membuat garis demarkasi dengan saudara sendiri. Kita dengan ayat, mereka dengan pandangan hidup barat. Habis perkara!
(diambil dari sini)
Awalnya, ditunjukkan oleh seorang teman. "klo mnrtku menohok sekali," begitu ungkapnya. Dan setelah dibaca. Yes it's true. Menohok. Jleb.

Terutama membaca tulisan bagian bawah kutipan, ijinkan aku menuliskan ulang (bukan hasil paste) :
Sebagian kita lebih suka menyisihkan diri, bersembunyi dalam lingkungan privasi.
Enggan membaur, merangkul.
Kita lebih suka membuat garis demakarsi dengan saudara sendiri.
Kita dengan ayat, mereka dengan pandangan hidup barat.
Habis perkara! 

Thursday, May 9, 2013

Ukhuwah Itu Memberi

May 09, 2013 0 Comments

Bismillah...

Seorang sahabat tiba-tiba saja dengan wajah antusias memanggil nama ku, dari gelagatnya.. ia seperti ingin menunjukkan sesuatu kepada ku. Ia menunjuk ke layar ukuran 10 inch, "lihat komiknya sebentar deh," ujarnya. Aku membaca isi komik pendek tersebut dalam waktu yang singkat. Ia memandangiku. "gimana? ngerti nggak?"

Aku menggeleng. Sejurus kemudian dengan sabar, ia mulai mencoba menerangkan pada ku apa maksud komik berisi sindiran itu.

***

Wednesday, April 24, 2013

Lagi, Tentang Fitrah

April 24, 2013 2 Comments
Bismillah...

Sebenarnya, aku sendiri tidak menjamin, bahwa semua orang setuju tentang pendapatku pada tulisan "fitrah" yang lalu. Tapi aku kembali tergerak untuk menulis tentang ini, karena kejadian kembali berulang.

***

Adalah menyenangkan, menjadi "anak" media. Mengapa? Karena menurutku, divisi/departement ini.. begitu menenangkan hati, sesuai fitrah seorang wanita utamanya muslimah.

Jika di bidang yang lain, masih ada banyak celah.. seseorang bisa mengenal seorang perempuan karena aktifitasnya di dunia nyata. Maka di bidang ini, kami bisa meminimalisir orang lain untuk mengenal kami. Untuk tahu nama asli kami, wajah kami, sifat kami, dll. Yang mereka lihat, adalah hasil kerja dan karya kami. Berupa buletin yang tersebar, sms jarkom, tulisan di web, publikasi di jejaring sosial, dll. Dan itu semua, bisa menyembunyikan kami dengan baik.. atas nama organisasi, atau nama pena.

Tapi belakangan ini aku mulai tidak nyaman. :'(

Friday, April 19, 2013

Takdir : Materi Saat Itu dan Tidurku

April 19, 2013 0 Comments
Tentang materi saat itu; dan 'tidur' ku.

Bismillah..

"Ya Allah, aku tak tahu ini musibah atau anugrah, aku hanya ingin berprasangka baik kepadaMu." :)

Mukhayam Quran, di Masjid Al Irsyad, Kota Baru Parahayangan, 29-31 Maret yang lalu. Ada 3 taujih, dan ini adalah taujih ke dua.
Disampaikan oleh Ustad Abdul Aziz Abdul Rauf.

ini sedikit kutipan resume dari seorang teteh :

Sedikit prolog dulu mengenai alquran surat sad:1-2
Yang menyebutkan bahwa alquran adalah sebagai ‘dzikru’, sarana untuk mengingat Allah sebagai tuhan semesta alam. Janganlah kita menyia-nyiakan kitabullah ini yang Allah berikan untuk umat Rasulullah, semoga kita termasuk di dalamnya. Aamiin
Masih terngiangkah kita dengan ayat ini, “ANIMSYU WASHBIRUU”
Yaitu mengenai penegakkan khilafah, dan kebenaran.

Wednesday, January 2, 2013

Dewa Dewa Mereka

January 02, 2013 1 Comments



Bismillah...

“Wah, Dewa nih!” ucap seorang teman kepada temannya lantaran PR/Tugas yang deadlinenya minggu depan sudah selesai dikerjakan.

“Iya lah.. yang udah Dewa,” ucap seorang teman, kepada temannya.. lantaran Tugas untuk hari ini, baru saja mulai dikerjakan.