Follow Me

Showing posts with label aneh. Show all posts
Showing posts with label aneh. Show all posts

Tuesday, December 23, 2014

Do You See The Truth?

December 23, 2014 0 Comments


taken from nakindonesia.tumblr.com

Do You See The Truth?

If I was going with a bunch of young men and women on a bus. And we drove by a beautiful mansion. It’s 
just a gorgeous house on top of a hill, on the outside there is the ocean. Just an absolutely beautiful stunning house. And the drive way into the house, there’s a gorgeous car parked outside. And on the back of the house there’s this incredible back yard, and a swimming pool and all of it. O, i mean, whatever you can imagine is there. It’s like a piece of jannah on earth. And you see the guy walking into his house. We’re driving on this bus and we see this guy walking into his house. And I ask these young men and women,

"Do you think that guy successful?
Do you think he’s successful?”
Overwhelmingly, what is going to be the response?

Monday, September 15, 2014

TL40xx : Khalwat

September 15, 2014 0 Comments

#fiksiku

Bismillah..



Suasana GKU Timur tidak seramai biasanya, maklum masih 30 menit dari jam satu sing. Riri melangkah pelan menyusuri satu persatu anak tangga di gedung kuliah umum tadi, sembari sekilas melihat propaganda yang tertempel di mading. Di belakangnya, ada dua orang yang sekelas dengannya, melakukan hal sama.



9222 masih kosong dan gelap, enggan menjadi orang pertama yang masuk kelas, Riri memilih menuju "tangga rahasia", duduk di sana dan menikmati kesendiriannya.



"Hei, ayo masuk kelas Ri!" teriak salah satu sisi batinnya.

"Ga mau." jawab sebelah sisi lainnya

"Tapi kau harus mencegah mereka berkhalwat!!"


Monday, June 2, 2014

Bisa Karena Terbiasa

June 02, 2014 0 Comments



-Muhasabah Diri-

Bismillah..

Sedikit nyambung dengan artikel Jangan Takut Berubah.

A : "Aku ga bisa B, sulit banget untuk menghindari itu."


A' : "Memang tidak mudah. Tapi perlahan jika sudah terbiasa, tentu tidak akan sesulit itu."

* ceritanya, A dan A' adalah satu orang, ada kecamuk dihatinya saat ia merasa berat terhadap sebuah perubahan yang ingin ia buat.

Perubahan apa? Apapun.
***

Tuesday, December 10, 2013

Frank Lampard Aja Nulis Buku

December 10, 2013 0 Comments

-muhasabah diri, menulis-

Bismillah..
Buka FB pagi ini disambut Tinjauan Selama 2013. Dan ada statusku di tanggal 9 Januari 2013 yang cukup membuatku tertegun serta bersemangat lagi untuk lebih baik di tahun mendatang. Ini dia status itu:
Banyak penulis bagus di Facebook. Sayangnya mereka tak kunjung "go publik". Pertanyaannya adalah: Apa tak mendapat kesempatan? Atau... Apa tak kunjung mencari kesempatan itu? Soalnya kesempatan banyak banget. Penerbit sekarang yang kejar-kejar penulis. Lalu? | Menulis itu tidak sulit. Kendalanya hanya komitmen waktu. Ahai... Hari gini masih sibuk audisi antologi sana-sini yang biaya terbit ditanggung sendiri. C'mon! Ini sudah 2013. Saatnya naik kelas. | Ngomong sama tembok Facebook. *melipir-sebelum-bonyok*

Pertanyaan hari ini adalah: Sudah hampir setahun, apa kamu masih di kelas yang sama? Dan sudah berapa tahun kamu di kelas itu-itu saja? Kupikir tak akan ada yang betah berlama-lama di kelas yang sama, kan?

--dari grup fb Aksara Salman ITB

***

Saturday, December 7, 2013

Ada Apa Dengan Facebook?

December 07, 2013 2 Comments

-gakpenting-

Bismillah...

Baru log-in, sempat melihat banyak status dan posting-an temen-temen di newsfeed. Lalu kemudian, saat me-reload.

Whooa? What happen? Aku bertanya-tanya, apa karena aku tidak mempunyai teman? Perasaan udah ada lumayan banyak deh (nggak sampai 5000 sih).

Oke, buka halaman pembaruan Page saja. Dan hasilnya??

***

Masih bertanya-tanya : ada apa dengan facebook? hmmm... *curious.

Thursday, September 26, 2013

Menjawab Komentar Si "Dia"

September 26, 2013 1 Comments

-muhasabah diri, opini-

Bismillah
Bismillaah,
mau tanya..mudah-mudahan bisa membantu mencerahkanku..

seringkali aku "terjebak" dengan perasaan tidak enak..
misal : ad komen yg tidak penting dan tidak mendesak, namun karena berupa pertanyaan,
segan tidak menjawab..
segan seakan ga mengacuhkan..
segan terlebih misalnya yg komen pun bukan orang-orang biasa, tetapi orang yang mungkin lebih banyaak ilmunya dari aku, orang yang aku rasa ke-Islam-an nya lebih banget2 dari aku..

dan itu sering menjebakku..
akhirnya jadi sekedar basa-basi..
tetapi kadang berlanjut jadi ga penting..

aku ingin hal ini tidak terjadi, tetapi perasaan segan / tidak enak itu selalu meluluhkanku..

ad saran bella??
apa aku harus tegas?? 
- Fathimah Az Zahra

berawal dari satu tanya, semoga bisa menjawab, meski sedikit.


***

Thursday, July 4, 2013

Jangan Acuh!

July 04, 2013 0 Comments
Bismillah...

Sebenarnya ragu, menuliskan ini. Tapi jujur, keraguannya jauh lebih sedikit ketimbang keyakinan untuk menuliskan ini. Ini tentang issue, bahwa "sesuatu" telah "jatuh".

Thursday, June 20, 2013

Media Oh Media

June 20, 2013 1 Comments

Bismillah...
Ya Allah, tunjukkanlah yang haq sebagai yang haq dan jadikan kami orang yang mengikutinya; dan tunjukkanlah yang batil sebagai yang batil dan jadikan kami orang yang menjauhinya.

about #Syria, dan berita yang dibolak-balik oleh media. Sungguh Hanya Engkau Yang Maha Mengetahui Ya Rabb..

please, jangan jadikan simpang-siur berita melupakan kita atas hak saudara kita di #Syria. Setidaknya sebut nama mereka di dalam doa-doa kita..
***

Sunday, June 16, 2013

Menulis Judul

June 16, 2013 2 Comments

Bismillah...
alasan paling utama saya ga update lagi blog adalah; susah nyari judul. banyak yang ingin disampaikan, tapi bingung judulnya apa. ada saran? apa bikin timblr aja?
(curhat seorang teman di jejaring sosial)
Aku tersenyum geli membaca kalimat di atas. Well, sounds weird. Membuat judul memang bukan hal mudah kok. Tapi kenapa dijadikan alasan nggak update blog? Menurutku.. itu nggak nyambung. hehe #nooffense

***

Ijinkan diri sedikit berpendapat tentang kasus di atas.

Friday, March 22, 2013

Pemira KM ITB 2013 : Perang Kampanye yang Menyesak Dada

March 22, 2013 0 Comments

"Karena ketika salah satu calon bagus di media, maka lawan yang lain juga dengan menguatkan media" ucap seorang teteh malam kemarin. Saat kami asik berbincang tentang Pemira (Pemilu Raya) ITB 2013. Menanggapi pertanyaan si teteh, aku hanya tersenyum tipis.

***

Pemilu, kampanye, dan euforia tentangnya memang sedang dirasakan di berbagai sisi ITB. Maklum, saat ini sedang dalam masa menuju pemilihan Presiden KM 2013. Ada banyak sekali hal menarik yang bisa diceritakan di Pemira kali ini. Mulai dari munculnya seorang mahasiswi yang berani mencalonkan diri sampai "perang" kampanye lewat media yang beragam (poster, spanduk, video, web, dll).

Friday, February 8, 2013

Sengaja kah?

February 08, 2013 2 Comments

-muhasabah diri-

Bismillah...

Ini Tentang 14 Februari, sebuah tanggal yang sama seperti tanggal lainnya. Tapi somehow, kebanyakan orang mengistimewakannya, entah atas nama apa.

I’m not going to talk about valentine day. No I’m not. Karena aku percaya, kebanyakan dari kita sudah tahu asal-usul valentine (*bahkan mungkin dgn versi yang berbeda-beda). Sudah tahu, hingga kemudian menghindari untuk ikut-ikutan budaya yg nggak nyambung sama sejarah ini. Tidak ada yg istimewa di Februari ini, tidak coklat, tidak kado, tidak pula kasih sayang yg lebih.

Pertanyaannya : lalu, what are you going to talk about?

***

Ini Tentang 14 Februari, sebuah tanggal yang sama seperti tanggal lainnya. Tapi somehow, kebanyakan orang mengistimewakannya, entah atas nama apa.

Thursday, January 24, 2013

Aturan Yang Mengada-ada

January 24, 2013 0 Comments


-Muhasabah diri + SensiMe -

Seseorang beropini sebagai respon pernyataan bahwa sebaiknya tidak ada acara malam yang melibatkan ikhwan dan akhwat. Katanya.....
Kita harus keluar dr budaya2 yg dibuat2 nih hhe, kalo ngelanggar syariat.. baru an g mau , bs jd an blm tau pdhl emang g boleh
Masih orang yang sama. Menuliskan kalimat dibawah, sebagai keheranannya atas “taqlid” budaya. Terlalu mengada-ada, itu yang kutangkap darinya.

terkadang agak 'gajelas' dengan budaya euy urang, dikarang2 manusia. Termasuk peraturan yang jatuhnya taqlid tanpa berpikir hhe. Bukan gimana2, tapi ya gitu
Dua opini tersebut, somehow menggelitikku untuk ikut beropini. Tentang topik sama yang ia komentari.

Monday, January 7, 2013

Curiosity - Kuriositas

January 07, 2013 1 Comments

Bismillah...

Curiosity atau dalam bahasa Indonesia : rasa ingin tahu (bukan kuriositas), merupakan salah satu ciri-ciri seorang ilmuan.

Kalau boleh jujur, aku dari awal tidak suka sejak seseorang mengalihbahasakan curiosity menjadi kuriositas. Bagiku, itu merusak kaidah bahasa indonesia. Bagiku, itu namanya menambah kosa kata baru yang tidak enak didengar. Sounds weird.

Wednesday, January 2, 2013

Dewa Dewa Mereka

January 02, 2013 1 Comments



Bismillah...

“Wah, Dewa nih!” ucap seorang teman kepada temannya lantaran PR/Tugas yang deadlinenya minggu depan sudah selesai dikerjakan.

“Iya lah.. yang udah Dewa,” ucap seorang teman, kepada temannya.. lantaran Tugas untuk hari ini, baru saja mulai dikerjakan.

Tuesday, August 28, 2012

Dialog, Diskusi Atau Debat?

August 28, 2012 0 Comments
Bismillah..

Dialog. Diskusi. Debat. Tiga kata yang dengan huruf awal yang sama. Unik. Sekilas terlihat sama, sama-sama menggunakan suara, sama-sama melibatkan lebih dari satu pihak. Tapi berbeda, jelas saja berbeda.^^

***

Pagi itu, karena keisengan kakakku.. mau tidak mau ditarik untuk angkat bicara. Meski jujur, aku tidak terlalu suka berdiskusi, berdialog apalagi sampai berdebat atas perbedaan yang ada.

Ini tentang aku dan pendapatku tentang hari ulang tahun, dan tentang pendapat kebanyakan orang.

***

Perbedaan adalah hal yang fitrah. Setiap manusia memiliki keistimewaan sendiri. Kita semua spesial, karena tak ada dua orang yang memiliki sidik jari sama. Maka wajar, jika pemikiran setiap orang berbeda.

Boleh lah kita berdialog, atau berdiskusi untuk saling sharing pendapat. Saling bertukar informasi tentang apa yang masing-masing dari kita ketahui. Tanpa ada emosi yang tercampur aduk. Murni, sama-sama ingin berbicara dan mendengarkan.

Tapi jangan-lah berdebat. Karena ketika kita memilih atau terbawa dalam sebuah debat. Maka seringkali yang maju bukanlah opini kita, tapi lebih ke ego kita. Takutnya, yang kita debatkan, opini yang kita coba pegang teguh, bukanlah sebuah kebenaran, tapi lebih pada sebuah pembenaran.

Dialog. Diskusi. Debat.
Yuuk.. kita coba baca firman Allah :))


“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik “(QS An-Nahl: 125)
"Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nyalah aku kembali." (QS As-Syura: 10)
simak juga hadist yang satu ini..
Rasulullah SAW bersabda: “Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”(HR. Abu Dawud)
***

"Nggak masalah, kita memiliki pendapat yang berbeda dengan mayoritas. Mungkin memang terkesan ekstrim. Tapi bukankah yang terpenting, kita saling menghargai pendapat masing-masing, tanpa menyalahkan dan merasa benar sendiri?", ucapku berusaha mengakhiri dialog, diskusi, dan sedikit debat. Enggan melanjutkan, takut merusak momen seperti ini (*bisa berbincang panjang dengan Ayah).

wallahu a'lam

Saturday, May 12, 2012

What My Heart Told Me To

May 12, 2012 0 Comments


“Ikut makrab kan?” todong seorang teman dengan pertanyaan yang ia anggap adalah pertanyaan retoris. Tapi ia salah. Salah besar! Karena saat pertanyaan itu ditujukan kepadaku.. maka ia tak lagi retoris. Well, dengan cengiran khas-ku.. aku menjawab tidak.

“Bella.. ikut makrab kan? Hayuuk”
“Ah.. gak asik nih!”
“Oh jadi gitu? Jadi gitu?” (nada bercanda)
Dan sejuta (baca: banyak) komentar lagi yang ditujukan padaku, saat mereka.. teman-temanku di STEI tahu perihal ketidakhadiranku di acara makrab STEI.

How can I tell them my reason?
I just followed what my heart said to. “Seperti feeling?” tanya seorang sahabat yang kaget karena baru tahu hal tersebut di atas (baca: ketidak hadiranku di makrab STEI). Aku menggeleng pelan. Bukan, bukan seperti itu.

How can I tell them my reason?
Biaya kah? Really? 50ribu memang bukan angka yang kecil, apalagi itu belum termasuk ongkos transport. Tapi naif banget, masa iya hanya sekedar masalah uang. Yang ibaratnya nih.. Kalau satu-satu anak STEI nyumbang 500 rupiah untuk aku, maka uang makrab nilainya jadi kecil (500*400 = 200rb).

How can I tell them my reason?
Jadi kenapa? Ada acara yang lebih penting? Atau tanpa alasan sama sekali? You just can tell them the reason, because you don’t have it at all. Ya kan?

Hahay.. kalimat-kalimat tanya di atas, seolah menuduhku sebagai makhluk ansos di STEI. Seolah aku hanya tak ingin bersosialisasi dengan massa STEI. Benarkah aku se-ansos itu? Well, yang berhak menjawab pertanyaan itu bukan aku. Tapi teman-temanku. Ask someone who know me well.. paling tidak, yang satu kelas denganku. Apakah Isabella seorang yang anti-sosial?

How can I tell them my reason?
Guys.. I just don’t want to left my heart behind. Tak ingin aku menuli atau pura-pura tak mendengar.
Maka aku lebih baik dicap ansos, lebih baik aku di anggap tak menuruti ayat “berangkatlah di saat ringan maupun berat”, lebih baik.. aku di benci dan di kucilkan anak-anak STEI. Sungguh, itu lebih baik.. ketimbang aku harus mendustakan kata hatiku. Lebih baik, ketimbang aku harus menuli dan melukai hatiku sendiri.

Because that’s my heart told me to
Orang-orang boleh jadi berkata.. jika kau bertanya pada hati, jawabannya itu relatif. Tapi aku, somehow lebih meyakini hadist di bawah ini :
“Mintalah fatwa kepada hatimu. Kebaikan itu adalah apa-apa yang tenteram jiwa padanya, dan tenteram pula dalam hati. Dan dosa itu adalah apa-apa yang syak dalam jiwa, dan ragu-ragu dalam hati, meski orang-orang memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkanmu.” (HR Muslim).
Wallahu’alam.



Aku memang tak berada di sana,
Tak ikut bersenandung dan bercengkrama dengan kalian
Aku memang tak berada di sana,
Tertawa dan bercanda, atau bahkan menangis haru bersama kalian.

I do not care what you’re thinking about my decision,
Dan keberadaanku di sini.. dan bukan di sana..
Ini tentang aku dan hatiku..
Tentang ketidakrelaanku, to left my heart behind

Saturday, March 24, 2012

Menjadi Istimewa

March 24, 2012 0 Comments

Bismillah..



Kubaca dengan hati-hati, sebuah surat kecil dari seorang sahabat.

“Berbahagialah,
karena yang ISTIMEWA itu sedikit.”
Semoga kita semua termasuk golongan istimewa, yang menginginkan keistimewaan, ditempatkan pula di barisan istimewa bersama seseorang paling istimewa nanti, bertemu dengan yang Maha Istimewa,    Allah SWT.
Uhibbuki Fillah Ukhti..
Saudarimu,
**S

Menjadi istimewa, siapa yang tak ingin? Siapa yang tak mau? Istimewa.. berarti, bukan seseorang yang biasa. Ia berbeda dari yang lain. Ia unik, namun bisa juga dianggap aneh.

Tak mudah menjadi seseorang yang istimewa, harus ada hal-hal istimewa yang membuat kita berbeda dari yang lain. Harus ada nilai tambah yang dimiliki. Harus unik, aneh, bahkan bisa pula terasing.



Menjadi istimewa itu. Indah. Ya, terasa indah kalau kita menyadarinya. Kalau kita tidak sadar, bisa jadi.. kita terbawa opini publik. Merasa diri adalah seorang yang aneh. Maka istilah istimewa atau aneh.. jangan lah kita sandarkan pada mata makhluk. Hanya akan menyakiti hati.. jika matanya terpicing sengit. Kalaupun matanya bersinar kagum, ia tak kekal, hanya akan membengkokkan niat.
Istimewa atau aneh. Sandarkan pada pandangan Allah. Maka lebih baik menjadi sosok yang terasing dan aneh di mata manusia, asalkan dimata Allah.. kita unik dan istimewa.



Wallahu'alam..

Tuesday, March 20, 2012

That Flow

March 20, 2012 0 Comments
dan dugaanku benar
dan entahlah harus kukemanakan
sesuatu yang menggeliat
bergerak dengan cara yang unik
lebih tepatnya aneh

kataku
mungkin kubiarkan saja
atau kuacuhkan saja
atau kupedulikan

jawabku
don't let it flow
jaga
kontrol

kalau ia mau hilang dan pergi
atau muncul dan menetap
ia takkan menganggumu
coz you can handle that flow

Friday, March 9, 2012

Tanggal Lahir : Haruskah Diistimewakan?

March 09, 2012 0 Comments
Ulang tahun, birthday, milad, tanggap warsa, and whatever you called it.



Bagi kebanyakan orang, hari itu.. adalah hari teristimewa. Hingga akan kita temukan, kebanyakan orang merayakannya, berbagi kebahagian, syukuran, mendapati banyak ucapan selamat, beberapa kado, dan tentunya doa dari orang disekitarnya.

Hari itu (sebuah tanggal di bulan Juli), seorang sahabat mengirimiku message facebook. Isinya tentang sebuah artikel, tentang ulang tahun dan kebiasaan merayakannya.